Jaga Kesehatan dari Balik Jeruji: Warga Lapas Cipinang Minta CKG Dirutinkan
Program Cek Kesehatan Gratis di Lapas Cipinang Diharapkan Berjalan Rutin
Kabarnusantaraku.com – Jaga Kesehatan dari Balik Jeruji - Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto mengonfirmasi bahwa program pemeriksaan kesehatan gratis mendapat dukungan penuh dari Kementerian Kesehatan. Bantuan berupa alat kesehatan dan obat-obatan akan disalurkan ke seluruh lembaga pemasyarakatan serta rumah tahanan di Indonesia. Dengan adanya 532 klinik yang tersebar di berbagai lapas dan rutan, fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program kesehatan pemerintah. Program ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas hidup warga binaan dan pegawai lembaga pemasyarakatan.
Warga Binaan Menyambut Positif Inisiatif Kesehatan
Warga binaan dan pegawai Lapas Narkotika Cipinang, Jakarta Timur, memberikan respons baik terhadap program cek kesehatan gratis yang dilaksanakan pada Senin (10/8). Mereka berharap pemeriksaan serupa dapat kembali dilakukan secara rutin. Aspirasi itu datang dari salah satu warga binaan, Yandi Putra, yang merasa terbantu dengan adanya layanan kesehatan ini.
Yandi menjelaskan bahwa aktivitas sehari-harinya di dalam lapas diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari olahraga, kegiatan keagamaan hingga bekerja. Ia menyebutkan bahwa sebagian besar waktu digunakan untuk berolahraga seperti basket, futsal, voli, dan tenis meja. Sementara itu, sebagian santri melakukan tadarusan dan sebagian lagi bekerja. Setiap harinya, kegiatan tersebut berlangsung secara konsisten. Melalui program ini, warga binaan dapat memantau kondisi kesehatan mereka secara berkala.
"Paling olahraga aja. Basket, futsal, voli, tenis meja. Sebagian santri tadarusan sebagian lagi bekerja. Setiap harinya," kata Yandi.
Yandi mengikuti pemeriksaan kesehatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore. Menurutnya, pemeriksaan tersebut penting untuk mengetahui kondisi kesehatan warga binaan sejak dini. Ia menambahkan bahwa program ini bisa membantu mencegah penyakit. Apabila warga binaan ketahuan penyakitnya, maka bisa diantisipasi dan diobati. Hal ini sejalan dengan semangat jaga kesehatan dari balik jeruji yang ingin diterapkan secara berkelanjutan.
"Bisa membantu mencegah penyakit ya. Supaya warga binaan, temen-temen kalau ketahuan penyakitnya bisa diantisipasi dan diobati gitu," ujarnya.
Pegawai Lapas Pertama Kali Ikut Cek Kesehatan
Hal serupa disampaikan pegawai Lapas Cipinang, Chandra, yang untuk pertama kalinya mengikuti cek kesehatan gratis di tempatnya bekerja. Ia menjalani sejumlah pemeriksaan, mulai dari tekanan darah hingga rontgen paru-paru. Chandra menjelaskan bahwa pemeriksaan mencakup cek tensi, berat badan, lingkar badan, lingkar kepala, pemeriksaan gigi, rontgen paru-paru, serta gula darah. Program ini tidak hanya bermanfaat bagi warga binaan, tetapi juga bagi para pegawai yang bertugas setiap hari.
"Iya, ini saya pertama kali mengikuti cek kesehatan gratis di Lapas dengan cek kesehatan antara lain cek tensi, berat badan, lingkar badan, lingkar kepala, pemeriksaan gigi, rontgen paru-paru, serta gula darah," kata Chandra.
Chandra berharap program tersebut dapat terus dilanjutkan dan dilakukan lebih intensif. Ia menilai pemeriksaan kesehatan sejak dini penting untuk menjaga kondisi kesehatan pegawai sekaligus mendukung aktivitas pekerjaannya. Program ini dinilai sangat bagus untuk mencegah penyakit sejak dini dari pegawai khususnya dan meningkatkan performa pekerjaan sehari-hari. Dengan demikian, semangat jaga kesehatan dari balik jeruji dapat terwujud secara optimal.
"Ke depannya harapan dari saya programnya sangat bagus. Mencegah penyakit sejak dini dari pegawai khususnya dan meningkatkan (performa) pekerjaan saya sehari-hari," ujarnya.
Meski saat ini tidak memiliki keluhan kesehatan, Chandra berharap pemeriksaan serupa tidak berhenti pada kegiatan kali ini. Ia menyebutkan bahwa untuk ke depannya mungkin dengan adanya kegiatan seperti ini lebih diintensifkan kembali karena ini baru pertama kali. Program cek kesehatan gratis ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh pihak.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Cek Kesehatan di Lapas
Apa itu program Cek Kesehatan Gratis (CKG)? Program CKG adalah inisiatif Kementerian Kesehatan yang menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis bagi warga binaan dan pegawai lembaga pemasyarakatan di seluruh Indonesia.
Bagaimana cara mendaftar untuk cek kesehatan? Pendaftaran biasanya dilakukan melalui koordinasi dengan petugas Lapas setempat. Warga binaan dan pegawai dapat mengikuti jadwal yang telah ditentukan tanpa perlu biaya tambahan.
Apa saja pemeriksaan yang dilakukan dalam program ini? Pemeriksaan meliputi cek tensi, berat badan, lingkar badan, lingkar kepala, pemeriksaan gigi, rontgen paru-paru, dan gula darah. Beberapa fasilitas juga menyediakan layanan konsultasi dokter.
Berapa kali program ini dilaksanakan dalam setahun? Saat ini program dilaksanakan secara berkala, namun frekuensinya dapat ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan dan ketersediaan fasilitas di setiap Lapas.
Apakah program ini juga berlaku untuk rumah tahanan? Ya, program CKG mencakup seluruh lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan di Indonesia dengan dukungan 532 klinik yang tersebar di berbagai lokasi.
Untuk informasi lebih lanjut tentang program kesehatan di lembaga pemasyarakatan, Anda dapat mengunjungi [artikel terkait di Kumparan](https://kumparan.com/kumparannews).