Pencuri 3 Lukisan di Italia Ditangkap, Karya Maestro Senilai Rp 185 M Kembali
Pencuri 3 Lukisan di Italia Ditangkap: Karya Senilai Rp 185 Miliar Kembali
Kabarnusantaraku.com – Komplotan pencuri lukisan di Italia akhirnya berhasil ditangkap oleh pihak berwajib. Operasi penangkapan ini berhasil memulangkan tiga karya seni klasik yang dicuri dari vila milik Yayasan Magnani-Rocca, dekat Parma di Italia utara. Ketiga lukisan tersebut merupakan koleksi milik pelukis ternama dunia, yaitu Renoir, Cezanne, dan Matisse, dengan total nilai mencapai Rp 185 miliar. Pencuri 3 Lukisan di Italia ini mencuri karya-karya bersejarah tersebut pada Maret 2026 dalam sebuah operasi yang berlangsung sangat cepat.
Operasi Penangkapan Komplotan Pencuri Moldova
Aksi pencurian dilakukan dalam waktu kurang dari tiga menit. Kepala polisi Parma, Andrea Pagliaro, menjelaskan kepada AFP bahwa penyelidikan berfokus pada komplotan pencuri asal Moldova yang terdiri dari sembilan orang. "Lima orang di antaranya dituduh sebagai pelaku pencurian tersebut," ujarnya dikutip dari AFP, Sabtu (15/8). Para tersangka ini berhasil ditangkap setelah pihak berwajib menemukan ketiga lukisan tersebut di rumah salah satu tersangka.
Dalam aksinya, para pencuri mengenakan penutup wajah dan memakai lampu di kepalanya untuk menerangi area pencurian. Mereka masuk ke vila dengan cara menjebol jendela. Setelah berhasil masuk, mereka langsung menuju ruangan tempat ketiga lukisan itu dipajang dan dengan cepat melepasnya dari dinding. Setelah itu, mereka kembali ke jendela untuk menyerahkan lukisan-lukisan itu kepada seorang kaki tangan yang menunggu di luar.
Detail Karya Seni yang Dicuri dan Dipulangkan
Ketiga lukisan yang berhasil dipulangkan adalah "Fish" karya Auguste Renoir, "Still Life with Cherries" karya Paul Cezanne, dan "Odalisque on the Terrace" karya Henri Matisse. Ketiga lukisan itu telah dikembalikan ke museum asalnya setelah berhasil diamankan oleh pihak berwajib. Yayasan Magnani-Rocca berada 20 kilometer dari Parma. Yayasan ini menyimpan koleksi milik sejarawan seni Luigi Magnani, yang juga mencakup karya-karya Durer, Rubens, Van Dyck, Goya, dan Monet.
"Pencurian ini merupakan kejadian terbaru dalam serangkaian perampokan yang menyasar museum-museum di Eropa," ujar Andrea Pagliaro.
Pencurian ini merupakan kejadian terbaru dalam serangkaian perampokan yang menyasar museum-museum di Eropa. Oktober lalu, para pencuri membobol Museum Louvre di Paris pada siang hari. Pelaku melarikan diri dalam waktu kurang dari delapan menit dengan membawa perhiasan senilai 102 juta dolar AS. Kejadian ini menunjukkan bahwa pencurian seni masih menjadi masalah serius di berbagai negara Eropa.
Para ahli seni menilai bahwa pencuri 3 Lukisan di Italia ini merupakan komplotan profesional yang telah merencanakan aksinya dengan matang. Mereka menggunakan teknik yang sama dengan pencurian-pencurian sebelumnya, termasuk penggunaan lampu kepala dan penutup wajah untuk menghindari identifikasi. Operasi penangkapan ini juga melibatkan beberapa pihak berwajib dari berbagai negara untuk memastikan ketiga lukisan tersebut kembali ke tempatnya dengan selamat.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Pencurian Lukisan di Italia
Berapa nilai total ketiga lukisan yang dicuri? Ketiga lukisan yang dicuri memiliki total nilai mencapai Rp 185 miliar.
Kapan pencurian terjadi? Pencurian terjadi pada Maret 2026 di vila milik Yayasan Magnani-Rocca, dekat Parma, Italia.
Siapa saja pelukis yang karyanya dicuri? Ketiga pelukis yang karyanya dicuri adalah Auguste Renoir, Paul Cezanne, dan Henri Matisse.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencuri ketiga lukisan? Aksi pencurian dilakukan dalam waktu kurang dari tiga menit.
Di mana ketiga lukisan tersebut ditemukan setelah pencurian? Ketiga lukisan tersebut ditemukan di rumah salah satu tersangka oleh pihak berwajib.