AHY Ungkap SBY Tetap Melukis saat Jalani Cek Kesehatan di AS
SBY Terus Melukis di Tengah Pemeriksaan Medis di Rochester
Kabarnusantaraku.com – Di tengah rangkaian medical check-up yang sedang dijalaninya di Rochester, Amerika Serikat, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) rupanya tidak meninggalkan kuasnya. Fakta itu diungkap langsung oleh putra sulungnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang kini menjabat Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.
Pernyataan tersebut disampaikan AHY pada Selasa (18/8) saat membuka Pameran Lukisan SBY Art Community (SAC) 2026 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat. Dalam pidato pembukaannya, AHY menyampaikan pesan dari sang ayah yang tidak dapat hadir secara fisik.
"Walaupun beliau saat ini berada di Rochester, Amerika Serikat dalam serangkaian medical check-up, dan tentunya dengan berat hati tidak bisa hadir bersama-sama kita hari ini, tapi hati dan pikiran beliau ada bersama kita."
Produktivitas di Tepi Sungai
AHY mengungkapkan bahwa dirinya baru saja berkomunikasi dengan SBY pada Senin (17/8). Dalam percakapan itu, SBY menitipkan ucapan terima kasih kepada seluruh tamu yang hadir di pameran. Lebih mengejutkan lagi, AHY menuturkan bahwa ayahnya tetap meluangkan waktu untuk berkarya meskipun seharusnya fokus pada proses pengobatan.
"Harusnya Pak Gubernur (Pramono Anung), (SBY) fokus kan mau medical check-up, terapi, dan lain sebagainya, berobat, itu masih menyempatkan diri untuk melukis. Datang ke pinggir sungai, kemudian melukis, dan masih produktif."
Karya-karya terbaru SBY, lanjut AHY, tetap dapat diakses publik meski sang pelukis berada di luar negeri.
"Karya-karya beliau masih terus bisa kita nikmati, walaupun hanya melalui Instagram."
Lukisan sebagai Jalan Pulih dari Duka
AHY kemudian menyinggung akar dari ketertarikan SBY terhadap seni rupa. Aktivitas melukis, menurutnya, menjadi sarana bagi SBY untuk kembali menemukan kebahagiaan setelah kepergian sang istri, Ani Yudhoyono, pada 1 Juni 2019. Keluarga sempat cemas melihat kedalaman kesedihan yang dialami SBY pasca-tragedi itu.
"Dalam suasana duka gelap, bisa menjadi saksi ketika itu betapa broken-nya hati Pak SBY. Sehingga kami khawatir kalau Pak SBY yang kita cintai terus terlarut dalam duka dan kehilangan."
Perlahan, SBY menemukan pelarian yang sehat: menggoreskan warna di atas kanvas. Bagi AHY, lukisan menjadi wadah untuk menyalurkan kegelisahan, kerinduan, dan rasa kehilangan yang tak terucapkan.
"Ketika sedang bersedih, hati-hati kalau tidak punya pilihan untuk melampiaskan kegelisahan atau kerinduan atau kehilangan tadi. Pak SBY telah menemukan dalam melukis."
"Tapi akhirnya kami juga berbahagia, bersyukur sekaligus, ketika beliau kembali menemukan kebahagiaan melalui melukis."
Menemukan Lehmpfuhl dan Teknik Plein Air
Ketertarikan SBY pada seni lukis tidak berhenti di tahap hobi. Ia mulai mendalami teknik secara mandiri, termasuk dengan menonton video pelukis dunia melalui YouTube pada malam-malam. Salah satu nama yang menarik perhatiannya adalah Christopher Lehmpfuhl, pelukis asal Jerman yang dikenal dengan gaya plein air painting—melukis langsung di alam terbuka. SBY juga terpikat oleh kebiasaan Lehmpfuhl menggunakan jari sebagai alat lukis, bukan sekadar kuas.
"Beliau browsing sendiri, melihat sendiri malam-malam. Kemudian mencoba untuk belajar plein air painting."
Ketertarikan itu akhirnya berbuah pertemuan langsung. Pada 2024, saat berkunjung ke Berlin, SBY bertemu Lehmpfuhl secara tatap muka. Menurut AHY, momen tersebut menjadi salah satu titik balik penting dalam perjalanan ayahnya sebagai pelukis.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is AHY Ungkap SBY Tetap Melukis saat?AHY Ungkap SBY Tetap Melukis saat is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does AHY Ungkap SBY Tetap Melukis saat matter?AHY Ungkap SBY Tetap Melukis saat matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.