4 Orang Ditangkap Terkait Pabrik Uang Palsu di Tangsel: Pembuat hingga Pemesan
Sindikat Palsu Uang Pecahan Seratus Ribu Dibongkar di Tangerang Selatan
Penggerebekan Malam Jumat
Kabarnusantaraku.com – Polda Metro Jaya berhasil membongkar sebuah fasilitas produksi uang palsu yang berada di wilayah Taman Tekno, Setu, Tangerang Selatan. Operasi penggerebekan itu dilaksanakan pada hari Jumat, 21 Agustus, sekitar pukul 22.00 WIB, dipicu oleh laporan dari warga sekitar.
Kombes Pol Viktor, yang menjabat Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa empat orang berhasil diamankan dalam operasi tersebut.
"Berhasil diamankan empat orang, yakni N, S, D, dan AB. Tiga orang berperan memproduksi uang palsu, sedangkan AB merupakan pihak yang memesan dan mendanai produksi."
Barang Bukti yang Disita
Dari lokasi penggerebekan, petugas menyita total 360 ribu lembar uang palsu bernominal Rp 100 ribu, dengan nilai setara Rp 36 miliar. Sebagian uang tersebut sudah dalam kondisi terpotong dan siap diedarkan, sementara sebagian lainnya masih berupa lembaran utuh.
Di samping uang palsu, polisi juga mengamankan berbagai peralatan produksi, antara lain mesin offset, printer, alat pressing untuk benang pengaman, tinta, laptop, serta perlengkapan pendukung lain.
Dua Tersangka Pernah Terjerat Kasus Serupa
Viktor mengungkapkan bahwa dua dari empat tersangka merupakan residivis perkara pemalsuan uang. Kasus sebelumnya terjadi pada tahun 2019 dan 2022.
"Dua orang ini residivis dengan tindak pidana yang sama. Mereka direkrut karena memiliki kemampuan dan pengalaman dalam memproduksi uang palsu."
Jejak Operasional dan Ancaman Hukuman
Berdasarkan hasil penyidikan awal, sindikat tersebut diduga telah menjalankan aktivitasnya sejak Maret 2026, atau sekitar empat bulan sebelum akhirnya digerebek aparat.
Para tersangka kini dijerat dengan Pasal 374 dan/atau Pasal 375 juncto Pasal 20 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, serta Pasal 36 dan/atau Pasal 37 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. Ancaman hukuman maksimal yang dihadapi mencapai 15 tahun penjara.
Saat ini, tim penyidik masih terus mengembangkan perkara guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan sindikat tersebut.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is 4 Orang Ditangkap Terkait Pabrik Uang?4 Orang Ditangkap Terkait Pabrik Uang is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does 4 Orang Ditangkap Terkait Pabrik Uang matter?4 Orang Ditangkap Terkait Pabrik Uang matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.