Skip to content
Yellow Desk
Agustus 29, 2026
Kumparanbisnis

Jasa Teman Lari Naik Daun, Temani Long Run hingga Jadi Pacer Mulai Rp 50 Ribu

Daniel Lopez - kabarnusantaraku.com 4 mins read

Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat, kegiatan berlari kini telah berkembang melampaui sekadar olahraga biasa. Komunitas

Jasa Teman Lari Naik Daun, Temani Long Run hingga Jadi Pacer Mulai Rp 50 Ribu

Jasa Teman Lari Naik Daun: Temani Long Run Mulai Rp 50 Ribu

Kabarnusantaraku.com – Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat, kegiatan berlari kini telah berkembang melampaui sekadar olahraga biasa. Komunitas pelari yang semakin padat menciptakan peluang bisnis baru, salah satunya adalah layanan pendampingan lari. Jasa Teman Lari Naik Daun hadir untuk mendampingi para pelari baik dalam rutinitas latihan maupun persiapan kompetisi seperti maraton.

Apri dan Awal Mula Bisnis Teman Lari

Apri merupakan salah satu penyedia jasa yang telah lama berkecimpung di bidang ini. Ide untuk membuka layanan tersebut bermula dari pengalamannya menjadi pacer sejak tahun 2017. Melalui pengalaman tersebut, ia menyadari bahwa banyak pelari membutuhkan pendamping bukan hanya saat perlombaan, tetapi juga selama latihan rutin, khususnya untuk jarak jauh.

“Selain hobi juga ada banyak kebutuhan. Biasanya kalau pelari mau mengikuti suatu lomba long run di akhir pekan biasanya, itu untuk melatih daya tahan tubuhnya untuk mencapai jarak tertentu pasti butuh teman. Kalau dia (pelari) lari sendiri merasa bosan, nggak mampu makannya butuh teman,” jelas Apri saat ditemui di kawasan stadion Gelora Bung Karno, Minggu (9/8).

Metode yang dipilih Apri adalah berlari bersama kliennya. Hal ini memungkinkan ia untuk menyesuaikan kecepatan dengan kemampuan dan kondisi fisik orang yang ditemaninya. Pendekatan ini menciptakan hubungan yang lebih dekat dibandingkan menggunakan sepeda.

“Saya sendiri sih lebih kepada teman lari jadi saya bisa merasakan bisa ikut merasakan apa yang dia rasakan juga sebagai pelari juga. Jadi bisa mengatur pace-nya dengan kecepatannya yang dibutuhkan atau yang disesuaikan dengan si pelari itu sendiri, jadi lebih dekat aja hubungannya kalau kita sama-sama lari juga gitu dibanding pakai sepeda,” urainya.

Selain mendampingi berlari, Apri juga menyediakan berbagai layanan tambahan selama sesi latihan. Mulai dari mengambil foto, memberikan air dan gel, hingga membantu menyediakan makanan, terutama saat menemani pelari di lintasan trail pegunungan.

“Kalau lari kan pasti haus ataupun agak lapar apalagi di lintasan trail di gunung atau pegunungan itu harus lebih banyak membawa asupan,” tambahnya.

Tarif dan Momen Berkesan

Untuk biaya layanan, Apri tidak menetapkan harga yang terlalu kaku. Satu sesi lari umumnya dikenakan tarif antara Rp 50.000 hingga Rp 100.000. Sementara itu, untuk long run dengan jarak 20 hingga 25 kilometer, biayanya berkisar Rp 100.000 hingga Rp 200.000.

Dari berbagai pengalaman yang telah dilaluinya, ada satu momen yang sangat berkesan bagi Apri. Ia pernah mendampingi seorang guru asal Filipina yang mengajar di Jakarta untuk mengikuti lomba lari sejauh 21 kilometer. Jarak tersebut merupakan pengalaman pertama bagi perempuan tersebut yang rencananya akan dilakukan bersama mendiang suaminya. Lari tersebut juga merupakan bentuk penghormatan bagi mendiang suaminya yang meninggal dunia akibat sakit.

“Akhirnya saya bisa berhasil menemani dia sampai finish dan larinya dia itu didedikasikan untuk mendiang suaminya yang meninggal karena sakit waktu itu. Jadi itu sangat berharga sekali, dia bisa membuktikan bahwa dia mampu lari,” kenang Apri.

Fendri dan Pendekatan Menggunakan Sepeda

Tidak semua jasa teman lari dilakukan dengan berlari bersama. Fendri, penyedia jasa lainnya, memilih metode menggunakan sepeda untuk mendampingi kliennya. Usaha ini dimulai pada Mei 2026, terinspirasi dari pengalamannya sendiri yang merasa kesulitan membawa air dalam jumlah banyak saat lari jarak jauh.

“Jadi saya rasa kayanya pelari yang lain harusnya merasakan hal yang sama kalau lari jauh, jadi saya coba buka jasa temen lari pake sepeda. Jadi mereka nggak ribet kalau air habis nggak perlu berhenti beli atau cari di minimarket karena sudah dititipkan di tas, tinggal kasih,” kata Fendri.

Layanan Fendri mencakup berbagai kebutuhan klien. Selain membawa air, ia juga menerima titipan barang, menyediakan minuman sesuai permintaan, mengambil video dokumentasi, dan membantu mengarahkan rute lari. Berbeda dengan Apri, Fendri menetapkan tarif berdasarkan durasi, yaitu sekitar Rp 50.000 untuk setiap 30 menit.

Selama menjalankan bisnisnya, Fendri pernah mendampingi klien berlari hingga jarak 35 kilometer. Rute yang dilaluinya cukup beragam, terutama di kawasan Jakarta seperti Gelora Bung Karno, Sudirman, Bundaran Hotel Indonesia, Monas, Rasuna Said, Kuningan, SCBD, hingga Blok M.

FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Jasa Teman Lari

Berapa biaya jasa teman lari? Tarif bervariasi tergantung metode dan jarak. Apri mengenakan Rp 50.000-Rp 100.000 per sesi, sementara Fendri mematok Rp 50.000 per 30 menit.

Apa saja layanan yang termasuk? Layanan mencakup pendampingan lari, long run, pacer, pengambilan foto/video, membawa air dan minuman, serta bantuan logistik lainnya.

Bagaimana cara memilih metode yang tepat? Jika ingin interaksi lebih personal, pilih metode berlari bersama. Jika mengutamakan kenyamanan dan efisiensi, metode sepeda bisa menjadi pilihan.

Di mana area layanan tersedia? Kawasan Jakarta seperti Gelora Bung Karno, Sudirman, Monas, Kuningan, SCBD, dan Blok M merupakan area layanan utama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *