Skip to content
Yellow Desk
Agustus 30, 2026
Kumparanbisnis

Ekonomi Tertekan, Warga Argentina Barter Barang Demi Dapat Makanan

Mary Davis - kabarnusantaraku.com 3 mins read

Sejak 2023, perekonomian Argentina terjebak dalam tekanan berat yang terus memburuk seiring ketegangan politik menjelang pemilihan presiden. Satu bulan

Ekonomi Tertekan, Warga Argentina Barter Barang Demi Dapat Makanan

Argentina Kembali ke Era Barter: Warga Tukar Barang Demi Isi Piring

Kabarnusantaraku.com – Sejak 2023, perekonomian Argentina terjebak dalam tekanan berat yang terus memburuk seiring ketegangan politik menjelang pemilihan presiden. Satu bulan sebelum pilpres digelar, angka inflasi tahunan melonjak hingga 143 persen. Di tengah situasi itu, warga di Provinsi Buenos Aires kini kembali mengandalkan pertukaran barang tanpa uang sebagai jalan keluar untuk bertahan hidup.

Aktivitas Barter di Villa Astolfi

Menurut laporan Viory pada Senin (17/8), puluhan penduduk Villa Astolfi tampak saling menukar pakaian, perlengkapan rumah tangga, dan kebutuhan pokok tanpa melibatkan mata uang. Para peserta menjelaskan bahwa penghasilan mereka sudah tidak mampu menutupi biaya hidup harian, sehingga mereka mencari jalur alternatif untuk memperoleh pangan dan barang kebutuhan lainnya.

Bahan makanan pokok menjadi komoditas paling diminati dalam kegiatan tersebut. Pasta, saus tomat, minyak goreng, dan gula merupakan barang yang paling banyak dicari oleh para warga.

Awal Mula dan Dampak Sosial

Ana Barreto, pendiri klub barter ini, menjelaskan bahwa gagasan tersebut lahir dari pertemuan warga di Pilar, tempat ia menyaksikan banyak keluarga kesulitan mengakses pangan.

“Idenya adalah membentuk ruang komunitas untuk bertukar barang karena dari pertemuan warga yang kami adakan di Pilar, kami melihat kebutuhan masyarakat. Banyak orang membutuhkan suatu cara untuk mendapatkan makanan.”

Berdasarkan survei internal komunitasnya, Barreto mengungkapkan bahwa 77 persen keluarga yang diwawancarai menyatakan tidak mampu membeli daging, produk susu, buah, maupun sayuran akibat keterbatasan dana.

“Dan itu berarti pola makan yang buruk.”

Pensiunan yang Kembali ke Praktik Lama

Fenomena barter ini mengingatkan masyarakat pada gelombang serupa yang melanda Argentina saat krisis ekonomi 2001. Kini, kalangan pensiunan turut kembali mempraktukkannya. Yolanda, seorang pensiunan, menuturkan bahwa uang pensiunnya sudah tidak sanggup menutupi biaya hidup, termasuk tagihan listrik dan gas.

“Saya melakukan ini karena uang pensiun yang saya terima benar-benar tidak cukup untuk apa pun. Tagihan listrik saya melonjak, begitu juga gas, TV kabel, semuanya. Jadi kami mulai lagi seperti pada 2001, ketika kami biasa melakukan ini.”

Beberapa warga bahkan rela melepas pakaian dan barang pribadi mereka demi mendapatkan bahan pangan, yang disebut sebagai kebutuhan paling mendesak saat ini.

Konteks Politik dan Kebijakan Fiskal

Krisis ekonomi yang sudah berlangsung lama semakin diperparah oleh dinamika politik menjelang Pilpres. Sergio Massa, calon presiden sekaligus Menteri Keuangan petahana, menetapkan kebijakan kenaikan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) sebagai strategi kampanye untuk mendongkrak popularitas dan elektabilitasnya. Namun, langkah tersebut berdampak negatif pada penerimaan pajak negara. Setelah kebijakan itu berlaku, hanya tersisa 88.000 wajib pajak orang pribadi yang berkewajiban membayar Pajak Penghasilan (PPh), sehingga kas negara semakin terbebani di tengah kondisi krisis.

Tanda Pemulihan Ekonomi

Terlepas dari tekanan tersebut, data dari Institut Statistik dan Sensus Nasional Argentina (INDEC) menunjukkan geliat pemulihan. Produk domestik bruto (PDB) Argentina mencatat pertumbuhan 4,5 persen sepanjang 2025. Momentum positif itu berlanjut ke awal tahun berikutnya, albeit dengan laju yang lebih moderat: PDB tumbuh 2,3 persen secara tahunan pada kuartal I 2026, atau 0,7 persen secara seasonally adjusted dibandingkan kuartal IV 2025.

Di sisi harga, Argentina berhasil menekan laju kenaikan secara signifikan. Inflasi sepanjang 2025 tercatat sebesar 31,5 persen, dengan angka bulanan Desember 2025 hanya 2,8 persen.

Frequently Asked Questions

What is Ekonomi Tertekan Warga Argentina Barter Barang?

Ekonomi Tertekan Warga Argentina Barter Barang is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Ekonomi Tertekan Warga Argentina Barter Barang matter?

Ekonomi Tertekan Warga Argentina Barter Barang matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *