Skip to content
Yellow Desk
Agustus 28, 2026
Kumparanbisnis

Dirut BSI Ajak Generasi Muda Ambil Kendali Masa Depan Finansial

Linda Brown - kabarnusantaraku.com 4 mins read

Anggota generasi muda Indonesia kini memiliki kesempatan luar biasa untuk mengambil kendali atas masa depan finansial mereka. Dirut BSI Ajak Generasi Muda

Dirut BSI Ajak Generasi Muda Ambil Kendali Masa Depan Finansial

Generasi Muda Diminta Kuasai Masa Depan Finansial Sejak Dini

Kabarnusantaraku.com – Anggota generasi muda Indonesia kini memiliki kesempatan luar biasa untuk mengambil kendali atas masa depan finansial mereka. Dirut BSI Ajak Generasi Muda untuk tidak lagi menunggu kondisi ideal, melainkan mulai membangun fondasi keuangan sejak dini. Anggoro Eko Cahyo, Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk, menyampaikan pesan penting ini dalam acara Sharing Session Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Padjadjaran. Melalui perencanaan yang matang, pengelolaan waktu yang bijak, serta akumulasi aset, anak muda dapat menciptakan stabilitas keuangan yang kuat untuk jangka panjang.

Pesan ini disampaikan langsung oleh Anggoro saat menghadiri acara yang mengusung tema “Own Your Future: Small Choices Today, Bigger Possibilities Tomorrow”. Acara yang diselenggarakan oleh BSI ini dihadiri oleh kurang lebih sepuluh ribu mahasiswa baru dari berbagai fakultas. Kehadiran BSI dalam kegiatan tersebut mencerminkan komitmen perusahaan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia. Dengan pendekatan yang relevan bagi anak muda, BSI berharap dapat mengubah pola pikir generasi milenial dan Gen Z terhadap pengelolaan keuangan.

Waktu sebagai Modal Utama dalam Investasi

Menurut Anggoro, setiap individu diberikan kesempatan yang sama setiap harinya, yaitu dua puluh empat jam. Namun, kemampuan untuk memanfaatkan waktu tersebut menjadi berbeda-beda antara satu orang dengan orang lainnya. Banyak orang hanya menggunakan waktu tanpa mengubahnya menjadi investasi untuk masa depan yang lebih baik. Generasi muda sering kali terjebak dalam pola konsumsi tanpa menyadari potensi pertumbuhan aset yang bisa mereka raih.

Setiap manusia memiliki waktu yang sama. Yang membedakan adalah bagaimana kita menggunakan waktu tersebut untuk membangun masa depan. Jangan hanya menjadi pengguna masa depan, jadilah pemilik masa depan. Your Future Starts Now.

Anggoro menekankan bahwa generasi muda perlu mengubah perspektif mereka terhadap uang. Tidak cukup hanya mengetahui cara mendapatkan dan menghabiskan uang, tetapi juga harus memahami bagaimana mengalokasikan sebagian penghasilan untuk aset jangka panjang. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten sejak usia muda dapat memberikan dampak signifikan di masa depan. Disiplin dalam menabung dan berinvestasi adalah kunci utama kesuksesan finansial.

Emas sebagai Instrumen Perlindungan Kekayaan

Salah satu instrumen yang disarankan oleh Anggoro adalah emas. Ia memberikan contoh konkret mengenai perubahan nilai emas terhadap harga kendaraan. Dulu, sebuah mobil dengan harga sekitar Rp125 juta setara dengan kurang lebih dua ratus tiga puluh gram emas. Sementara itu, pada tahun 2025, mobil seharga Rp200 juta hanya membutuhkan sekitar tujuh puluh lima gram emas untuk setara nilainya.

Fenomena ini menunjukkan bahwa emas dapat menjadi alat yang efektif untuk menjaga nilai kekayaan dalam jangka panjang. Anggoro menyarankan agar anak muda tidak hanya fokus pada kepemilikan uang tunai, tetapi mulai berpikir tentang kepemilikan aset. Investasi tidak harus menunggu kondisi finansial yang mapan, melainkan bisa dimulai dari jumlah kecil yang dilakukan secara rutin. Dengan demikian, nilai pembelian emas akan semakin terjangkau bagi generasi muda.

Sebagai wujud dukungan terhadap generasi muda, BSI meluncurkan layanan Bank Emas melalui platform BYOND by BSI. Nasabah dapat membeli emas fisik secara digital mulai dari Rp50 ribu, melakukan jual beli dan transfer gramasi secara real-time selama dua puluh empat jam, serta mencetak kepemilikan emas fisik mulai dari dua gram. Layanan ini dirancang khusus untuk memudahkan anak muda dalam berinvestasi emas tanpa harus menyimpan emas fisik di rumah.

Literasi Keuangan Sejak Mahasiswa

Bagi Anggoro, emas bukan sekadar instrumen investasi, melainkan bagian integral dari perencanaan keuangan untuk berbagai tujuan hidup. Mulai dari dana pendidikan, cadangan darurat, hingga persiapan ibadah haji, emas dapat menjadi solusi yang fleksibel. Oleh karena itu, pemahaman keuangan harus ditanamkan sejak mahasiswa agar mereka tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu mengelola penghasilan dan membangun kekayaan sesuai prinsip syariah.

Small Choices Today, Bigger Possibilities Tomorrow. Mulai dari mengatur waktu, mengatur pengeluaran, menyisihkan uang, lalu mengubahnya menjadi aset. Masa depan tidak dibangun nanti ketika kita sudah sukses. Masa depan dibangun dari keputusan-keputusan kecil yang kita ambil hari ini.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Investasi Emas untuk Generasi Muda

Berapa minimal investasi emas di BYOND by BSI? Nasabah dapat mulai berinvestasi emas mulai dari Rp50 ribu melalui platform digital BSI.

Apakah emas cocok untuk mahasiswa? Ya, emas sangat cocok untuk mahasiswa karena nilainya stabil dan bisa dibeli dalam jumlah kecil secara rutin.

Bagaimana cara mencetak emas fisik dari investasi digital? Nasabah dapat mencetak emas fisik mulai dari dua gram melalui layanan BYOND by BSI kapan saja.

Mengapa emas dianggap sebagai instrumen perlindungan kekayaan? Nilai emas cenderung naik seiring waktu, sehingga mampu menjaga daya beli dari inflasi dan perubahan ekonomi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *