KabarNusantaraku
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Badai Landa Kota Medan, Posko Bantuan Bencana BPBD Tertiup Angin

Published Agustus 23, 2026 · Updated Agustus 23, 2026 · By Lisa Johnson - kabarnusantaraku.com

Foto : Lisa Johnson - kabarnusantaraku.com

Badai Landa Kota Medan Posko Bantuan BPBD Tertiup Angin, Satu Anak Perempuan Terluka

Kabarnusantaraku.com – Badai Landa Kota Medan Posko bantuan bencana yang didirikan BPBD menjadi perhatian publik setelah angin kencang menerjang sejumlah wilayah Kota Medan pada Sabtu (22/8). Peristiwa ini tidak hanya merobohkan struktur posko bantuan, tetapi juga menyebabkan satu anak perempuan berusia 10 tahun mengalami luka serius di bagian kepala. Kepala BPBD Kota Medan, Yunita Sari, mengonfirmasi bahwa timnya masih melakukan pendataan kerusakan secara menyeluruh di beberapa kecamatan yang terdampak.

Korban di Kelurahan Kwala Bekala

Seorang anak perempuan bernama Naila Bilqis Aini, berusia 10 tahun, menjadi satu-satunya korban luka dalam peristiwa Badai Landa Kota Medan Posko bantuan tersebut. Ia tertimpa seng atap rumah yang terlepas akibat hembusan angin kencang di Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor. Warga sekitar segera membawa korban ke klinik terdekat untuk mendapat penanganan medis darurat.

"Untuk luka korban di bagian kepala bocor dengan 10 jahitan," ujar Yunita Sari saat dikonfirmasi mengenai kondisi korban.

Sementara itu, di Kelurahan Titi Kuning yang juga berada di Kecamatan Medan Johor, tidak tercatat adanya korban jiwa maupun luka akibat peristiwa angin kencang pada hari yang sama. Warga di kawasan tersebut melaporkan bahwa hembusan angin cukup kuat untuk mengoyak sebagian atap, namun tidak menimbulkan cedera pada penghuni rumah.

Posko Bantuan Terbang dan Kerusakan di Medan Tuntungan

Berbeda dari peristiwa sebelumnya pada Selasa (18/8) yang dipicu hujan deras dan memicu bencana banjir, Badai Landa Kota Medan Posko kali ini terjadi tanpa disertai curah hujan. Kekuatan angin yang bertiup cukup untuk menerbangkan seng atap rumah warga sekaligus merobohkan posko bantuan bencana yang telah didirikan BPBD Kota Medan sebagai titik layanan darurat bagi masyarakat terdampak.

"Iya terbang, badai," kata Yunita Sari saat dikonfirmasi mengenai kondisi posko, Sabtu (22/8).

Dampak angin kencang juga menjangkau wilayah Kecamatan Medan Tuntungan. Beberapa rumah dilaporkan mengalami kerusakan pada struktur atap. Salah satu rumah warga mengalami kerusakan pada bagian depan dan tengah, dengan total 20 lembar seng yang hancur akibat hembusan angin. Tim BPBD telah menandai lokasi tersebut untuk ditindaklanjuti dalam proses pendataan.

Pendataan Kerusakan Masih Berlangsung

Yunita Sari menegaskan bahwa tim BPBD tengah melakukan pendataan kerusakan secara menyeluruh di seluruh wilayah terdampak. Proses rekapitulasi data belum selesai dan masih berjalan hingga malam hari. Ia mengimbau warga yang rumahnya mengalami kerusakan untuk segera menghubungi petugas agar data dapat tercatat dengan akurat.

"Sedang didata satu per satu. Data lengkapnya belum direkap, sedang berlangsung pendataan malam ini," pungkas Yunita Sari.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan memastikan struktur atap rumah dalam kondisi kokoh, terutama menjelang musim peralihan cuaca yang kerap disertai angin kencang. Warga yang mengalami kerusakan dapat menghubungi posko BPBD terdekat atau menghubungi nomor darurat untuk mendapatkan bantuan perbaikan darurat.

FAQ: Informasi Praktis Terkait Peristiwa

Kapan peristiwa Badai Landa Kota Medan Posko bantuan terjadi? Peristiwa angin kencang yang menerjang Kota Medan dan merobohkan posko bantuan BPBD terjadi pada Sabtu, 22 Agustus. Peristiwa ini berbeda dari kejadian Selasa (18/8) yang dipicu hujan deras.

Siapa yang menjadi korban dalam peristiwa ini? Satu anak perempuan berusia 10 tahun, Naila Bilqis Aini, mengalami luka di bagian kepala akibat tertimpa seng atap yang terlepas di Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor. Luka tersebut memerlukan 10 jahitan dan korban telah mendapat penanganan di klinik terdekat.

Apakah ada korban di wilayah lain? Di Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor, tidak tercatat korban jiwa maupun luka. Namun, beberapa rumah di Kecamatan Medan Tuntungan dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian atap, termasuk satu rumah dengan 20 lembar seng yang hancur.

Bagaimana warga dapat melaporkan kerusakan rumah? Warga dapat menghubungi BPBD Kota Medan atau posko bantuan terdekat untuk melaporkan kerusakan dan mendapatkan bantuan darurat. Karena pendataan masih berlangsung, laporan tambahan dari masyarakat sangat dibutuhkan agar seluruh kerusakan tercatat dan mendapat penanganan.

Related Reading