Proses Harmonisasi Perpres Transportasi Online Masuk Tahap Akhir
Kabarnusantaraku.com – Sebelum Peraturan Presiden mengenai jasa transportasi online resmi diterbitkan, pemerintah dijadwalkan menggelar pertemuan dengan organisasi pengemudi ojek online serta perusahaan aplikator. Langkah ini merupakan kelanjutan dari proses harmonisasi yang telah melewati tahap finalisasi substansi bersama DPR.
Target Penerbitan: Akhir Agustus hingga Awal September 2026
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa dirinya akan memimpin langsung seluruh rangkaian harmonisasi. Ia menargetkan regulasi tersebut dapat keluar pada akhir Agustus atau paling lambat awal September 2026.
“Kami selaku Menteri Sekretaris Negara nanti akan memimpin langsung proses harmonisasi sebagaimana tadi disampaikan oleh Pak Dasco, dan kami targetkan akhir bulan ini dan paling atau paling lama awal bulan depan sudah bisa kita terbitkan perpres yang mengatur mengenai jasa transportasi online ini,” kata Pras.
Cakupan Regulasi Diperluas: Dari Angkutan Orang ke Pengantaran Barang dan Makanan
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan bahwa ruang lingkup Perpres kini jauh lebih luas dibanding rencana awal. Jika semula hanya mencakup layanan transportasi orang untuk ojek digital, kini regulasi turut mengatur pengantaran makanan dan barang.
“Sebagaimana yang tadi disampaikan oleh pimpinan bahwa saat ini kita memfinalisasi dan memang membutuhkan waktu karena semula yang akan diatur dalam perpres ini adalah hal yang terkait dengan layanan terhadap transportasi orang khusus untuk ojek untuk transportasi digital,” kata Dudy.
“Namun sesuai dengan apa yang disampaikan oleh presiden maupun oleh pimpinan DPR, maka wilayahnya diperluas menjadi juga mengatur transportasi makanan dan barang,” sambungnya.
Untuk segmen transportasi orang, Dudy menambahkan bahwa ketentuan mengenai platform fee sebesar 8 persen telah diberlakukan sejak 1 Juli 2026 melalui Keputusan Menteri Perhubungan. Fokus pengaturan yang masih perlu diperluas melalui Perpres adalah layanan pengantaran barang dan makanan.
“Jadi yang sekarang ada adalah kami memperluas pengaturannya meliputi hantaran barang dan makanan,” katanya.
Mandat Komdigi dalam Ekosistem Pengantaran
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyatakan kementeriannya menerima mandat untuk mengatur layanan pengantaran barang dan makanan di dalam ekosistem transportasi online. Ia menyebut pembahasan internal serta diskusi dengan pihak-pihak pendukung layanan tersebut telah dilakukan.
“Alhamdulillah kita sudah mendapatkan kesepahaman dalam soal perpres yang kita diskusikan pada hari ini dan dari Komdigi kami menerima mandat untuk mengatur pengantaran barang dan makanan, dan kita sudah melakukan semacam diskusi yang cukup mendalam di Kementerian Komdigi sendiri dan juga berhubungan dengan ekosistem yang selama ini mensupport pengantaran barang dan makanan,” kata Nezar.
Dasco: Simulasi Tarif Sudah Dilakukan, Publik Diminta Bersabar
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan bahwa substansi terkait tarif layanan—baik untuk orang, makanan, maupun barang—telah dibahas dan disimulasikan. Namun, rincian pembahasan tersebut belum dapat diumumkan karena pemerintah masih akan bertemu perwakilan organisasi ojol dan aplikator.
“Jadi nanti pertanyaan-pertanyaan tentang bagaimana tarif makanan, orang, dan barang itu tadi sudah dibicarakan, sudah disimulasikan, tinggal diharmonisasikan,” ujar Dasco.
“Tentu belum tepat kalau disampaikan sekarang, nanti masih akan ketemu satu kali dengan Kementerian-kementerian, akan ketemu satu kali lagi dengan para organisasi ojek online dan aplikator. Oleh karena itu, kami minta kepada semua pihak untuk bersabar, mari kita tunggu nanti perpresnya dan mudah-mudahan semuanya bisa berjalan dengan baik,” lanjutnya.
Pernyataan Dasco disampaikan usai rapat finalisasi Perpres ojol di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8). Ia menegaskan bahwa setelah finalisasi selesai, kementerian terkait akan melanjutkan harmonisasi dengan melibatkan pelaku transportasi online, organisasi pengemudi, dan aplikator sebelum Perpres resmi dikeluarkan.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Pemerintah Akan Bertemu Organisasi Ojol Aplikator?
Pemerintah Akan Bertemu Organisasi Ojol Aplikator is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Pemerintah Akan Bertemu Organisasi Ojol Aplikator matter?
Pemerintah Akan Bertemu Organisasi Ojol Aplikator matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

