Startup AI Relay Tutup, Pendirinya Kembangkan AI di Google Chrome
Startup AI Relay Tutup, Pendirinya Kembali Memimpin Produk di Google Chrome
Kabarnusantaraku.com – Setelah enam tahun berpisah dari Google, Jacob Bank — pendiri sekaligus CEO Relay — resmi kembali ke perusahaan yang pernah ia tinggalkan. Kabar bahwa startup AI Relay tutup pendirinya kembangkan AI di Google Chrome menjadi sorotan utama komunitas teknologi global. Bank kini menjabat sebagai Vice President of Product untuk Google Chrome, sekaligus mengawasi urusan developer relations peramban tersebut. Dalam pernyataannya, Bank menyebut kepulangan ini sebagai langkah kedua menuju perusahaan yang dulu ia tinggalkan untuk membangun bisnis sendiri.
Keputusan Bank bergabung dengan tim Chrome tidak berdiri sendiri. Ia datang bersamaan dengan pengumuman penghentian total layanan Relay, startup otomasi workflow berbasis kecerdasan buatan yang didirikan pada tahun 2021 dan diposisikan sebagai penantang langsung platform mapan seperti Zapier. Sejumlah anggota tim inti Relay turut berpindah ke Google, memperkuat divisi web perusahaan secara signifikan. Langkah kolektif ini menunjukkan bahwa talenta di balik teknologi otomasi Relay dianggap aset strategis bagi roadmap produk Chrome ke depan.
Timeline Penutupan Layanan Relay
Proses penghentian operasional Relay berjalan secara bertahap dengan dua tahap utama. Akses bagi pengguna gratis telah diputus sejak 15 Agustus, sementara pelanggan berbayar masih memiliki jendela waktu hingga 14 September sebelum layanan sepenuhnya dimatikan. Informasi mengenai penutupan ini sebenarnya sudah bocor ke publik pada bulan Juli, beberapa minggu sebelum Bank sendiri mengonfirmasi jadwal akhir untuk segmen berbayar. Bagi pengguna yang masih bergantung pada Relay untuk alur kerja otomatis, periode transisi tersebut menjadi momen kritis untuk memigrasikan data dan mengatur ulang proses bisnis ke platform alternatif.
Jejak Karier Bank di Google dan Lahirnya Relay
Hubungan Bank dengan Google berakar jauh ke belakang. Ia pertama kali masuk ke perusahaan tersebut pada tahun 2015, ketika startup aplikasi penjadwalan miliknya bernama Timeful diakuisisi oleh Google. Selama masa bakti pertamanya yang berlangsung enam tahun, Bank memegang kendali produk atas layanan produktivitas utama — Gmail, Google Calendar, dan Google Chat — sebelum akhirnya keluar untuk mendirikan Relay. Visi Relay berpusat pada penggunaan kecerdasan buatan untuk mengotomasikan tugas repetitif, mulai dari penyusunan draf dokumen hingga pengelolaan proyek, sebuah pendekatan yang kini tampaknya akan diadaptasi langsung ke dalam ekosistem Chrome.
Ambisi Integrasi AI di Dalam Peramban
Melalui akun LinkedIn-nya, Bank menyatakan bahwa dirinya akan memimpin tim produk sekaligus bertanggung jawab atas hubungan pengembang untuk Chrome. Ia juga membocorkan arah strategis yang sedang dirumuskan oleh timnya.
"Kami memiliki beberapa rencana yang sangat ambisius untuk membantu Anda bekerja dengan AI di Chrome guna menyelesaikan berbagai hal, dan saya akan membagikan lebih banyak informasi dalam waktu dekat."
Pernyataan tersebut memicu spekulasi luas bahwa Google tengah menyiapkan lompatan agresif dalam integrasi kecerdasan buatan langsung ke sisi peramban web. Bank sendiri menyebut Chrome sebagai wadah ideal untuk berkolaborasi dengan agen-agen pintar berbasis AI. Jika rencana tersebut terealisasi, pengguna akan dapat menjalankan instruksi kompleks langsung dari tab peramban tanpa perlu berpindah ke aplikasi terpisah, mengubah fundamental cara orang berinteraksi dengan produktivitas digital sehari-hari.
Konteks Strategi Gemini dan Skala Adopsi
Langkah ini sejalan dengan percepatan Google dalam menyuntikkan model bahasa besar mereka, Gemini, ke seluruh lini produk. Saat ini Gemini sudah hadir sebagai asisten opsional di dalam Chrome. Penetrasi tersebut tampaknya membuahkan hasil signifikan: Google baru-baru ini melaporkan bahwa jumlah pengguna Gemini secara global telah menembus angka satu miliar. Skala adopsi sebesar ini memberikan fondasi infrastruktur dan data yang diperlukan untuk membangun fitur otomasi tingkat lanjut di dalam peramban, menjadikan kepulangan Bank ke Chrome bukan sekadar rekrutmen, melainkan penempatan strategis di titik persimpangan antara AI dan web.
FAQ
Apa yang terjadi pada layanan Relay setelah penutupan? Pengguna gratis kehilangan akses sejak 15 Agustus, sedangkan pelanggan berbayar masih dapat menggunakan layanan hingga 14 September. Setelah tanggal tersebut, seluruh infrastruktur Relay dimatikan dan tidak akan dihidupkan kembali.
Kapan Jacob Bank mulai menjabat di Google Chrome? Bank secara resmi mengumumkan perannya sebagai Vice President of Product untuk Chrome bersamaan dengan konfirmasi penutupan Relay pada bulan Juli. Ia langsung terlibat dalam perumusan roadmap integrasi AI untuk peramban.
Apakah penutupan Relay berarti Google akan mengintegrasikan teknologi otomasi Relay ke Chrome? Bank sendiri menyebut Chrome sebagai wadah ideal untuk agen AI dan menyatakan rencana "sangat ambisius" untuk membantu pengguna bekerja dengan AI di dalam peramban. Keahlian tim Relay dalam otomasi workflow diperkirakan akan menjadi bagian dari strategi tersebut, meskipun detail teknis belum diumumkan secara publik.