KabarNusantaraku
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Anthropic Siapkan Watermark Tak Terlihat pada Teks dan Gambar Buatan Claude

Published Agustus 13, 2026 · Updated Agustus 13, 2026 · By Linda Brown - kabarnusantaraku.com

Foto : Linda Brown - kabarnusantaraku.com

Anthropic Siapkan Watermark Tak Terlihat untuk Konten AI Claude

Kabarnusantaraku.com – Anthropic Siapkan Watermark Tak Terlihat sebagai langkah strategis dalam memastikan transparansi konten buatan AI. Perusahaan teknologi yang dikenal dengan model bahasa Claude ini akan mulai menerapkan sistem watermark pada teks dan gambar yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan mereka. Watermark ini dirancang agar tidak terlihat oleh pengguna biasa, tetapi dapat dikenali oleh mesin sehingga platform digital dan alat pendeteksi dapat mengetahui apakah sebuah konten dibuat menggunakan AI.

Langkah tersebut berkaitan erat dengan upaya Anthropic memenuhi aturan transparansi dalam AI Act Uni Eropa. Namun, penerapannya tidak hanya berlaku di Eropa. Anthropic menyatakan sistem watermark ini akan digunakan secara global pada berbagai layanan Claude. Anthropic Siapkan Watermark Tak Terlihat dengan pendekatan berbeda untuk teks dan gambar, memastikan setiap jenis konten memiliki metode pelabelan yang sesuai.

Standar C2PA untuk Watermark Gambar

Untuk gambar, perusahaan mengadopsi standar C2PA (Coalition for Content Provenance and Authenticity), yaitu teknologi yang digunakan untuk menyimpan informasi mengenai asal-usul dan riwayat sebuah file digital. C2PA telah digunakan oleh sejumlah perusahaan teknologi besar, termasuk Adobe, Google, dan OpenAI. Dengan sistem ini, gambar yang dibuat AI dapat membawa informasi mengenai sumber pembuatannya secara permanen.

Namun, informasi tersebut tidak selalu bertahan setelah file diubah atau diunggah ke platform tertentu. Sementara itu, teks buatan Claude akan menggunakan sistem watermark yang ditanam langsung pada proses pembentukan teks oleh model. Anthropic mengatakan penanda tersebut dirancang agar tidak mengubah makna, kualitas, atau keterbacaan tulisan. Ini menjadi keunggulan dari sistem watermark yang disiapkan Anthropic.

Teknologi Watermark pada Teks Claude

Menurut Anthropic dalam blog resminya, karena penanda menjadi bagian dari teks yang dihasilkan, watermark tersebut akan tetap terbawa ketika teks disalin dan ditempel ke tempat lain. Sistem ini juga dirancang agar penanda tetap bertahan setelah teks mengalami sejumlah penyuntingan. Meski menawarkan cara baru untuk mengidentifikasi konten AI, teknologi ini bukan solusi yang sepenuhnya bebas masalah.

Penanda pada gambar, misalnya, dapat hilang ketika metadata dihapus atau file mengalami perubahan tertentu. Hal serupa menjadi tantangan bagi sistem penandaan teks. Perubahan besar pada sebuah tulisan dapat membuat proses pendeteksian menjadi lebih sulit. Oleh karena itu, keberadaan watermark tidak otomatis berarti semua konten AI dapat dikenali dengan akurasi 100 persen.

Anthropic juga mengakui bahwa sistem tersebut masih terus dikembangkan. Perusahaan berencana menyediakan dokumentasi teknis agar pengguna dan platform lain dapat memahami cara mendeteksi penanda dari Claude.

Anthropic mengatakan watermark ini akan berlaku pada model Claude baru. Dengan implementasi bertahap ini, Anthropic Siapkan Watermark Tak Terlihat sebagai bagian dari komitmen mereka terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam pengembangan AI. Pengguna dapat mengharapkan peningkatan kemampuan dalam membedakan konten buatan manusia dan AI di masa depan.

FAQ: Anthropic Siapkan Watermark Tak Terlihat

Apa itu watermark tak terlihat pada konten AI?

Watermark tak terlihat adalah penanda digital yang tertanam dalam teks atau gambar buatan AI. Penanda ini tidak terlihat oleh mata manusia tetapi dapat dideteksi oleh sistem komputer untuk mengidentifikasi asal-usul konten.

Apakah watermark ini akan berlaku di seluruh dunia?

Ya, Anthropic menyatakan bahwa sistem watermark ini akan digunakan secara global pada berbagai layanan Claude, tidak hanya terbatas di Eropa meskipun awalnya dirancang untuk memenuhi AI Act Uni Eropa.

Bagaimana cara kerja watermark pada gambar?

Watermark pada gambar menggunakan standar C2PA yang menyimpan informasi mengenai asal-usul dan riwayat file digital. Informasi ini tertanam dalam metadata gambar dan dapat terbawa saat file disalin.

Apakah watermark bisa hilang?

Ya, watermark pada gambar dapat hilang ketika metadata dihapus atau file mengalami perubahan tertentu. Pada teks, perubahan besar pada tulisan juga dapat membuat proses pendeteksian menjadi lebih sulit.

Kapan watermark ini akan diterapkan?

Anthropic mengatakan watermark ini akan berlaku pada model Claude baru yang akan dirilis dalam waktu dekat. Perusahaan juga sedang menyiapkan dokumentasi teknis untuk membantu platform lain mendeteksi penanda ini.

Related Reading