KabarNusantaraku
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Ekonom Nilai Destry Pilihan Aman Prabowo, Tantangan Jaga Independensi BI

Published Agustus 10, 2026 · Updated Agustus 10, 2026 · By Daniel Lopez - kabarnusantaraku.com

Foto : Daniel Lopez - kabarnusantaraku.com

Ekonom Mengapresiasi Destry Damayanti sebagai Calon Gubernur BI, Fokus pada Independensi Bank Sentral

Kabarnusantaraku.com – Penunjukan Destry Damayanti sebagai satu-satunya calon untuk jabatan Gubernur Bank Indonesia mendapat apresiasi dari kalangan ekonom. Langkah ini dianggap sebagai keputusan yang tepat oleh Presiden Prabowo Subianto, mengingat latar belakang profesional Destry yang mencakup perbankan, pasar modal, Lembaga Penjamin Simpanan, hingga institusi bank sentral sendiri. Kombinasi pengalaman tersebut diyakini dapat memuluskan pergantian kepemimpinan di BI.

Wijayanto: Kandidat yang Aman dan Fleksibel

Wijayanto Samirin dari Universitas Paramadina menilai Destry sebagai figur yang relatif aman bagi pemerintahan. Rekam jejak panjangnya di bidang keuangan menjadi modal berharga. Menurutnya, Destry tidak hanya memiliki pengalaman di BI dan LPS, tetapi juga pernah menjabat sebagai Deputy Senior Gubernur BI serta bekerja di Bank Mandiri.

"Destry merupakan pilihan yang paling aman bagi Presiden Prabowo. Selain mempunyai pengalaman di BI, LPS, Bank Mandiri, dan sebelumnya adalah Deputy Senior Gubernur BI, ia merupakan kandidat yang bisa diterima pasar dan mempunyai fleksibilitas untuk melakukan koordinasi dengan Pemerintah terkait berbagai kebijakan ekonomi," ujar Wijayanto kepada kumparan, Senin (10/8).

Menurut Wijayanto, tantangan terbesar yang dihadapi Destry adalah mempertahankan independensi BI. Hal ini menjadi krusial mengingat pemerintah sedang mendorong pertumbuhan ekonomi sambil menghadapi tekanan fiskal. Kondisi fiskal dan daya saing ekonomi juga diprediksi akan memengaruhi neraca pembayaran serta nilai tukar rupiah. Selain itu, dinamika global dan potensi politisasi bank sentral menjadi perhatian tambahan yang harus diantisipasi.

David Sumual: Kredibilitas di Mata Pasar

Kepala Ekonom BCA, David Sumual, memberikan penilaian positif terhadap kredibilitas Destry di kalangan pelaku pasar. Pengalaman sebelumnya di BI dan sektor perbankan dianggap sebagai aset penting untuk menjalankan kebijakan moneter ke depan. David menjelaskan bahwa latar belakang Destry di berbagai sektor keuangan memberikan pemahaman yang komprehensif tentang kondisi pasar.

"Ya, saya pikir beliau sudah berpengalaman juga di Bank Indonesia ya. Dan di mata pasar ya cukup kredibel, di mata pasar kredibel lah ya, di pasar keuangan sudah pernah di perbankan juga, pernah di pasar modal juga kan ya, jadi mengerti betul kondisi di pasar keuangan," kata David.

David menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah dan BI tanpa mengorbankan independensi bank sentral, khususnya dalam penentuan kebijakan moneter. Tantangan eksternal seperti ketidakpastian global, tensi geopolitik, dan potensi tekanan inflasi domestik menjadi faktor yang harus dipertimbangkan dalam menetapkan arah kebijakan BI.

"Ya tetap kondisi moneter ini kan sebenarnya juga tidak terlepas dari kondisi eksternal ya, nah eksternalnya ini kan kita lihat kan masih cukup volatile, kondisi geopolitik tensinya masih cukup tinggi," ujarnya.

Selain faktor eksternal, risiko inflasi domestik juga perlu mendapat perhatian serius. David menilai potensi fenomena El Nino dapat memberikan tekanan terhadap harga-harga pangan, sehingga perlu diantisipasi agar inflasi tetap terkendali.

"Terus juga inflasi dalam negeri juga jadi tantangan apalagi kita mau kabarnya dan juga kita ada kemungkinan mengalami El Nino gitu kan, jadi bagaimana menjaga supaya inflasi itu tetap manageable tetap rendah ya," katanya.

Yusuf Rendy Manilet: Transisi yang Mulus

Ekonom CORE Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, menyoroti pengalaman Destry sebagai Deputi Gubernur Senior BI sejak tahun 2019 serta perannya sebagai pejabat sementara Gubernur. Kombinasi ini diyakini dapat membuat proses transisi kepemimpinan berjalan dengan lancar. Pasar cenderung tidak mengharapkan perubahan drastis dalam arah kebijakan BI, terutama terkait stabilitas rupiah dan inflasi.

Meskipun demikian, Yusuf mengingatkan bahwa status sebagai calon tunggal memiliki dimensi tersendiri. Kepastian pencalonan memang dapat mengurangi spekulasi di pasar, namun ruang untuk membandingkan alternatif kepemimpinan menjadi lebih sempit. Tantangan Destry bukan lagi pada kapasitas teknis, melainkan bagaimana menjaga independensi BI ketika pemerintah membutuhkan dukungan kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Penguatan rupiah setelah pengumuman pencalonan Destry menunjukkan respons awal pasar yang positif. Namun, kepercayaan tersebut akan diuji melalui keputusan konkret BI, terutama terkait suku bunga, stabilisasi nilai tukar, dan pengelolaan likuiditas.

Eko Listiyanto: Pilihan Rasional untuk Transisi

Senada dengan pandangan sebelumnya, Eko Listiyanto dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai pencalonan Destry sebagai langkah rasional untuk menjaga kelancaran transisi kepemimpinan. Menurut Eko, penunjukan figur yang sudah dikenal dan berpengalaman dapat memberikan stabilitas bagi pasar keuangan Indonesia.

Kesimpulan dari berbagai ekonom menunjukkan bahwa Destry Damayanti memiliki profil yang sesuai untuk memimpin BI ke depan. Dengan pengalaman yang luas dan kredibilitas yang telah teruji, Destry diharapkan dapat menghadapi berbagai tantangan domestik dan global sambil mempertahankan independensi bank sentral.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Ekonom Nilai Destry Pilihan Aman Prabowo?

Ekonom Nilai Destry Pilihan Aman Prabowo is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Ekonom Nilai Destry Pilihan Aman Prabowo matter?

Ekonom Nilai Destry Pilihan Aman Prabowo matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.