KabarNusantaraku
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Liga Argentina Akan Hentikan Laga di Menit ke-10 untuk Hormati Lionel Messi

Published September 4, 2026 · Updated September 4, 2026 · By Mary Davis - kabarnusantaraku.com

Foto : Mary Davis - kabarnusantaraku.com

Menit ke-10 Jadi Simbol Perpisahan: Seluruh Sepak Bola Argentina Berhenti Satu Menit untuk Messi

Kabarnusantaraku.com – Sebuah keputusan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah sepak bola Argentina kini mengubah cara seluruh liga dan kompetisi di negara itu dijalankan. Mulai pekan ini, setiap pertandingan resmi akan dijeda tepat pada menit ke-10 babak pertama, memberi ruang bagi satu menit tepuk tangan serentak yang ditujukan kepada satu nama: Lionel Messi. Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) telah menerbitkan ketentuan resmi yang mewajibkan protokol penghormatan tersebut berlaku lintas kategori, tanpa pengecualian.

Cakupan yang Menyeluruh

Aturan ini tidak dibatasi pada satu divisi atau satu jenis permainan. Baik kompetisi putra maupun putri, baik sepak bola sebelas lawan sebelas, futsal, maupun sepak bola pantai, seluruhnya wajib menghentikan jalannya laga pada titik waktu yang sama. Wasit memegang tanggung jawab untuk meniup peluit pada detik yang tepat. Setelah itu, pemain di lapangan, staf kepelatihan di pinggir, hingga ribuan penonton di tribun akan berdiri dan bertepuk tangan selama enam puluh detik penuh.

Stadion-stadion yang dilengkapi layar video juga mendapat instruksi tambahan: sebelum kickoff, mereka wajib menayangkan klip penghormatan yang telah disiapkan oleh AFA. Dengan demikian, momen tersebut tidak hanya hadir di dalam lapangan, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman visual seluruh penonton sejak menit pertama.

Makna di Balik Angka 10

Pemilihan menit ke-10 bukan kebetulan. Angka itu merujuk langsung pada nomor punggung yang melekat pada punggung Messi selama lebih dari dua dekade membela tim nasional Argentina. Bagi jutaan pendukung Albiceleste, nomor tersebut telah menjadi identitas visual yang tak terpisahkan dari figur sang pemain. Menghentikan permainan pada menit yang sama dengan nomor punggungnya adalah cara paling sederhana sekaligus paling simbolis untuk menyampaikan pesan: satu menit untuk satu legenda.

Konteks Perpisahan

Keputusan AFA diumumkan hanya beberapa hari setelah Messi secara resmi menyatakan bahwa ia tidak akan lagi memperkuat tim nasional. Pemain berusia 39 tahun itu menutup kiprah internasionalnya setelah membawa Argentina melaju hingga final Piala Dunia 2026, di mana Albiceleste harus mengakui keunggulan Spanyol. Meski trofi tertinggi dunia tidak berhasil diraih pada kesempatan terakhir, warisan Messi di panggung internasional tetap berdiri kokoh.

Sejak debutnya bersama tim senior pada tahun 2005, Messi mengabdi selama 21 tahun. Perjalanannya tidak selalu mulus. Ia pernah merasakan pahitnya kekalahan di sejumlah final bergengsi, bahkan mengambil keputusan kontroversial untuk pensiun sementara dari tim nasional pada tahun 2016. Namun, ia kembali dan mengubah narasi tersebut secara total.

Daftar prestasinya bersama Argentina mencakup medali emas Olimpiade 2008, Copa América 2021, Piala Dunia 2022, dan Copa América 2024. Pada titik akhir kariernya, Messi tercatat sebagai pemegang rekor penampilan terbanyak sekaligus pencetak gol terbanyak dalam sejarah tim nasional Argentina, dengan total 207 caps dan 125 gol.

Implementasi Pertama

Laga Copa Argentina yang mempertemukan Boca Juniors dan Vélez Sarsfield pada 2 September menjadi salah satu pertandingan pertama yang menerapkan protokol penghormatan tersebut. Di stadion, peluit wasit berbunyi pada menit ke-10, permainan berhenti, dan seluruh hadirin berdiri memberikan tepuk tangan satu menit. Bagi sepak bola Argentina, momen itu menjadi simbol perpisahan formal terhadap pemain yang telah mengubah wajah tim nasional dari era penuh kekecewaan menjadi periode kejayaan beruntun.

Dimensi Personal

Keputusan Messi meninggalkan tim nasional tidak lahir dalam ruang hampa. Ia datang di tengah periode personal yang sangat berat. Ayahnya, Jorge Messi, meninggal dunia pada Agustus 2026 dalam usia 68 tahun setelah berjuang melawan sakit berkepanjangan. Jorge selama puluhan tahun menjadi figur paling berpengaruh dalam perjalanan karier putranya, mendampingi sejak masa-masa awal di Barcelona hingga puncak ketenaran global.

"Kepergian ayah semakin menguatkan keyakinanku untuk mengambil langkah ini."

Pernyataan tersebut diucapkan Messi saat mengumumkan pengakhiran karier internasionalnya. Bagi banyak pengamat, momen itu menunjukkan bahwa keputusan pensiun dari tim nasional bukan sekadar pertimbangan teknis atau fisik, melainkan juga respons emosional terhadap kehilangan yang tak tergantikan.

Babak Berikutnya: Inter Miami

Pensiun dari tim nasional tidak berarti Messi akan menghilang dari lapangan. Ia masih terikat kontrak dengan Inter Miami hingga akhir musim MLS 2028. Klub asal Florida itu sebelumnya telah mengumumkan perpanjangan kontrak sang pemain hingga tahun tersebut. Dengan demikian, penggemar sepak bola di Amerika Serikat masih akan menyaksikan aksi pemain yang telah mengoleksi delapan Ballon d'Or itu di kompetisi klub selama beberapa musim ke depan.

Bagi Argentina, satu menit tepuk tangan pada menit ke-10 bukan sekadar ritual administratif. Ia adalah pengakuan kolektif bahwa seorang pemain telah memberikan seluruh kapasitasnya selama lebih dari dua dekade, mengubah ekspektasi sebuah bangsa terhadap sepak bola, dan meninggalkan jejak yang tidak akan pernah terhapus dari memori Albiceleste.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Liga Argentina Akan Hentikan Laga di Menit?

Liga Argentina Akan Hentikan Laga di Menit is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Liga Argentina Akan Hentikan Laga di Menit matter?

Liga Argentina Akan Hentikan Laga di Menit matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.