Skip to content
Yellow Desk
Agustus 30, 2026
Kumparanbisnis

Destry Perdana Pimpin RDG, BI Tahan Suku Bunga di Level 5,75% pada Agustus 2026

Mary Davis - kabarnusantaraku.com 3 mins read

Destry Perdana Pimpin RDG BI Tahan menjadi topik utama yang diperbincangkan pelaku pasar keuangan dan pengamat ekonomi pada akhir Agustus 2026. Rapat Dewan

Destry Perdana Pimpin RDG, BI Tahan Suku Bunga di Level 5,75% pada Agustus 2026

Destry Perdana Pimpin RDG, BI Tahan Suku Bunga 5,75%

Kabarnusantaraku.com – Destry Perdana Pimpin RDG BI Tahan menjadi topik utama yang diperbincangkan pelaku pasar keuangan dan pengamat ekonomi pada akhir Agustus 2026. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang berlangsung selama dua hari penuh, yakni 18 hingga 19 Agustus 2026, menghasilkan keputusan bulat untuk mempertahankan tingkat bunga acuan atau BI Rate di posisi 5,75 persen. Keputusan ini menegaskan bahwa otoritas moneter menilai kondisi makroekonomi domestik masih berada dalam koridor yang dapat dikelola tanpa perlu melakukan penyesuaian agresif terhadap parameter kebijakan moneter.

Detail Keputusan: BI Rate, Deposit Facility, dan Lending Facility

Dalam konferensi pers virtual yang disiarkan langsung pada Rabu (19/8), hasil deliberasi RDG diumumkan secara resmi kepada publik. Selain mempertahankan BI Rate di 5,75 persen, Bank Indonesia juga tidak melakukan perubahan terhadap suku bunga fasilitas deposito yang tetap berada di level 4,75 persen. Di sisi lain, suku bunga lending facility dipertahankan di angka 6,5 persen. Ketiga instrumen kebijakan tersebut secara simultan menunjukkan bahwa ruang manuver moneter masih tersedia dan otoritas memilih pendekatan hati-hati pada periode berjalan.

Keputusan menahan suku bunga acuan ini sejalan dengan evaluasi menyeluruh terhadap perkembangan inflasi, pergerakan nilai tukar rupiah, serta arah arus modal asing ke pasar keuangan domestik. Dengan tidak mengubah parameter kebijakan, Bank Indonesia memberikan sinyal bahwa tekanan harga masih terkendali dan tidak memerlukan respons pengetatan yang dapat membebani sektor riil. Pendekatan ini juga bertujuan menjaga stabilitas ekspektasi pasar agar tidak terjadi volatilitas berlebihan di instrumen obligasi maupun valas.

Dari perspektif pasar, keputusan Destry Perdana Pimpin RDG BI Tahan pada Agustus 2026 dibaca sebagai konfirmasi bahwa siklus kebijakan moneter Indonesia masih berada pada fase stabilisasi. Pelaku pasar di pasar uang dan pasar obligasi merespons keputusan ini dengan pergerakan yang relatif terbatas, mencerminkan bahwa ekspektasi sebelumnya telah terserap dengan baik oleh pelaku ekonomi.

Destry Damayanti: Kepemimpinan Perdana dalam RDG

Momen bersejarah terjadi ketika Destry Damayanti, yang menjabat sebagai Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia, untuk pertama kalinya memimpin jalannya RDG secara penuh. Peran ini menandai transisi kepemimpinan sementara di tubuh otoritas moneter dan menjadi ujian awal bagi kapasitasnya dalam mengelola kebijakan moneter nasional. Dalam penyampaian hasil rapat, Destry menegaskan bahwa keputusan mempertahankan BI Rate merupakan hasil pertimbangan komprehensif seluruh anggota dewan gubernur yang telah mempertimbangkan berbagai skenario risiko.

“Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 18 dan 19 Agustus 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate 5,75 persen,” ujar Destry Damayanti dalam konferensi pers daring hasil RDG BI Agustus 2026, Rabu (19/8).

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penanda bahwa Destry Perdana Pimpin RDG BI Tahan bukan sekadar perubahan prosedural di ruang rapat, melainkan refleksi dari keberlanjutan kebijakan moneter yang telah dirumuskan secara kolektif. Konsistensi arah kebijakan menjadi prioritas utama agar ekspektasi pasar tetap terkendali dan transmisi kebijakan ke sektor riil tidak terganggu oleh ketidakpastian kepemimpinan sementara.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang RDG BI Agustus 2026

Siapa yang memimpin RDG BI pada Agustus 2026? Destry Damayanti, Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia, memimpin RDG untuk pertama kalinya pada 18–19 Agustus 2026.

Berapa tingkat BI Rate setelah keputusan RDG Agustus 2026? BI Rate dipertahankan di level 5,75 persen tanpa perubahan dari periode sebelumnya.

Apakah suku bunga deposit dan lending facility ikut berubah? Tidak. Deposit facility tetap di 4,75 persen dan lending facility tetap di 6,5 persen.

Kapan dan bagaimana konferensi pers hasil RDG dilaksanakan? Konferensi pers virtual digelar pada Rabu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *