Skip to content
Yellow Desk
Agustus 29, 2026
Kumparanbisnis

120 Ton Udang Ekuador Masuk RI, KKP Minta Prioritaskan Produksi Dalam Negeri

Sandra Davis - kabarnusantaraku.com 3 mins read

Udang menempati posisi strategis sebagai salah satu komoditas perikanan unggulan dalam neraca ekspor nasional. Dalam rentang lima tahun terakhir, rata-rata

120 Ton Udang Ekuador Masuk RI, KKP Minta Prioritaskan Produksi Dalam Negeri

KKP Desak Industri Pengolahan Utamakan Udang Vaname Lokal Setelah 120 Ton Impor dari Ekuador Tiba di Surabaya

Konteks Ekspor Udang Indonesia

Kabarnusantaraku.com – Udang menempati posisi strategis sebagai salah satu komoditas perikanan unggulan dalam neraca ekspor nasional. Dalam rentang lima tahun terakhir, rata-rata nilai ekspor produk udang Indonesia tercatat sebesar USD 1,93 miliar, dengan total volume mencapai 229,25 ribu ton.

120 Ton Udang Vaname Ekuador Mendarat di Tanjung Perak

Informasi mengenai masuknya udang vaname asal Ekuador ke pasar domestik memicu tindak lanjut dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Berdasarkan hasil koordinasi lintas lembaga—melibatkan Ditjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Kementerian Perdagangan, serta Badan Karantina Indonesia—tercatat bahwa 120 ton udang vaname dari Ekuador telah tiba melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada Juni 2026. Seluruh kargo tersebut ditujukan sebagai bahan baku bagi industri pengolahan udang.

Penjelasan KKP soal Mekanisme Impor

Plt Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP, Erwin Dwiyana, menegaskan bahwa kementerian tidak pernah menerbitkan dokumen Rencana Kebutuhan Impor (RKI) untuk komoditas tersebut. Ia menjelaskan bahwa proses impor berlangsung lewat fasilitas Kawasan Berikat, di mana kewajiban berupa Persetujuan Impor belum diberlakukan.

“KKP tidak menerbitkan Rencana Kebutuhan Impor (RKI) untuk udang vaname dimaksud. Importasi tersebut dilakukan melalui fasilitas Kawasan Berikat di mana belum diberlakukan kewajiban larangan dan pembatasan berupa Persetujuan Impor.”

Pemeriksaan Karantina dan Hasil Uji WSSV

Badan Karantina Indonesia telah melaksanakan pemeriksaan kesehatan terhadap seluruh kargo udang vaname asal Ekuador. Hasil pengujian terhadap White Spot Syndrome Virus (WSSV) menunjukkan status negatif, sehingga produk dinyatakan aman dari ancaman patogen tersebut. KKP memastikan bahwa pemanfaatan bahan baku impor ini tetap berjalan sesuai koridor peraturan perundang-undangan demi keberlanjutan usaha udang nasional.

Ancaman terhadap Rantai Pasok Dalam Negeri

Erwin menguraikan bahwa industri udang mencakup mata rantai usaha yang sangat luas: pembenihan, pakan, sarana produksi, aktivitas budi daya, pengolahan, penyimpanan, logistik, hingga distribusi untuk pasar domestik dan ekspor. Oleh karena itu, pemenuhan kebutuhan bahan baku industri pengolahan harus dikelola secara proporsional tanpa mengorbankan keberlanjutan produksi budi daya lokal maupun daya saing ekspor.

Panggilan untuk Prioritaskan Produksi Lokal

KKP secara tegas mendorong pelaku industri pengolahan, eksportir, dan importir agar mengutamakan penggunaan udang vaname hasil produksi Indonesia, dengan mempertimbangkan aspek mutu, volume, kontinuitas pasokan, serta spesifikasi teknis industri.

“Langkah ini penting untuk memperkuat penyerapan produksi dalam negeri, menjaga keberlanjutan usaha budi daya, dan mendukung daya saing industri pengolahan udang nasional.”

Sinergi Hulu-Hilir dan Dukungan Asosiasi

Sejalan dengan kebijakan tersebut, KKP menyambut positif dukungan dari asosiasi usaha pengolahan udang dalam memperkuat sinergi hulu-hilir. Lembaga ini juga mendorong para anggota asosiasi untuk mengoptimalkan penyerapan produksi udang vaname dalam negeri, sehingga industri udang nasional semakin kokoh dan berdaya saing tinggi.

Frequently Asked Questions

What is 120 Ton Udang Ekuador Masuk RI KKP?

120 Ton Udang Ekuador Masuk RI KKP is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does 120 Ton Udang Ekuador Masuk RI KKP matter?

120 Ton Udang Ekuador Masuk RI KKP matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *