KabarNusantaraku
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

BI Bebaskan Biaya QRIS untuk Seluruh Merchant Mulai 1 Oktober 2026

Published Agustus 17, 2026 · Updated Agustus 17, 2026 · By Sandra Davis - kabarnusantaraku.com

Foto : Sandra Davis - kabarnusantaraku.com

BI Perluas Pembebasan Biaya QRIS ke Semua Kategori Merchant, Berlaku Oktober 2026

Kabarnusantaraku.com – Mulai 1 Oktober 2026, seluruh merchant di Indonesia akan menikmati tarif Merchant Discount Rate (MDR) nol persen untuk setiap transaksi QRIS bernilai hingga Rp 100 ribu. Perluasan ini menjangkau semua segmen usaha, bukan lagi terbatas pada pelaku Usaha Mikro (UMI) sebagaimana aturan sebelumnya.

Konteks Pengumuman

Kebijakan tersebut diumumkan oleh Pjs Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, dalam acara peluncuran di Kantor BI, Jakarta, pada Senin (17/8). Dalam kesempatan itu, Destry menegaskan bahwa ketentuan MDR nol persen untuk UMI pada transaksi QRIS hingga Rp 500 ribu yang telah berlaku sebelumnya tidak akan dicabut, melainkan tetap dipertahankan berdampingan dengan aturan baru.

"Kebijakan ini akan memberikan ruang efisiensi biaya transaksi bagi para pelaku usaha agar manfaat ekonomi digital semakin luas dan inklusif, sekaligus mendukung penguatan daya beli masyarakat."

Tujuan Strategis Kebijakan

Destry menyampaikan bahwa langkah ini dirancang untuk memperbesar volume transaksi QRIS serta mendorong digitalisasi pembayaran di berbagai lapisan usaha. Pada akhirnya, peningkatan aktivitas ekonomi dan belanja masyarakat menjadi dampak yang diharapkan dari perluasan tersebut.

"Perluasan kebijakan MDR QRIS 0 persen diharapkan dapat mendorong akseptasi dan peningkatan volume transaksi QRIS, memperluas digitalisasi pembayaran pada berbagai segmen usaha, serta pada gilirannya mendukung peningkatan aktivitas ekonomi dan belanja masyarakat."

Perspektif Sistem Pembayaran

Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran, Ryan Rizaldy, menambahkan bahwa perluasan MDR nol persen merupakan bagian dari respons BI dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional. Fokusnya mencakup peningkatan efisiensi transaksi, penguatan daya saing pelaku usaha, serta percepatan digitalisasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

"Dari sisi sistem pembayaran, Bank Indonesia terus mendorong peningkatan efisiensi transaksi, perluasan akses pembayaran digital, serta penyediaan instrumen pembayaran domestik yang semakin beragam untuk memberikan ruang yang lebih besar bagi masyarakat untuk bertransaksi secara aman, mudah, dan efisien, sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi nasional."

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is BI Bebaskan Biaya QRIS untuk Seluruh?

BI Bebaskan Biaya QRIS untuk Seluruh is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does BI Bebaskan Biaya QRIS untuk Seluruh matter?

BI Bebaskan Biaya QRIS untuk Seluruh matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.