KabarNusantaraku
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Danantara Mulai Hitung Pembelian Saham BEI: Tergantung Kapitalisasi PDB RI

Published Agustus 13, 2026 · Updated Agustus 13, 2026 · By Mary Davis - kabarnusantaraku.com

Foto : Mary Davis - kabarnusantaraku.com

Danantara Mulai Hitung Pembelian Saham BEI: Strategi Investasi Jangka Panjang

Kabarnusantaraku.com – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) kini tengah melakukan perhitungan investasi strategis untuk mengakuisisi saham Bursa Efek Indonesia (BEI). Langkah ini merupakan bagian dari proses demutualisasi yang sedang berlangsung dan menjadi salah satu inisiatif penting dalam pengembangan pasar modal Indonesia. Melalui Danantara Investment Management (DIM), pihak terkait mulai menyusun strategi pembelian yang komprehensif untuk memastikan keberhasilan investasi ini.

Djamal Attamimi, yang menjabat sebagai Managing Director Global Business Development, Corporate Finance & Investments Danantara, menjelaskan bahwa besaran saham yang akan diambil masih dalam tahap pembahasan intensif. Koordinasi dilakukan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta manajemen BEI untuk mencapai kesepakatan yang optimal bagi semua pihak involved dalam proses ini.

„Kalau itu kita masih diskusikan, kita masih koordinasikan dengan OJK dan manajemen BEI juga,‟ kata Djamal ketika ditemui wartawan di gedung BEI, Jakarta, Kamis (13/8).

Pertimbangan Kapitalisasi PDB dalam Strategi Investasi

Menurut Djamal, penentuan persentase kepemilikan tidak hanya bergantung pada satu faktor tunggal. Kebutuhan permodalan dan pengembangan infrastruktur BEI juga menjadi pertimbangan penting dalam pengambilan keputusan. Tujuannya adalah meningkatkan kapitalisasi pasar melalui dua jalur utama yang saling melengkapi satu sama lain.

„Tapi nanti tentunya penentuan presentasinya itu juga melihat kebutuhan permodalan, pengembangan infrastruktur yang perlu dilakukan supaya kapitalisasi pasarnya bisa meningkat dengan membawa investor dari luar negeri lebih banyak dan juga dari partisipasi dari investor dalam negeri,‟ ucap dia.

Besaran dana yang harus disiapkan Danantara sangat bergantung pada dua variabel kunci yang saling berkaitan. Pertama adalah valuasi BEI yang ditetapkan oleh pihak berwenang, dan kedua adalah persentase saham yang nantinya akan diambil melalui proses negosiasi. Namun, tujuan utamanya tetap konsisten dengan visi jangka panjang pengembangan pasar modal.

Djamal menekankan bahwa peningkatan kapitalisasi pasar dibandingkan dengan GDP menjadi prioritas utama strategi investasi. Saat ini, kapitalisasi pasar Indonesia berada di kisaran 50-60 persen dari GDP nasional. Angka tersebut masih jauh dari standar internasional yang lebih tinggi dan menunjukkan potensi pertumbuhan yang signifikan.

Sebagai perbandingan, Djamal menyebutkan negara-negara seperti Malaysia dan India telah mencapai level 100-120 persen dari PDB mereka. Target ini menjadi acuan bagi Danantara dalam merencanakan strategi investasi jangka panjang yang berkelanjutan dan terukur.

Belum ada kepastian apakah Danantara akan menjadi pemegang saham pengendali BEI secara penuh. Keputusan tersebut masih menunggu kesepakatan final dengan anggota bursa lainnya yang terlibat dalam proses ini. Hal ini bergantung pada terms and conditions yang akan disetujui bersama oleh semua pihak terkait.

„Itu juga tergantung nanti dari terms and conditions yang akan disetujui bersama dengan para anggota Bursa yang lainnya,‟ ungkapnya.

Meskipun status pengendalian belum pasti, Danantara berharap dapat memberikan kontribusi signifikan bagi perkembangan BEI ke depan. Jika menanamkan modal dalam jumlah besar, pihaknya berharap bisa memberikan masukan terhadap pengelolaan dan pengembangan di BEI untuk meningkatkan daya saing pasar modal Indonesia.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Investasi Danantara di BEI

Berapa persentase saham BEI yang akan dibeli Danantara? Persentase masih dalam tahap pembahasan dan akan ditentukan berdasarkan kebutuhan permodalan serta pengembangan infrastruktur BEI.

Apa tujuan utama investasi Danantara di BEI? Meningkatkan kapitalisasi pasar Indonesia yang saat ini berada di kisaran 50-60 persen dari GDP, mendekati target internasional 100-120 persen.

Siapa saja pihak yang terlibat dalam proses negosiasi? Terlibat Otoritas Jasa Keuangan (OJK), manajemen BEI, dan anggota bursa lainnya dalam proses pengambilan keputusan.

Kapan keputusan final akan diambil? Keputusan final masih menunggu kesepakatan dengan semua anggota bursa dan penentuan terms and conditions yang sesuai.

Untuk informasi lebih lanjut tentang perkembangan investasi Danantara, pembaca dapat mengunjungi [Kumparan Bisnis](https://kumparan.com/kumparanbisnis) secara berkala.

Related Reading