Skip to content
Yellow Desk
Agustus 29, 2026
Kumparannews

Polisi di Papua Pegunungan Terluka Usai Ditembak KKB saat Patroli

Joseph Garcia - kabarnusantaraku.com 3 mins read

Polisi di Papua Pegunungan Terluka menjadi sorotan setelah personel Polsek Ilu, Bripda Jhon Galu Situmorang, terkena tembakan Kelompok Kriminal Bersenjata

Polisi di Papua Pegunungan Terluka Usai Ditembak KKB saat Patroli

Polisi di Papua Pegunungan Terluka Usai Ditembak KKB saat Patroli

Kabarnusantaraku.com – Polisi di Papua Pegunungan Terluka menjadi sorotan setelah personel Polsek Ilu, Bripda Jhon Galu Situmorang, terkena tembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di sekitar Jembatan Kuaari, Kampung Umage, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan. Insiden terjadi pada Kamis (20/8) ketika Bripda Jhon bersama timnya tengah melaksanakan patroli rutin di jalur tersebut. Kombes Yusuf Sutejo, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, mengonfirmasi peristiwa itu pada Minggu (23/8) dan menjelaskan bahwa serangan datang tiba-tiba dari posisi ketinggian.

Kronologi Penembakan dan Proses Evakuasi Korban

Menurut keterangan Yusuf, kontak tembak terjadi secara mendadak saat kendaraan patroli melintas di titik yang dianggap rawan. Proyektil mengenai bagian atap kendaraan dinas, menyebabkan lampu rotator pecah. Satu proyektil lain menembus bodi kendaraan dan mengenai tubuh Bripda Jhon di bagian pangkal paha kiri.

“Itu tiba-tiba diserang dengan kontak tembak dari ketinggian. Ya mengenai atap daripada kendaraan dinas, di antaranya itu lampu rotator yang pecah. Dan salah satu proyektil itu mengenai anggota kita,” ujar Yusuf.

Setelah kejadian, Bripda Jhon segera mendapat penanganan medis awal di RSUD Karubaga, kemudian dirujuk ke Jayawijaya untuk penanganan lanjutan. Kondisi luka yang cukup serius memaksa pihak kepolisian mengevakuasi korban ke Jayapura pada siang hari yang sama. Ia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura untuk mendapatkan perawatan intensif.

“Mengenai pangkal paha kiri ya. Saat itu langsung kita utamakan dulu penyelamatan korban. Siang ini dievakuasi ke Jayapura untuk dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura,” tutur Yusuf.

Operasi Damai Cartenz sendiri merupakan operasi kepolisian yang rutin dilaksanakan di wilayah Papua untuk menjaga stabilitas keamanan, termasuk di daerah-daerah yang masih menjadi basis aktivitas KKB. Patroli di jalur-jalur seperti Tolikara menjadi bagian dari upaya menjaga kehadiran negara di tengah masyarakat pegunungan.

Penyelidikan Lanjutan dan Tantangan Medan

Polisi kini masih melakukan penyisiran di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta pengembangan ke daerah-daerah sekitar. Berdasarkan hasil identifikasi dan penyelidikan awal, Yusuf menduga pelaku berasal dari kelompok KKB pimpinan Enos Endombi.

“Untuk pelakunya berdasarkan hasil identifikasi kami dan penyelidikan, atau diduga ini kelompok kriminal bersenjata pimpinan Enos Endombi,” ungkap Yusuf.

Proses penyisiran menghadapi tantangan besar karena medan di sekitar Jembatan Kuaari terdiri dari tebing curam di sisi kiri dan kanan, dengan ketinggian yang cukup signifikan. Ditambah lagi, kawasan tersebut ditumbuhi hutan lebat yang menyulitkan pergerakan personel. Yusuf menegaskan bahwa upaya pencarian dan pengembangan memerlukan effort yang cukup tinggi dari seluruh anggota yang terlibat.

“Anggota selain mengevakuasi korban juga sedang melakukan penyisiran di seputar TKP dan pengembangan ke daerah selanjutnya, karena memang daerahnya ini antara sebelah kiri tebing, sebelah kanan pun ketinggian. Sehingga memang perlu effort yang cukup tinggi, selain hutan yang cukup lebat di daerah tersebut,” pungkasnya.

FAQ: Informasi Terkait Insiden di Tolikara

Di mana lokasi penembakan terjadi? Penembakan terjadi di sekitar Jembatan Kuaari, Kampung Umage, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan. Lokasi ini berada di kawasan pegunungan dengan medan tebing dan hutan lebat.

Siapa korban yang terluka? Korban adalah Bripda Jhon Galu Situmorang, personel Polsek Ilu, yang terkena proyektil di bagian pangkal paha kiri saat melaksanakan patroli bersama tim.

Kapan peristiwa itu terjadi? Insiden penembakan terjadi pada Kamis, 20 Agustus. Informasi resmi disampaikan oleh Kombes Yusuf Sutejo pada Minggu, 23 Agustus.

Bagaimana kondisi korban setelah kejadian? Bripda Jhon mendapat perawatan awal di RSUD Karubaga, dirujuk ke Jayawijaya, lalu dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura untuk penanganan lanjutan pada siang hari yang sama.

Apakah pelaku sudah berhasil ditangkap? Hingga pernyataan resmi terakhir, pelaku belum ditangkap. Polisi masih melakukan penyisiran dan pengembangan di sekitar TKP. Kelompok yang diduga terlibat adalah KKB pimpinan Enos Endombi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *