Bursa Asia Campur Aduk, IHSG Justru Menutup di Zona Hijau
Kabarnusantaraku.com – Pasar saham Asia pada Selasa (18/8) menunjukkan pergerakan yang tidak seragam. Indeks Nikkei 225 di Jepang anjlok 2,47% ke 67.521, sementara Straits Times di Singapura ikut merosot 1,31% ke 5.693,54. Di sisi lain, Hang Seng (Hong Kong) dan SSE Composite (China) mencatat kenaikan tipis masing-masing 0,07% ke 25.471,15 dan 0,19% ke 3.990,3.
Di tengah dinamika tersebut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru menutup perdagangan dengan penguatan 0,74% ke 6.449,83. Sebelumnya, pergerakan indeks sempat fluktuatif sejak sesi pertama. Sebaliknya, indeks LQ45 berakhir melemah 0,20% ke 631,03.
Nilai dan Volume Transaksi
Perdagangan hari itu mencatat nilai transaksi sebesar Rp 14,51 triliun. Volume saham yang berpindah tangan mencapai 32,92 miliar lembar, dengan frekuensi transaksi sebanyak 2,18 juta kali.
Saham Paling Banyak Diperdagangkan
Berdasarkan nilai transaksi, saham-saham berikut mendominasi aktivitas pasar:
BBCA (Bank Central Asia) tercatat dengan nilai Rp 731,20 miliar, diikuti TPIA (Chandra Asri Pacific) Rp 579,06 miliar, CUAN (Petrindo Jaya Kreasi) Rp 496,95 miliar, BMRI (Bank Mandiri Persero) Rp 486,55 miliar, serta BBRI (Bank Rakyat Indonesia Persero) Rp 475,82 miliar.
Dari sisi volume, BUMI (Bumi Resources) memimpin dengan 22,22 juta lembar, disusul INET (Sinergi Inti Andalan Prima) 15,87 juta lembar, KIJA (Kawasan Industri Jababeka) 11,33 juta lembar, IATA (Karya Pacific Energy) 10,04 juta lembar, dan BNBR (Bakrie & Brothers) 9,96 juta lembar.
Top Gainers dan Top Losers
Beberapa saham mencatat lonjakan harga signifikan pada penutupan:
KIJA (Kawasan Industri Jababeka) melonjak 43 poin atau 34,96% ke 166. PADA (Personel Alih Daya) naik 60 poin (33,33%) ke 240. JARR (Jhonlin Agro Raya) menguat 500 poin (24,88%) ke 2.510. INET (Sinergi Inti Andalan Prima) bertambah 58 poin (24,79%) ke 292. ASLI (Asri Karya Lestari) naik 52 poin (24,76%) ke 262.
Di sisi berlawanan, beberapa emiten mengalami tekanan jual:
TCPI (Transcoal Pacific) tertekan 540 poin (15%) ke 3.060. BAIK (Bersama Mencapai Puncak) turun 58 poin (14,87%) ke 332. STAR (Calculus Global Ventures) melemah 46 poin (9,91%) ke 418. GRPM (Graha Prima Mentari) turun 19 poin (9,74%) ke 176. FUTR (Futura Energi Global) merosot 32 poin (9,52%) ke 304.
Rupiah Melemah terhadap Dolar AS
Mata uang Garuda ditutup di level Rp 17.870,6 per dolar AS pada sore hari. Dibandingkan harga pembukaan pagi di Rp 17.820, rupiah mengalami pelemahan 50,6 poin atau setara 0,28%.
Data pergerakan bursa dan nilai tukar dihimpun dari Stockbit serta Yahoo Finance.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is IHSG Ditutup Menguat 0 74 ke 6?
IHSG Ditutup Menguat 0 74 ke 6 is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does IHSG Ditutup Menguat 0 74 ke 6 matter?
IHSG Ditutup Menguat 0 74 ke 6 matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

