Skip to content
Yellow Desk
Agustus 29, 2026
Kumparanbisnis

Bahas Kereta Cepat Bareng China, RI Pastikan Keberlanjutan Pembiayaan

Robert Hernandez - kabarnusantaraku.com 3 mins read

Usai pertemuan bilateral di Kementerian Luar Negeri Jakarta pada Jumat (21/8), Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan bahwa kedua negara sedang menggodok

Bahas Kereta Cepat Bareng China, RI Pastikan Keberlanjutan Pembiayaan

Indonesia dan China Perkuat Dialog soal Keberlanjutan Pembiayaan Kereta Cepat

Kabarnusantaraku.com – Usai pertemuan bilateral di Kementerian Luar Negeri Jakarta pada Jumat (21/8), Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan bahwa kedua negara sedang menggodok kelanjutan pendanaan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh. Ia juga menyinggung komitmen bersama untuk mempertahankan momentum Belt and Road Initiative (BRI).

“Dengan komitmen bahwa ini adalah sesuatu yang harus terus berlanjut dan need ada keberlanjutan pembiayaan, dan termasuk juga alternatif-alternatif peningkatan volume penumpang di rute Kereta Cepat ini,” ucap Sugiono di Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Jumat (21/8).

Penyelesaian Restrukturisasi di Tingkat Pemerintah

Di dalam negeri, pemerintah telah menyepakati kerangka penyelesaian kewajiban pembiayaan KCJB. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menjelaskan bahwa koordinasi dilakukan bersama Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan, PT KAI, serta BPI Danantara.

“Untuk restrukturisasi keuangan kereta cepat Jakarta-Bandung, sebetulnya kami bertiga, berempat sebetulnya, ya, Kemenko Infrastruktur, kami menjembatani tentunya ini terkait dengan Kementerian Perhubungan, Kementerian Keuangan dan juga Danantara, tentu KAI sendiri juga dilibatkan sebagai stakeholder utama,” kata AHY, saat ditemui di Wisma Danantara, Jakarta, dikutip Selasa (16/6).

Skema pengelolaan baru untuk operasional Whoosh sedang disiapkan seiring berjalannya proses restrukturisasi tersebut.

Komunikasi Diplomatik dan Progres Negosiasi

Beberapa bulan sebelumnya, Duta Besar China untuk Indonesia Wang Lutong menyampaikan bahwa komunikasi terkait restrukturisasi utang KCJB berlangsung mulus. Pernyataan itu ia sampaikan di sela acara FPCI China-Indonesia Think Tank and Media Forum, Jakarta Selatan, Rabu (24/6).

“Jadi kami terus menjalin komunikasi yang sangat erat dengan pihak-pihak terkait dan kementerian di sini (Indonesia). Semuanya berjalan dengan baik,” kata Wang Lutong.

Wang Lutong menambahkan bahwa meskipun diskusi masih berlangsung dan belum ada kesepakatan final, prosesnya tetap berada di jalur yang tepat.

“Namun, semuanya berada di jalur yang benar,” tutur Wang.

Ekspansi Kerja Sama ke Sektor Teknologi dan Energi

Di sektor keuangan, kedua negara sepakat mempererat kolaborasi untuk mendukung proyek pembangunan prioritas serta mendorong transaksi dalam mata uang lokal. Sugiono juga menyinggung kerja sama di bidang ketahanan pangan, energi, dan mineral melalui pengembangan industri yang memperkuat ketahanan nasional.

“Kami juga akan terus mempererat kerja sama di bidang ketahanan pangan, energi, dan mineral melalui pengembangan industri yang mendukung ketahanan nasional,” sebutnya.

Menatap ke depan, Sugiono mengungkapkan bahwa kolaborasi akan diperluas ke ranah teknologi mutakhir dan kecerdasan buatan (AI), termasuk rencana pengembangan satelit komunikasi bersama.

“Ke depan kerja sama termasuk juga akan mencakup hal-hal di bidang teknologi mutakhir dan artificial intelligence termasuk pengembangan satelit komunikasi bersama dan beberapa hal lain di bidang teknologi mutakhir tersebut,” tutur Sugiono.

Frequently Asked Questions

What is Bahas Kereta Cepat Bareng China RI Pastikan?

Bahas Kereta Cepat Bareng China RI Pastikan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Bahas Kereta Cepat Bareng China RI Pastikan matter?

Bahas Kereta Cepat Bareng China RI Pastikan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *