Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Kumparanbisnis

Special Plan: Investor UEA hingga AS Antre Investasi di KEK, Sejumlah Kawasan Minta Perluasan

Sandra Davis - kabarnusantaraku.com 3 mins read

h Tinggi Special Plan - Dalam Special Plan yang tengah digalakkan, kebutuhan investor terhadap Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) terus meningkat, sehingga beberapa

Special Plan: Investor UEA hingga AS Antre Investasi di KEK, Sejumlah Kawasan Minta Perluasan

Permintaan Investasi di Kawasan Ekonomi Khusus Masih Tinggi

Special Plan – Dalam Special Plan yang tengah digalakkan, kebutuhan investor terhadap Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) terus meningkat, sehingga beberapa kawasan mengajukan usulan perluasan lahan. Hal ini didorong oleh kapasitas yang telah terpenuhi dan antusiasme tinggi dari pihak asing serta lokal. Menurut Susiwijono Moegiarso, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Special Plan mencerminkan kekuatan daya tarik KEK dalam menarik investasi besar.

Kebutuhan perluasan lahan KEK lebih terasa di bidang manufaktur, di mana banyak proyek baru berdatangan. Susiwijono menjelaskan bahwa penambahan area menjadi penting untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat. “Special Plan ini membantu pemerintah memperluas kapasitas KEK agar dapat melayani investasi yang semakin masif,” kata dia dalam wawancara dengan media di Kantor Kemenko Perekonomian, Jumat (3/7).

KEK Kendal dan Gresik Perlu Diperluas

Kawasan KEK Kendal, yang menampung sekitar 140 industri dari berbagai sektor seperti elektronik hingga industri baterai, mulai meminta tambahan area sebesar 1.000 hektare. Luas lahan yang sebelumnya 1.000 hektare kini mendekati batas maksimal, sehingga pihak pengelola menilai perluasan menjadi kebutuhan mendesak. Situasi serupa juga dialami KEK Gresik, yang usulan perluasannya dianggap wajar karena kepadatannya telah mencapai kapasitas.

Special Plan mendukung kebijakan ini dengan menyediakan skema khusus untuk pengembangan KEK. Dengan penambahan lahan, kawasan dapat menyerap investasi baru, terutama dari investor asing yang terus mengantre. Susiwijono menegaskan bahwa KEK tetap menjadi pilihan utama untuk menarik investasi, karena keunggulan infrastruktur dan fasilitas khusus yang ditawarkan.

KEK Galang Batang Fokus pada Smelter dan Industri Hilir

Kawasan KEK Galang Batang di Kepulauan Riau juga meminta perluasan hingga 2.700 hektare untuk melayani sektor smelter, industri hilir aluminium, serta fasilitas pemurnian. Susiwijono Moegiarso menilai bahwa lahan tambahan sangat penting, karena pertumbuhan industri ini dinilai akan terus meningkat. “Special Plan membantu KEK Galang Batang memperkuat daya saingnya dalam menghadapi tantangan global,” jelas Susiwijono.

Dengan penambahan lahan, KEK Galang Batang diharapkan dapat menjadi pusat utama industri berat di Indonesia. Selain itu, kawasan ini juga menjadi magnet bagi investor yang tertarik pada proyek infrastruktur jangka panjang. Susiwijono menyoroti bahwa KEK dengan strategi yang terencana, seperti Special Plan, bisa menjadi solusi efektif untuk menutupi kebutuhan lahan yang semakin tinggi.

KEK Data Center Sebagai Pilar Infrastruktur Digital

Salah satu sektor yang menjadi prioritas dalam Special Plan adalah pengembangan KEK berbasis data center. Pemerintah menilai sektor ini sangat strategis, terutama dalam mendukung kebutuhan infrastruktur digital dan kecerdasan buatan. Saat ini, Indonesia memiliki KEK Nongsa Digital Park di Batam, yang telah menarik lebih dari 10 perusahaan data center global.

Susiwijono Moegiarso menekankan bahwa Special Plan tidak hanya memperluas lahan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi pengembangan teknologi dan ekosistem bisnis digital. Kebutuhan lahan data center yang mencapai 600 megawatt di Indonesia saat ini membutuhkan perluasan besar, seperti yang diajukan DAMAC UEA. “Proyek DAMAC yang menargetkan kapasitas 1,2 hingga 1,3 gigawatt menunjukkan potensi pertumbuhan yang sangat signifikan dalam Special Plan ini,” tambah Susiwijono.

“Tidak diragukan lagi, setiap 1 megawatt data center memerlukan investasi ratusan juta USD. Jika 1,2 gigawatt atau 1,3 gigawatt, itu artinya investasi miliaran USD. Maka Special Plan harus mampu menampung proyek-proyek seperti ini,” ungkap Susiwijono.

Strategi Special Plan dan Dukungan Pemerintah

Dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi, pemerintah sedang menggencarkan Special Plan sebagai strategi jangka panjang. Dukungan ini mencakup kebijakan fiskal, pengurangan birokrasi, dan pengembangan infrastruktur untuk menarik investasi dari luar negeri. Susiwijono Moegiarso menyatakan bahwa Special Plan telah menjadi landasan penting dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi investasi global.

Salah satu proyek unggulan dalam Special Plan adalah investasi DAMAC UEA, yang mencapai skala miliaran dolar AS. Proyek ini menunjukkan bahwa KEK bukan hanya menjadi tempat beroperasi, tetapi juga menjadi simbol keberhasilan strategi pemerintah dalam membangun ekosistem investasi yang inklusif. Dengan Special Plan, pemerintah berharap bisa mengatasi tantangan kapasitas lahan serta menjaga daya tarik KEK di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *