Investasi Hiburan dan Komersial Mengalir ke IKN: Indobox, Artha Graha, hingga Taman Safari
Indobox Resmi Amankan Lahan untuk Pusat Hiburan Terpadu
Kabarnusantaraku.com – Pada Jumat, 14 Agustus 2026, Otorita Ibu Kota Nusantara (Otorita IKN) dan PT Indobox Cinematic Buana menandatangani Nota Kesepahaman sekaligus Perjanjian Kerja Sama. Dokumen tersebut membuka jalan bagi pembangunan sebuah kompleks hiburan terintegrasi di wilayah Kalimantan Timur.
Basuki Hadimuljono, selaku Kepala Otorita IKN, menjelaskan bahwa lahan yang dialokasikan berasal dari kategori Aset Dalam Penguasaan. Lokasi pembangunan berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Wilayah Perencanaan 1A, berdekatan dengan Rumah Susun ASN 3.
“Tadi juga Indobox itu cinema, kafe, dan apa jersey-nya ini, dan tadi sudah dapat tanahnya, sudah oke semua. Mereka sudah tanda tangan juga dengan saya,” ujar Basuki dalam sesi media briefing di Gedung Kementerian Koordinator 3 IKN, Senin, (17/8).
Secara teknis, kompleks ini akan menempati area seluas 4.897 meter persegi. Komponen fasilitas yang direncanakan meliputi bioskop, Cinematic Cafe, Indobox Store, serta ruang khusus yang diperuntukkan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah setempat. Total nilai investasi proyek ini berada di kisaran Rp 5 miliar, dengan target dimulainya konstruksi fisik pada September 2026.
Rendy Gunawan, Direktur PT Indobox Cinematic Buana, menegaskan bahwa kehadiran merek tersebut di IKN tidak semata-mata ditujukan sebagai tempat rekreasi. Ia berharap kompleks ini juga berfungsi sebagai pendorong ekonomi kerakyatan di tingkat lokal.
“Kami akan membangun fasilitas cinema, cinematic café, wadah UMKM, hingga Indobox Store. Kami berharap kehadiran Indobox dapat memberikan hiburan berkualitas sekaligus menggerakkan ekonomi lokal,” kata Rendy.
Nusantara Park: Proyek Rp 2,7 Triliun dari Artha Graha
Di luar investasi Indobox, Basuki mengungkapkan bahwa sejumlah pemain besar lainnya sedang mematangkan rencana komersial mereka di kawasan ibu kota baru. Salah satunya adalah Artha Graha, yang menyiapkan pembangunan kawasan komersial terpadu bernama Nusantara Park.
Kawasan tersebut direncanakan menempati lahan sekitar 3,8 hektare, tepat di depan Rumah Sakit Kementerian Kesehatan IKN. Dari sisi tata ruang, konsep Nusantara Park akan mengadopsi gaya serupa kawasan SCBD Park di Jakarta.
“Sekarang yang miniaturnya ada di Sumbu Kebangsaan itu. Itu nanti jadi miniatur dari Nusantara Park-nya dari Artha Graha atau SCBD,” jelas Basuki.
Dengan nilai investasi sekitar Rp 2,7 triliun, proyek ini diharapkan dapat mulai dikerjakan dalam tahun berjalan. Basuki menekankan bahwa kepercayaan investor terhadap IKN terus menguat.
“Insyaallah pada tahun ini bisa dimulai. Jadi itu Rp 2,7 triliun. Ini kepercayaan investor, jadi nyatanya investasinya jalan terus,” tambahnya.
Taman Safari: Komitmen Grup Boy Thohir
Basuki juga menyampaikan perkembangan terkini mengenai rencana pembangunan Taman Safari di IKN. Proyek ini diproyeksikan menjadi salah satu magnet utama destinasi wisata keluarga berskala nasional di kawasan ibu kota baru.
“Yang kita tunggu-tunggu itu Taman Safari. Itu sudah komitmen betul dari grupnya Pak Boy Thohir. Ketika bertemu saya, beliau bilang, ‘Saya tetap mau bangun Taman Safari, saya tetap committed untuk bangun,'” tutur Basuki.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Indobox Bangun Cinema hingga Kafe di IKN?
Indobox Bangun Cinema hingga Kafe di IKN is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Indobox Bangun Cinema hingga Kafe di IKN matter?
Indobox Bangun Cinema hingga Kafe di IKN matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

