Wisatawan Asing di Labuan Bajo Luka Tertimpa Reruntuhan Usai Gempa 7,7 Magnitudo
Tiga Wisatawan Asing di Labuan Bajo Luka Tertimpa Reruntuhan Gempa 7,7
Kabarnusantaraku.com – Labuan Bajo, kota wisata terkenal di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, kembali menjadi sorotan setelah gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang wilayah tersebut pada Sabtu, 15 Agustus. Guncangan yang terasa cukup kuat ini tidak hanya membuat warga setempat waspada, tetapi juga menyebabkan beberapa wisatawan asing di Labuan Bajo mengalami cedera akibat tertimpa reruntuhan bangunan. Kejadian ini menyoroti pentingnya kesiapsiagaan bencana di kawasan wisata yang ramai dikunjungi turis mancanegara.
Respons Cepat Brimob di Lokasi Terdampak
Setelah gempa terjadi, personel Brimob segera melakukan tindakan preventif dan responsif untuk memastikan keamanan warga maupun wisatawan. Iptu Theodorus B Boka, Komandan Kompi 1 Batalyon B Pelopor Labuan Bajo, menjelaskan bahwa timnya langsung dikerahkan untuk melakukan patroli dan pengecekan di berbagai titik strategis. Kawasan yang menjadi fokus pemeriksaan meliputi Hotel Jayakarta dan Desa Gorontalo, dua lokasi yang diketahui mengalami dampak signifikan dari guncangan gempa.
Kami turunkan personel untuk siaga bencana. Anggota dikerahkan patroli sekaligus memeriksa kerusakan pascagempa, ujar Theodorus kepada media.
Detail Korban dan Proses Evakuasi
Hasil inspeksi di Hotel Jayakarta mengungkap adanya kerusakan pada struktur bangunan. Dalam insiden ini, tiga wisatawan asing menjadi korban yang mengalami luka-luka. Dua orang di antaranya dilaporkan mengalami luka ringan pada bagian lutut, hidung, dan pinggang akibat tertimpa puing-puing bangunan yang runtuh. Kondisi mereka saat ini dalam pengawasan medis.
Selain memberikan pertolongan pertama di lokasi, personel Brimob juga membantu wisatawan yang panik mencari keluarga mereka. Sebagian korban kemudian dievakuasi ke RS Siloam, sementara yang lain diarahkan ke biara sesuai petunjuk pihak pengelola hotel. Proses evakuasi berjalan lancar dengan koordinasi yang baik antara petugas keamanan dan tenaga medis.
Sesampainya di Siloam, kami temukan banyak korban lain yang juga ditangani medis, tambahnya.
Operasi Aman Nusa Berlanjut Penuh Kesiagaan
Brimob terus meningkatkan patroli di kawasan Labuan Bajo sebagai bagian dari Operasi Aman Nusa. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada korban tambahan maupun ancaman sekunder yang mungkin terjadi. Petugas juga bersiap membantu evakuasi tambahan jika ditemukan warga maupun wisatawan yang membutuhkan pertolongan mendesak.
Kami siap terus membantu masyarakat dan wisatawan yang terdampak sebagai wujud semangat kemanusiaan Brimob, tutup Theodorus.
Frequently Asked Questions
Berapa magnitudo gempa yang terjadi di Labuan Bajo? Gempa yang terjadi pada Sabtu, 15 Agustus memiliki magnitudo 7,7 dan mengguncang wilayah Labuan Bajo serta sekitarnya.
Siapa saja yang menjadi korban dalam insiden ini? Tiga wisatawan asing menjadi korban, dengan dua orang mengalami luka ringan pada lutut, hidung, dan pinggang akibat tertimpa reruntuhan bangunan.
Ke mana korban dievakuasi? Sebagian korban dievakuasi ke RS Siloam untuk penanganan medis, sementara yang lain diarahkan ke biara sesuai petunjuk pihak pengelola hotel.
Apa yang dilakukan Brimob pasca gempa? Brimob melakukan patroli, pengecekan kerusakan di titik strategis seperti Hotel Jayakarta dan Desa Gorontalo, serta bersiap membantu evakuasi tambahan.