KabarNusantaraku
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Harga CPO Naik ke MYR 4.723 per Ton Usai Permintaan Melonjak, Nikel Merosot

Published Agustus 11, 2026 · Updated Agustus 11, 2026 · By Robert Hernandez - kabarnusantaraku.com

Foto : Robert Hernandez - kabarnusantaraku.com

Harga CPO Naik ke MYR 4.723 per Ton: Analisis Pasar Komoditas Terbaru

Kabarnusantaraku.com – Pasar komoditas global menunjukkan pergerakan dinamis pada penutupan perdagangan Senin (10/8). Dari berbagai jenis komoditas yang diperdagangkan, Harga CPO Naik ke MYR 4.723 per ton menjadi salah satu indikator positif yang menarik perhatian investor. Berdasarkan data dari tradingeconomics yang dirilis pada Selasa (11/8), harga minyak kelapa sawit (CPO) mencatatkan kenaikan sebesar 0,98 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Kenaikan ini mengakhiri tren penurunan harga yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Faktor utama yang mendorong Harga CPO Naik ke MYR 4.723 adalah penguatan harga minyak nabati di bursa Dalian dan Chicago. Sentimen pasar yang positif juga diperkuat oleh laporan bulanan dari Dewan Minyak Sawit Malaysia yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam ekspor.

Data Produksi dan Ekspor CPO Malaysia

Laporan resmi menunjukkan bahwa volume ekspor CPO Malaysia pada bulan Juli mencapai 1,39 juta ton, naik 14,5 persen dibandingkan bulan Juni. Angka ini mencerminkan permintaan global yang terus meningkat terhadap minyak sawit sebagai bahan baku berbagai industri. Selain itu, stok minyak sawit di Malaysia juga mengalami kenaikan sebesar 3,32 persen secara bulanan, mencapai 2,63 juta ton pada Juli.

Produksi CPO Malaysia pada periode yang sama tumbuh lebih pesat, yaitu sebesar 9,41 persen menjadi 1,79 juta ton. Pertumbuhan produksi ini menunjukkan bahwa kapasitas produksi nasional mampu memenuhi permintaan domestik maupun ekspor secara optimal. Kondisi pasokan yang stabil ini memberikan dukungan terhadap Harga CPO Naik ke MYR 4.723 per ton.

"Peningkatan ekspor CPO sebesar 14,5 persen menunjukkan kepercayaan pasar internasional terhadap kualitas minyak sawit Malaysia," ujar analis komoditas.

Kinerja Komoditas Lainnya: Batu bara dan Nikel

Selain CPO, batu bara juga mencatatkan performa positif pada periode yang sama. Harga batu bara berada di level USD 129 per ton, menguat 0,90 persen dari hari sebelumnya. Meskipun demikian, harga batu bara masih berada di titik terendah dalam empat minggu terakhir. Hal ini disebabkan oleh peningkatan produksi batu bara India sebesar 7,51 persen year-on-year, mencapai 69,75 juta ton pada bulan Juli.

Peningkatan produksi domestik India ini mengurangi ketergantungan negara tersebut terhadap impor batu bara. Selain itu, India juga meningkatkan volume pengiriman batu bara ke pembangkit listrik dan konsumen hilir lainnya. Tekanan pada harga batu bara juga diperparah oleh penurunan harga minyak dunia menyusul laporan mengenai kesepakatan antara AS dan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Dari sisi nikel, harga terpantau mengalami penurunan. Berdasarkan data London Metal Exchange (LME), harga nikel berada pada USD 16.925 per ton, turun 0,46 persen dari hari sebelumnya. Penurunan ini mencerminkan sentimen pasar yang lebih hati-hati terhadap permintaan industri baja global.

Sementara itu, timah menunjukkan tren positif dengan harga mencapai USD 55.752 per ton, menguat 0,40 persen. Penguatan harga timah ini didorong oleh peningkatan permintaan dari sektor elektronik dan baterai kendaraan listrik.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Harga CPO

Apa yang menyebabkan Harga CPO Naik ke MYR 4.723? Kenaikan harga CPO disebabkan oleh penguatan harga minyak nabati di bursa internasional dan peningkatan ekspor Malaysia sebesar 14,5 persen.

Berapa volume ekspor CPO Malaysia pada Juli? Volume ekspor CPO Malaysia pada Juli mencapai 1,39 juta ton, naik 14,5 persen dari bulan Juni.

Bagaimana tren produksi CPO Malaysia? Produksi CPO Malaysia tumbuh 9,41 persen menjadi 1,79 juta ton pada Juli, menunjukkan kapasitas produksi yang optimal.

Apa dampak peningkatan produksi terhadap harga CPO? Peningkatan produksi yang seimbang dengan permintaan membantu menjaga stabilitas Harga CPO Naik ke MYR 4.723 per ton tanpa menyebabkan kelebihan pasokan yang signifikan.

Related Reading