2,6 Ton Sabu Cair Disita dari Kapal Berbendera Tanzania di Perairan Kepri
Kabarnusantaraku.com – Operasi gabungan Bea Cukai, Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, dan Polda Kepulauan Riau berhasil menggagalkan upaya penyelundupan methamphetamine cair seberat sekitar 2,6 ton. Barang haram itu ditemukan di dalam palka kapal MV Ocean Porter saat berada di perairan Kepulauan Riau.
Mulai dari Analisis Intelijen
Kepala Kantor Bea Cukai Khusus Kepulauan Riau, Sodikin, menjelaskan bahwa kasus ini berawal dari analisis intelijen gabungan Bea Cukai dan BNN pada awal Agustus 2026. Tim deteksi anomali pada pola pergerakan sebuah kapal berbendera Tanzania yang sebelumnya bernama MV Rain Maker, kini beroperasi dengan nama MV Ocean Porter, dan terindikasi membawa narkotika.
“Tim menemukan anomali pada pergerakan kapal berbendera Tanzania, MV Ocean Porter yang semula Bernama MV Rain Maker dan terindikasi mengangkut narkotika.”
Berdasarkan hasil profiling, kapal tersebut diduga melakukan aktivitas ship-to-ship narkotika di kawasan perairan Andaman hingga Selat Malaka sebelum melanjutkan pelayaran menuju Selat Singapura. Bea Cukai kemudian meningkatkan intensitas pemantauan hingga kapal memasuki wilayah perairan Indonesia.
Penghentian dan Pemeriksaan di Dermaga
Pada Senin, 17 Agustus 2026 sekitar pukul 18.00 WIB, petugas berhasil melokalisasi kapal di perairan utara Tanjung Parit. MV Ocean Porter langsung dihentikan dan diperiksa oleh sejumlah satgas patroli Bea Cukai. Kapal kemudian ditarik serta dikawal menuju Dermaga PSO Bea Cukai Tanjung Balai Karimun guna pemeriksaan lanjutan.
“Pada hari Selasa, 18 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB Satgas bersama Kapal MV Ocean Porter sampai di dermaga PSO BC Tanjung Balai Karimun, selanjutnya pada pukul 08.00 WIB, Satgas melakukan shipsearch (pemeriksaan mendalam).”
Metode Deteksi: Anjing Pelacak dan Backscatter X-Ray
Dalam proses shipsearch, petugas mengerahkan unit anjing pelacak K-9 Bea Cukai Batam beserta berbagai perangkat pendeteksi dan identifikasi narkotika. Salah satu instrumen kunci yang digunakan adalah backscatter x-ray, yang berfungsi mengungkap keberadaan ruangan ganda, lantai palsu, atau kompartemen tersembunyi yang telah dimodifikasi untuk menyembunyikan barang ilegal.
“Petugas juga mengerahkan unit anjing pelacak (K-9) Bea Cukai Batam serta sejumlah peralatan deteksi dan identifikasi narkotika, antara lain backscatter x-ray yang digunakan untuk mengidentifikasi ruangan ganda, lantai palsu atau ruangan tersembunyi yang dimodifikasi untuk menyembunyikan narkotika.”
Temuan: Delapan Drum dan Satu Tangki Sabu Cair
Pemeriksaan mendalam mengungkap delapan drum berkapasitas 200 liter serta satu tangki berkapasitas 1.000 liter yang berisi cairan beraroma menyengat di dalam palka kapal. Pengujian awal menggunakan instrumen defender omega, rigaku, dan NIK mengonfirmasi bahwa cairan tersebut positif mengandung methamphetamine (sabu) dengan perkiraan berat bruto sekitar 2,6 ton.
“Hasil pemeriksaan menemukan 8 drum kapasitas 200 L dan 1 tangki berisi cairan dengan aroma menyengat kapasitas 1000 L diduga Methamphetamine Cair yang disembunyikan di dalam palka kapal.”
“Pengujian awal menggunakan defender omega, rigaku, dan NIK menunjukkan cairan tersebut positif mengandung narkotika jenis methamphetamine (sabu) dengan perkiraan berat bruto mencapai sekitar 2,6 ton.”
Temuan Tambahan: 1,57 Juta Batang Rokok Tanpa Pita Cukai
Di luar narkotika, petugas juga menyita 1.570.000 batang rokok merek GD tanpa pita cukai yang diduga berasal dari Tiongkok. Barang tersebut tersimpan dalam kontainer berukuran 40 kaki bernomor DRYU9201919. Setiap boks memuat 50 slop, masing-masing slop terdiri atas 10 bungkus, dan tiap bungkus berisi 20 batang rokok.
“Barang tersebut ditemukan dalam kontainer berukuran 40′ dengan nomor DRYU9201919 dan setiap boks berisi 50 slop, dengan masing-masing slop terdiri atas 10 bungkus dan setiap bungkus berisi 20 batang.”
10 ABK Myanmar Diamankan, Penyelidikan Berlanjut
Berdasarkan temuan tersebut, petugas mengamankan 10 anak buah kapal (ABK) yang seluruhnya berkebangsaan Myanmar. Bea Cukai bersama BNN RI masih mendalami kasus ini untuk mengungkap asal barang, tujuan pengiriman, pihak-pihak yang terlibat, serta kemungkinan keterkaitan dengan jaringan narkotika lintas negara.
“Bea Cukai bersama BNN RI akan terus melakukan pengembangan terhadap temuan tersebut.”
“Pemeriksaan dan pendalaman dilakukan untuk mengungkap asal barang, tujuan pengiriman, pihak yang terlibat, serta kemungkinan keterkaitan dengan jaringan narkotika lintas negara.”
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Kapal di Laut Kepri Selundupkan 2 6?
Kapal di Laut Kepri Selundupkan 2 6 is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Kapal di Laut Kepri Selundupkan 2 6 matter?
Kapal di Laut Kepri Selundupkan 2 6 matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
