Komitmen Transformasi Keselamatan Bawa PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026
PTBA Raih Empat Penghargaan di ISEA 2026, Bukti Nyata Transformasi Keselamatan
Kabarnusantaraku.com – Ajang OSH Asia's Summit 2026 yang berlangsung di Prama Sanur Beach, Bali, menjadi panggung bagi PT Bukit Asam (Persero) Tbk untuk menegaskan posisinya di kancah keselamatan kerja Asia. Dalam satu malam, perusahaan energi tersebut pulang membawa empat piala sekaligus — tiga di antaranya diberikan kepada organisasi, satu lagi kepada individu.
Tiga Penghargaan Organisasional
PTBA dinobatkan sebagai penerima Best Digital Safety Transformation Award, Best Predictive Safety System Excellence Award, serta Best Safety Culture and Human Performance Award. Ketiganya merefleksikan pendekatan perusahaan yang mengintegrasikan teknologi prediktif dengan penguatan perilaku manusia di lapangan.
Penghargaan Kepemimpinan Individu
Di luar kategori organisasional, Direktur Operasi dan Produksi PTBA, Ilham Yacob, menerima The Best Leadership on OSH Culture. Penghargaan ini mengakui perannya dalam menggerakkan konsistensi penerapan K3 di seluruh lini operasional perusahaan.
"Empat penghargaan ini bukan sekadar pencapaian, tetapi hasil dari proses, diskusi, gagasan, evaluasi, dan keberanian untuk mencoba pendekatan baru. Kami menjadikannya energi untuk terus berinovasi dan memastikan setiap orang dapat bekerja dengan aman dan pulang ke rumah dengan selamat."
Ungkapan tersebut disampaikan Ilham sebagai respons atas apresiasi yang diterimanya dan perusahaan.
Fondasi Teknologi di Balik Prestasi
Di balik keempat piala itu terdapat deretan inovasi digital yang telah diimplementasikan PTBA secara bertahap. Sistem yang dimaksud mencakup SIP (SHE is Priority), Mine Permit Apps, Mobile Digital Video Recorder (MDVR), Mining ETLE, hingga Safety Command Center (SCC). Untuk memperkuat kompetensi penanganan kebakaran, perusahaan juga mengadopsi VR Fire Extinguisher Training berbasis virtual reality.
Sistem, Budaya, dan Keterlibatan Pekerja
Teknologi saja tidak cukup. PTBA menancapkan fondasi organisasional melalui SMK3, SMKP, mekanisme Stop Work Authority, serta Sweeping Golden Rules 5.0. Di sisi partisipasi aktif pekerja, wadah seperti Agent SHE, Tim Investigasi, dan Emergency Response Team dilengkapi sarana komunikasi serta program pembelajaran keselamatan yang berkelanjutan.
Pandangan dari Lapangan
Firdaus B Fadli, SHE Tanjung Enim Mining Site Dept. Head, yang hadir langsung pada malam penganugerahan, menegaskan bahwa piala ISEA bukan garis finis. Baginya, pencapaian itu justru menjadi katalis untuk continuous improvement, penguatan sistem, peningkatan kepemimpinan K3, dan penanaman budaya keselamatan di setiap tingkatan organisasi.
"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh insan PTBA, mitra kerja, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi melalui dedikasi, kolaborasi, dan konsistensi dalam mewujudkan pencapaian ini. Ke depan, fokus kami adalah membangun budaya K3 yang resilien, kuat, dan berkelanjutan, sehingga mampu menghadapi berbagai tantangan serta terus berkembang sejalan dengan visi PTBA untuk menjadi perusahaan energi kelas dunia."
Pernyataan itu diakhiri dengan penekanan bahwa keberhasilan keselamatan pada akhirnya terukur dari satu hal sederhana: kemampuan perusahaan mencegah risiko agar setiap pekerja dapat kembali ke rumah dalam keadaan selamat.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Komitmen Transformasi Keselamatan Bawa PTBA Borong?Komitmen Transformasi Keselamatan Bawa PTBA Borong is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Komitmen Transformasi Keselamatan Bawa PTBA Borong matter?Komitmen Transformasi Keselamatan Bawa PTBA Borong matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.