921 Hektare Lahan di Bromo Terbakar Selama 9 Hari, Cuaca Jadi Kendala Pemadaman
921 Hektare Lahan di Bromo Terbakar: Cuaca Ganggu Operasi Pemadaman
Kabarnusantaraku.com – Kebakaran lahan di kawasan Gunung Bromo masih berlangsung hingga hari ke-9. Tim gabungan dari berbagai instansi terus berupaya memadamkan api yang pertama kali muncul pada Selasa (3/8). Hingga kini, titik api telah menyebar ke empat wilayah kabupaten di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Total luas 921 Hektare Lahan di Bromo yang terbakar menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan masyarakat sekitar.
Posisi Strategis Tim Pemadaman
Satriyo Nurseno, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur, menjelaskan bahwa fokus pemadaman saat ini berada di dua area utama. Pertama, kawasan Dingklik yang masuk ke Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Kedua, kawasan P30 yang terletak di Desa Sariwani, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Tim gabungan dibagi menjadi dua grup untuk menangani penanganan darat di area Pusung Duwur wilayah Dingklik, baik di bagian atas maupun bawah.
"Tim gabungan dibagi 2 grup untuk melakukan penanganan darat di area Pusung Duwur wilayah Dingklik, di bagian atas dan bagian bawah. Kemudian dari arah Ngadas Probolinggo masih terpantau kepulan asap di wilayah P30," ujar Satriyo Nurseno saat dikonfirmasi pada Rabu (12/8).
Cuaca dan Medan Jadi Kendala Utama
Angin kencang menjadi faktor utama yang menyulitkan pengendalian api dari darat. Petugas mencatat hembusan angin dengan kecepatan antara 5 hingga 37 kilometer per jam. Kondisi ini diperparah oleh asap tebal dan titik api yang berada di tebing dengan kemiringan curam. Medan yang terjal juga menyulitkan tim pemadam manual untuk menjangkau titik api secara optimal.
Cuaca yang kurang mendukung semakin memperumit operasi. Berkabut dan kepulan asap yang cukup tebal mempengaruhi visibilitas unit helikopter dalam operasi water bombing. Dari hasil rapat koordinasi, pengambilan air untuk water bombing dilakukan di Danau Ranupani dan Ranu Regulo. Pemilihan dua sumber air ini bertujuan agar lebih dekat dengan lokasi kebakaran, mengingat mulai menyusutnya debit air di Danau Ranupani.
Posko personel berlokasi di wilayah Kabupaten Malang, tepatnya di samping Bromo Hillside, sebagai pusat koordinasi operasi di lapangan. Total dari perhitungan sementara tim BPBD, area yang terbakar mencapai sekitar 921,42 hektare. Data ini masih berkembang dalam proses pendataan ulang yang dilakukan secara berkala.
Operasi Helikopter dan Jenis Vegetasi
Area yang terbakar didominasi jenis vegetasi cemara gunung, mentigen, akasia, dan semak belukar. Wilayah terdampak kebakaran hutan saat ini meluas ke arah wilayah Probolinggo dan Penanjakan Pasuruan. Di sisi lain, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Abdulrachman Saleh, Marsma TNI Reza Sastranegara, menjelaskan bahwa pemadaman menggunakan helikopter di kawasan Penanjakan, Kabupaten Pasuruan, hanya dapat dilakukan dengan satu helikopter.
"Berdasarkan pengalaman pelaksanaan operasi selama beberapa hari terakhir, kendala utama dalam kegiatan water bombing adalah kondisi nol jarak pandang (zero visibility) atau pada cuaca, sehingga helikopter tidak dapat melanjutkan operasi karena aspek keselamatan penerbangan harus menjadi prioritas utama," ujar Marsma TNI Reza Sastranegara.
Saat ini ketiga helikopter baik dari BNPB dan milik TNI AL dikerahkan untuk pendinginan titik api di wilayah Pakis Bincis, Dingklik, yang masuk kawasan Kabupaten Pasuruan dan P30 yang masuk kawasan Probolinggo. Di titik-titik itulah dari pengawasan helikopter lain, masih terpantau titik api yang aktif kembali. Selain itu, sempat muncul titik api baru di kawasan Penanjakan, sehingga ketiga helikopter akan melaksanakan operasi pembasahan (wetting) dan water bombing pada lokasi-lokasi tersebut.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kebakaran Bromo
Berapa luas total lahan yang terbakar di Bromo? Total luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 921,42 hektare atau sering disebut 921 Hektare Lahan di Bromo. Angka ini masih dalam proses pendataan ulang.
Mengapa operasi water bombing sering tertunda? Kondisi cuaca dengan visibilitas nol atau zero visibility menjadi kendala utama. Helikopter tidak dapat melanjutkan operasi karena aspek keselamatan penerbangan harus menjadi prioritas utama.
Di mana posko koordinasi operasi pemadaman? Posko personel berlokasi di wilayah Kabupaten Malang, tepatnya di samping Bromo Hillside, sebagai pusat koordinasi operasi di lapangan.
Berapa lama kebakaran berlangsung hingga saat ini? Kebakaran telah berlangsung selama 9 hari sejak pertama kali muncul pada Selasa (3/8) dan masih terus berlangsung hingga saat ini.