Danantara Targetkan Transaksi Rp 10 T di Housing Expo 2026 NICE Tangerang
Kabarnusantaraku.com – Danantara Targetkan Transaksi Rp 10 T menjadi sorotan utama jelang penyelenggaraan Danantara Housing Expo 2026, pameran properti berskala nasional yang dijadwalkan berlangsung empat hari, 27–30 Agustus 2026, di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), kawasan PIK, Tangerang, Banten. Penyelenggara, Danantara Indonesia, menetapkan ambisi nilai transaksi antara Rp 6 triliun hingga Rp 10 triliun sepanjang periode pameran. Angka tersebut mencerminkan upaya percepatan akses hunian bagi masyarakat sekaligus menjadi tolok ukur kontribusi sektor properti terhadap pertumbuhan ekonomi domestik.
Skala Pameran dan Cakupan Segmen Harga
Sebanyak 130 pengembang properti, baik dari lingkungan BUMN maupun sektor swasta, akan menampilkan lebih dari 360 ribu unit hunian dalam satu atap pameran. Dari sisi ekosistem BUMN sendiri, 12 pengembang menghadirkan 16.559 unit yang tersebar di 98 proyek di 23 provinsi, dengan nilai inventaris mencapai Rp 9,79 triliun. Rincian unit tersebut meliputi 6.611 unit yang ditujukan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) serta 9.948 unit non-MBR, sehingga cakupan pasar menjadi sangat luas.
CEO Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, menjelaskan bahwa rentang harga unit yang dipamerkan membentang dari Rp 120 juta hingga Rp 3 miliar. Dengan spektrum sedemikian lebar, setiap lapisan masyarakat—mulai dari pekerja muda hingga keluarga berpenghasilan menengah-atas—dapat menemukan opsi hunian yang sesuai dengan kemampuan finansialnya tanpa harus keluar dari ekosistem pameran.
“Harganya bervariasi dari Rp 120 juta sampai tertinggi di level Rp 2 miliar atau Rp 3 miliar, dan kita meng-cover semua segmen yang ada,” ujar Rosan saat membuka acara di PIK, Tangerang, Banten, Kamis (27/8).
Akses Pembiayaan dan Tujuan Strategis di Balik Angka
Untuk menekan hambatan utama kepemilikan rumah, Danantara menggandeng bank-bank Himbara serta Bank Syariah Indonesia dalam menyediakan skema pembiayaan yang jauh lebih ringan dibanding penawaran konvensional. Konsumen dapat mengakses uang muka mulai 1 persen, suku bunga efektif mulai 2,75 persen, dan tenor penganguran hingga 30 tahun. Kombinasi parameter ini dirancang agar ambisi transaksi yang ditetapkan tidak berhenti sebagai angka di atas kertas, melainkan tercapai melalui partisipasi nyata masyarakat yang selama ini terkendala oleh tingginya biaya awal kepemilikan.
Rosan juga menargetkan kehadiran lebih dari 50 ribu pengunjung selama empat hari penyelenggaraan. Namun, Chief Operating Officer Danantara Indonesia sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, mengingatkan bahwa keberhasilan pameran tidak boleh direduksi semata-mata pada nilai penjualan bulanan.
“Target transaksi paling tidak Rp 6 triliun sampai Rp 10 triliun. Namun di luar transaksi, yang terpenting adalah minat masyarakat untuk memiliki hunian bisa terbangun,” kata Dony.
Upacara pembukaan turut dihadiri Menko PMK Pratikno, Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra, Menteri Perumahan dan Kawasan Perm
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Danantara Targetkan Transaksi Rp 10 T?
Danantara Targetkan Transaksi Rp 10 T is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Danantara Targetkan Transaksi Rp 10 T matter?
Danantara Targetkan Transaksi Rp 10 T matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
