Skip to content
Yellow Desk
Agustus 28, 2026
Kumparanbisnis

Wamenkeu Minta Investor Tak Risau soal ETF Emas: Underlying Emasnya Ada

Daniel Lopez - kabarnusantaraku.com 2 mins read

Pasar modal Indonesia telah menyambut kehadiran produk Exchange-Traded Fund (ETF) emas secara resmi. Peluncuran ini berlangsung pada hari Senin, tanggal 10

Wamenkeu Minta Investor Tak Risau soal ETF Emas: Underlying Emasnya Ada

ETF Emas Resmi Meluncur di Bursa Efek Indonesia

Kabarnusantaraku.com – Pasar modal Indonesia telah menyambut kehadiran produk Exchange-Traded Fund (ETF) emas secara resmi. Peluncuran ini berlangsung pada hari Senin, tanggal 10 Agustus, menandai langkah penting dalam diversifikasi instrumen investasi nasional. Kehadiran ETF emas diharapkan dapat memperkuat ekosistem keuangan yang ada.

Tren Global dan Potensi Investasi

Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung, menyoroti bahwa minat terhadap ETF berbasis emas terus mengalami peningkatan di berbagai pasar modal dunia. Data menunjukkan bahwa pada tahun 2025, total aset yang dikelola oleh ETF emas global telah menyentuh angka USD 559 miliar. Selain itu, kepemilikan emas fisik yang mendukung produk ini mencapai 4.025 ton.

Sebagai bagian dari pengembangan pasar modal, Juda Agung menekankan pentingnya integrasi ETF emas ke dalam kerangka nasional. Dalam sambutannya di Gedung BEI, Jakarta, ia menyatakan:

“ETF emas harus menjadi bagian dari penguatan ekosistem emas nasional.”

Kredibilitas dan Kepercayaan Investor

Menurut Juda, produk keuangan ini memiliki karakteristik unik karena menggunakan emas fisik sebagai aset dasar. Kredibilitas ETF emas sangat ditentukan oleh keyakinan investor bahwa emas yang menjadi underlying benar-benar tersedia dan dikelola secara profesional. Ia menjelaskan:

“ETF emas adalah produk keuangan. Namun di balik produk tersebut terdapat underlying berupa emas. Emas real, karena itu investor harus percaya bahwa emasnya ada.”

Lebih lanjut, Juda Agung mengajak para investor untuk memiliki keyakinan penuh terhadap berbagai aspek pengelolaan ETF emas. Mulai dari sistem penyimpanan, proses valuasi, hingga tata kelola dan transaksi yang transparan menjadi faktor krusial.

Dukungan Regulasi dan Manajer Investasi

Peluncuran ETF emas juga merupakan hasil dari kajian panjang yang telah dilakukan selama satu dekade hingga 15 tahun. Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyebut hal ini sebagai realisasi cita-cita yang telah dirumuskan sejak lama. Selain itu, produk ini telah mendapatkan pengesahan prinsip syariah melalui fatwa dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).

Lima manajer investasi telah resmi menerbitkan ETF emas di Indonesia. Nama-nama tersebut meliputi Trimegah Asset Management, BRI Manajemen Investasi, Mandiri Manajemen Investasi, Syailendra Capital, dan Indo Premier Investment Management. Kehadiran mereka memberikan pilihan lebih luas bagi investor yang ingin berinvestasi melalui instrumen emas digital.

Frequently Asked Questions

What is Wamenkeu Minta Investor Tak Risau soal?

Wamenkeu Minta Investor Tak Risau soal is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Wamenkeu Minta Investor Tak Risau soal matter?

Wamenkeu Minta Investor Tak Risau soal matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *