Skip to content
Yellow Desk
Agustus 28, 2026
Kumparannews

Lansia Disekap di Apartemen Serpong, Mobil, HP, Dokumen Penting Raib Diambil

Christopher Wilson - kabarnusantaraku.com 3 mins read

Seorang lansia berusia 70 tahun bernama Ivonne menjadi korban penyekapan yang terjadi di sebuah apartemen kawasan Serpong, Kota Tangerang Selatan. Peristiwa

Lansia Disekap di Apartemen Serpong, Mobil, HP, Dokumen Penting Raib Diambil

Kronologi Kejadian Penyekapan

Kabarnusantaraku.com – Seorang lansia berusia 70 tahun bernama Ivonne menjadi korban penyekapan yang terjadi di sebuah apartemen kawasan Serpong, Kota Tangerang Selatan. Peristiwa ini terjadi pada hari Selasa, 4 Agustus 2020, ketika Ivonne bersama rekannya sedang melakukan perjalanan bisnis. Keduanya memutuskan untuk menginap di apartemen tersebut karena pembahasan bisnis belum selesai dan harus melanjutkan perjalanan ke Bandung pada keesokan harinya.

Saat tiba di unit apartemen, Ivonne diminta oleh rekannya untuk membersihkan diri terlebih dahulu di kamar mandi. Namun, setelah selesai mandi, Ivonne terkejut mendapati rekannya sudah tidak berada di unit apartemen tersebut. Yang lebih mengejutkan, berbagai barang miliknya juga ikut menghilang secara misterius.

“Saya lihat barang-barang, termasuk kunci mobil dan tas serta dokumen-dokumen saya sudah tidak ada,” kata Ivonne saat memberikan keterangan kepada media.

Ivonne yang merasa panik mencoba keluar dari unit apartemen, namun ternyata pintu telah dikunci dari luar. Lansia yang disekap di apartemen Serpong ini kemudian berusaha meminta pertolongan dengan cara mengetuk-ketuk pintu berulang kali. Setelah beberapa saat, petugas keamanan datang dan membuka pintu unit tersebut secara paksa.

Barang Hilang dan Tindakan Polisi

Akibat kejadian penyekapan tersebut, Ivonne kehilangan sejumlah barang berharga. Barang-barang yang hilang meliputi satu unit mobil, handphone, serta berbagai dokumen penting yang diduga dibawa oleh pelaku. Kapolsek Serpong, Kompol Suhardono, membenarkan adanya laporan dari korban terkait peristiwa ini.

Menurut Kapolsek Suhardono, pelaku telah membawa sejumlah barang milik korban setelah melakukan penyekapan. “Untuk tindakan pelaku setelah adanya penyekapan, pelaku membawa sejumlah barang milik korban seperti handphone dan surat berharga serta satu unit mobil,” ujarnya saat memberikan keterangan kepada wartawan.

Polisi kini masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap kasus ini secara tuntas. Suhardono mengatakan bahwa pihaknya telah memeriksa korban secara detail dan tengah berupaya mengidentifikasi serta mengamankan pelaku. “Kami dari pihak Polsek Serpong sudah melakukan pemeriksaan terhadap korban dan mohon doanya untuk segera pelaku dapat kita amankan,” pungkasnya.

Proses Penyelidikan

Penyelidikan terhadap kasus lansia disekap di apartemen Serpong ini masih berlanjut. Polisi melakukan berbagai langkah untuk mengumpulkan bukti dan informasi yang dapat membantu mengungkap identitas pelaku. Korban juga diminta untuk memberikan keterangan lengkap mengenai kejadian yang dialaminya.

Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat karena melibatkan seorang lansia yang sendirian di apartemen. Banyak pihak yang berharap kasus ini dapat segera diselesaikan dan pelaku dapat dihukum sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

FAQ: Pertanyaan Umum

1. Kapan kejadian penyekapan terjadi? Kejadian penyekapan terjadi pada hari Selasa, 4 Agustus 2020.

2. Siapa korban dalam kasus ini? Korban adalah seorang lansia berusia 70 tahun bernama Ivonne yang merupakan warga Kabupaten Bogor.

3. Apa saja barang yang hilang? Barang-barang yang hilang meliputi satu unit mobil, handphone, dan berbagai dokumen penting.

4. Di mana korban membuat laporan polisi? Korban membuat laporan polisi di Mapolsek Serpong pada hari Sabtu, 8 Agustus 2020.

5. Bagaimana proses pembukaan pintu apartemen? Petugas keamanan membuka pintu apartemen secara paksa setelah Ivonne mengetuk-ketuk pintu dan meminta pertolongan.

Peristiwa penyekapan ini menjadi pengingat penting bagi para traveler, terutama lansia, untuk lebih berhati-hati saat menginap di tempat tinggal sementara. Pastikan untuk selalu mengunci pintu dari dalam dan melaporkan kejadian mencurigakan kepada petugas keamanan setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *