Prabowo Akan Diberi Kartu NU saat Penutupan Muktamar ke-35
Presiden Prabowo Akan Resmi Jadi Anggota NU di Penutupan Muktamar ke-35
Kabarnusantaraku.com – Sebuah momen simbolis yang jarang terjadi dalam sejarah politik Indonesia akan berlangsung pada Senin pagi, 31 Agustus 2025. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) Nahdlatul Ulama secara langsung saat menutup Muktamar ke-35 organisasi Islam terbesar di tanah air itu. Penyerahan kartu keanggotaan tersebut menjadi penanda bahwa kepala negara secara formal menyatu dengan basis sosial-keagamaan yang selama lebih dari satu abad menjadi tulang punggung kehidupan beragama mayoritas Muslim Indonesia.
Agenda Penutupan di Jombang
Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, KH Abdurozaq Sholeh yang akrab disapa Gus Rozaq, mengonfirmasi kehadiran Presiden Prabowo pada acara penutupan. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB di Gedung Serba Guna (GSG) Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Pernyataan itu disampaikan Gus Rozaq pada Sabtu (29/8) di Asrama Al-Muhajirin 1, kawasan yang sama dengan lokasi penyelenggaraan muktamar.
"Insyaallah penutupan Muktamar tanggal 31 jam 10.00 WIB pagi akan ditutup oleh Presiden Republik Indonesia."
Gus Rozaq menegaskan bahwa informasi tersebut sudah terkonfirmasi dan bukan sekadar rencana. Ia menyebut telah menyampaikan kabar itu kepada para peserta muktamar agar mereka bersiap menyambut kehadiran kepala negara di lokasi penutupan.
"Lokasi di GSG. Makanya teman-teman, saya sudah buat status, terkonfirmasi Insyaallah Senin pagi jam 10.00 (WIB) RI 1 akan menutup kegiatan muktamar di Tambakberas."
Makna Penyerahan KTA kepada Presiden
Penyerahan KTA NU kepada seorang presiden bukan sekadar seremoni administratif. Nahdlatul Ulama, yang didirikan pada 1926 di Kota Surabaya, memiliki jutaan anggota di seluruh Indonesia dan berperan sentral dalam membentuk identitas keagamaan, pendidikan pesantren, serta wacana publik Islam Nusantara. Ketika seorang kepala negara menerima kartu keanggotaan organisasi tersebut, hal itu membawa dimensi simbolik yang kuat: negara mengakui dan menghormati ruang sosial-keagamaan yang diwakili NU, sekaligus NU membuka ruang bagi pemimpin negara untuk berinteraksi langsung dengan basis keanggotaannya.
Gus Rozaq menyatakan bahwa panitia memang telah menyiapkan agenda penyerahan kartu tersebut secara khusus dalam rangkaian penutupan.
"Insyaallah itu. Sekalian penyerahan (kartu NU) itu, Insyaallah."
Kesan Prabowo terhadap Penyambutan Muktamirin
Menjelang penutupan, Gus Rozaq juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo sangat terkesan oleh penyambutan yang diberikan ribuan muktamirin saat acara pembukaan beberapa hari sebelumnya. Ia menggambarkan suasana penyambutan sebagai tertib, khidmat, dan penuh penghormatan terhadap jabatan kepala negara.
"Tapi yang jelas beliau sangat terkesan sekali dengan penyambutan muktamirin kemarin yang jumlahnya puluhan ribu dan betul-betul sangat tertib. Muktamirin begitu hormat kepada Presiden Republik Indonesia. Jadi beliau sangat terkesan dengan sambutan para muktamirin."
Pernyataan ini menggarisbawahi dinamika unik antara otoritas negara dan otoritas keagamaan di Indonesia. Muktamirin yang hadir dalam jumlah puluhan ribu di Tambakberas menunjukkan bahwa NU tetap memiliki daya tarik mobilisasi massa yang signifikan, sementara kehadiran presiden di tengah forum tersebut menegaskan bahwa negara memandang organisasi keagamaan sebagai mitra strategis, bukan sekadar objek kebijakan.
Candaan Prabowo di Pembukaan
Sebelum agenda penutupan, Prabowo sudah lebih dulu tampil di pembukaan Muktamar ke-35 NU pada Kamis (27/8) di Lapangan Untung Suropati, kawasan Ponpes Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang. Dalam pidato pembukaannya, presiden melontarkan candaan yang langsung memicu tawa hadirin. Ia mengaku telah lama meminta KTA kepada Ketua Umum Pengurus Besar NU, Yahya Cholil Staquf, namun hingga saat itu belum juga menerimanya.
Candaan tersebut, yang disampaikan dengan nada ringan di hadapan puluhan ribu peserta, secara tidak langsung menjadi pengantar humoris bagi momen penyerahan kartu yang sesungguhnya akan terjadi beberapa hari kemudian di GSG. Dengan demikian, narasi keanggotaan presiden dalam NU sudah ditanamkan sejak pembukaan, lalu dikristalisasi secara formal pada penutupan.
Konteks Muktamar ke-35 dan Peran NU
Muktamar merupakan forum tertinggi Nahdlatul Ulama yang digelar setiap lima tahun sekali untuk memilih kepemimpinan organisasi, menetapkan kebijakan strategis, dan memperbarui arah gerakan. Muktamar ke-35 yang berlangsung di Jombang ini menjadi salah satu pertemuan terbesar komunitas Islam di Indonesia dalam beberapa dekade terakhir. Lokasi penyelenggaraan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, yang dikenal sebagai salah satu pesantren terbesar dan paling berpengaruh di Jawa Timur, menambah bobot simbolik acara tersebut.
Kehadiran Presiden Prabowo di kedua ujung acara — pembukaan dan penutupan — menandai tingkat keterlibatan negara yang tidak biasa dalam forum keagamaan berskala nasional. Bagi NU, hal ini membuka ruang dialog langsung antara kepemimpinan organisasi dan kekuasaan eksekutif. Bagi pemerintah, keterlibatan tersebut menjadi sinyal bahwa kebijakan publik, khususnya di bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan, akan terus berdialog dengan basis keanggotaan NU yang sangat luas.
Dengan demikian, Senin pagi di GSG Tambakberas bukan hanya menjadi titik akhir sebuah forum organisasi keagamaan, tetapi juga menjadi momen di mana simbol keanggotaan NU berpindah tangan ke sosok yang memegang kendali tertinggi negara — sebuah gestur yang, dalam konteks politik Indonesia, jarang terjadi dan sarat makna.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Prabowo Akan Diberi Kartu NU saat?Prabowo Akan Diberi Kartu NU saat is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Prabowo Akan Diberi Kartu NU saat matter?Prabowo Akan Diberi Kartu NU saat matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.