KabarNusantaraku
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Data Penerima MBG Berpeluang Diintegrasikan dengan Satu Sehat Kemenkes

Published Agustus 13, 2026 · Updated Agustus 13, 2026 · By Lisa Johnson - kabarnusantaraku.com

Foto : Lisa Johnson - kabarnusantaraku.com

Integrasi Data Penerima MBG dengan Satu Sehat dan Dukcapil Dimulai

Kabarnusantaraku.com – Platform kesehatan nasional yang dikelola Kementerian Kesehatan, bernama Satu Sehat, akan menerima data penerima program Makan Bergizi Gratis. Langkah ini membuka peluang pemantauan perkembangan kondisi penerima manfaat secara berkala. Selain itu, data pertumbuhan fisik anak-anak juga dapat masuk ke dalam sistem tersebut. Data Penerima MBG Berpeluang Diintegrasikan dengan berbagai sistem pemerintah untuk meningkatkan efektivitas program.

Sebelumnya, Badan Gizi Nasional telah menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Dukcapil di bawah Kementerian Dalam Negeri. Tujuan utamanya adalah memastikan keakuratan data penerima manfaat. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menjelaskan bahwa basis data Dukcapil sudah mencakup 98,7 persen penduduk Indonesia. Data tersebut dilengkapi dengan berbagai komponen biometrik.

"Kita telah menandatangani kerja sama antara BGN dengan Dukcapil, yang intinya adalah data-data di Dukcapil itu sudah 98,7 persen, itu dengan biometriknya, face recognition, kemudian di sidik jari, dan iris retina mata," kata Tito dalam konferensi pers bersama Kepala BGN Sudaryono di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Kamis (13/8).

Manfaat Integrasi untuk Pemantauan Kesehatan Anak

Sistem ini dirancang untuk mencegah pencatatan ganda pada penerima manfaat. Setiap individu akan memiliki identitas data yang unik dan teridentifikasi secara terpisah. Dengan demikian, risiko adanya beberapa anak yang tercatat sebagai penerima manfaat yang sama dapat diminimalisir. Data Penerima MBG Berpeluang Diintegrasikan juga memungkinkan pemantauan kesehatan yang lebih komprehensif.

"Otomatis akan menghindari adanya misalnya 3-5 anak yang sama. Jadi satu orang, satu penerima manfaat," kata Tito.

Satu Sehat sebelumnya lebih dikenal masyarakat sebagai tempat penyimpanan dan akses data kesehatan. Selama pandemi COVID-19, platform ini digunakan untuk menyimpan sertifikat vaksinasi. Melalui integrasi baru ini, pemantauan progres perkembangan anak menjadi lebih terstruktur. Tinggi badan dan parameter fisik lainnya dapat dicatat secara berkala melalui sistem terintegrasi tersebut.

"Itu bisa mendata nanti mengikuti progres perkembangan anak itu, misalnya tinggi badannya, itu bisa dimonitor melalui integrasi data itu," pungkasnya.

"Nanti mungkin bisa diintegrasikan juga dengan data Kementerian Kesehatan, yang Satu Sehat namanya," ujar Tito Karnavian.

Prospek Pengembangan Sistem Terintegrasi

Integrasi ini merupakan langkah strategis dalam transformasi digital layanan publik Indonesia. Dengan menggabungkan data dari berbagai kementerian, pemerintah dapat menciptakan ekosistem informasi yang lebih holistik. Program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat mencapai target penerima manfaat dengan lebih tepat sasaran.

Pemantauan berkala melalui Satu Sehat akan memberikan gambaran real-time tentang kondisi gizi anak-anak di seluruh Indonesia. Data yang terkumpul dapat digunakan untuk evaluasi program dan pengambilan kebijakan berbasis bukti. Data Penerima MBG Berpeluang Diintegrasikan dengan sistem lain di masa depan untuk meningkatkan kualitas layanan publik.

Selain itu, integrasi ini juga membuka peluang untuk kolaborasi dengan sektor swasta dan lembaga internasional dalam pengembangan program gizi nasional. Sinergi antara berbagai pemangku kepentingan akan memperkuat fondasi kesehatan generasi muda Indonesia.

FAQ: Integrasi Data MBG dengan Satu Sehat

Apa itu program Makan Bergizi Gratis?

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah inisiatif pemerintah Indonesia untuk menyediakan makanan bergizi secara gratis bagi anak-anak sekolah dan kelompok masyarakat tertentu. Program ini bertujuan meningkatkan status gizi dan mendukung tumbuh kembang optimal.

Bagaimana cara kerja integrasi dengan Satu Sehat?

Data penerima MBG akan diintegrasikan ke dalam platform Satu Sehat yang dikelola Kementerian Kesehatan. Sistem ini memungkinkan pemantauan perkembangan fisik anak secara berkala, termasuk tinggi badan dan parameter kesehatan lainnya.

Berapa persen data Dukcapil yang sudah terverifikasi?

Berdasarkan penjelasan Menteri Dalam Negeri, basis data Dukcapil sudah mencakup 98,7 persen penduduk Indonesia dengan dilengkapi komponen biometrik seperti face recognition, sidik jari, dan iris retina mata.

Apa manfaat utama integrasi ini bagi penerima manfaat?

Manfaat utamanya adalah pencegahan pencatatan ganda, pemantauan kesehatan yang lebih akurat, dan memastikan setiap anak hanya tercatat sebagai satu penerima manfaat. Hal ini meningkatkan efektivitas distribusi bantuan.

Untuk informasi lebih lanjut tentang program MBG dan integrasi sistem kesehatan nasional, Anda dapat mengunjungi artikel terkait di situs resmi Kumparan.

Related Reading