Skip to content
Yellow Desk
Agustus 29, 2026
Kumparannews

Polri Pasang Wi-Fi Portable & Terbangkan Tim Trauma Healing ke Lokasi Gempa NTT

Susan Davis - kabarnusantaraku.com 3 mins read

Polri Pasang Wi Fi Portable dan Terbangkan Tim Trauma Healing - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah mengambil langkah strategis dalam upaya pemulihan

Polri Pasang Wi-Fi Portable & Terbangkan Tim Trauma Healing ke Lokasi Gempa NTT

Polri Pasang Wi-Fi Portable untuk NTT Pasca Gempa

Kabarnusantaraku.com – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah mengambil langkah strategis dalam upaya pemulihan wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi. Langkah ini mencakup pemasangan perangkat Wi-Fi portabel serta pengiriman tim khusus untuk pemulihan trauma psikologis para korban bencana. Inisiatif ini menunjukkan komitmen Polri dalam memastikan akses komunikasi dan kesehatan mental korban dapat segera pulih.

Memulihkan Akses Komunikasi Terputus

Komandan Operasi Humas Polri, Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan bahwa gangguan akses komunikasi menjadi salah satu tantangan terbesar dalam penanganan darurat saat ini. Berdasarkan laporan dari Kapolda setempat, beberapa wilayah mengalami kesulitan koneksi internet akibat dampak bencana. Kondisi ini menghambat koordinasi tim penolong dan distribusi informasi kepada masyarakat.

Karena ada laporan dari Pak Kapolda beberapa koneksi internet yang sulit ya karena dampak bencana, ini kita juga membawa Wi-Fi portable Vintech sebanyak 10 unit. Pemasangan teknologi ini sangat penting agar jaringan komunikasi cepat terjangkau kembali, sehingga seluruh pembaruan informasi dan data penanganan di lokasi terisolir bisa didapatkan secara lebih cepat, kata Trunoyudo saat memberikan keterangan resmi di Mako Polisi Udara Korpolairud, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Minggu (16/8).

Pemasangan Wi-Fi portable ini dilakukan di berbagai titik strategis yang menjadi pusat pengungsian dan posko bantuan. Dengan adanya 10 unit perangkat Wi-Fi portable Vintech, Polri memastikan bahwa masyarakat dan tim penolong dapat mengakses internet dengan lebih stabil. Hal ini juga memudahkan proses verifikasi data korban dan koordinasi logistik antar lembaga.

Perhatian Khusus pada Kesehatan Mental Korban

Selain aspek teknis infrastruktur, jajaran kepolisian juga memprioritaskan penanganan dampak psikologis. Polri telah mengirimkan tim trauma healing yang bekerja sama dengan tim kesehatan lapangan serta dokter-dokter kepolisian. Menurut Trunoyudo, bencana alam tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik pada bangunan dan fasilitas umum, tetapi juga menimbulkan luka emosional yang mendalam.

Kelompok rentan seperti anak-anak, perempuan, dan lansia menjadi fokus utama dalam program pemulihan ini. Polri berkomitmen untuk memastikan bantuan tidak hanya bersifat material, tetapi juga mencakup dukungan mental yang memadai. Tim trauma healing akan melakukan sesi konseling dan terapi bagi korban yang mengalami gangguan stres pasca-trauma.

Kita mengharapkan semuanya akan mendapatkan bantuan secara merata. Bantuan ini tidak hanya disalurkan secara fisik, tetapi juga secara psikis. Kita kirimkan tim trauma healing, tenaga medis lapangan, perlengkapan pengungsian seperti tenda peleton, serta pemenuhan spesifik untuk kebutuhan kaum rentan. Ini menjadi prioritas mendesak yang sangat dibutuhkan saudara-saudara kita di tahap awal, jelasnya.

Transparansi Informasi Melalui Media Center

Dalam rangka menjaga keterbukaan informasi selama situasi darurat, Mabes Polri juga mengirimkan Satuan Tugas (Satgas) Humas yang dipimpin oleh Kombes Pol. Bayu Suseno. Tugas utama satgas ini adalah mendirikan Media Center atau Posko Media yang berfungsi sebagai jembatan antara publik, jurnalis, dan pihak berwenang di lapangan.

Kehadiran Media Center memungkinkan Polri untuk menyajikan informasi yang terverifikasi dan akurat mengenai proses evakuasi, distribusi logistik, serta perkembangan jumlah korban. Seluruh data yang disampaikan didasarkan pada koordinasi dengan lembaga terkait seperti BNPB dan BPBD daerah. Transparansi informasi ini juga membantu mencegah penyebaran hoaks selama masa bencana.

Trunoyudo menegaskan bahwa seluruh intervensi—baik teknis, jaringan, maupun psikologis—akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Polri berkomitmen untuk mendistribusikan armada dan bantuan tambahan secara bertahap, menyesuaikan dengan analisis kebutuhan terbaru dari wilayah terdampak di NTT.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Berapa unit Wi-Fi portable yang dipasang Polri di NTT? Polri membawa sebanyak 10 unit Wi-Fi portable Vintech untuk dipasang di berbagai titik strategis di NTT.

Kapan pemasangan Wi-Fi portable dilakukan? Pemasangan dilakukan pada hari Minggu, 16 Agustus, setelah adanya laporan dari Kapolda mengenai gangguan koneksi internet di beberapa wilayah.

Siapa saja yang menjadi fokus utama program trauma healing? Kelompok rentan seperti anak-anak, perempuan, dan lansia menjadi fokus utama dalam program pemulihan psikologis ini.

Siapa yang memimpin Satgas Humas yang dikirim ke lokasi bencana? Satgas Humas dipimpin oleh Kombes Pol. Bayu Suseno dengan tugas mendirikan Media Center di lokasi bencana.

Apa saja bantuan yang diberikan Polri selain Wi-Fi portable? Selain Wi-Fi portable, Polri juga mengirimkan tim trauma healing, tenaga medis lapangan, tenda peleton, dan perlengkapan pengungsian lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *