Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Kumparannews

New Policy: Cerita Deka, Peserta Kostrad Run yang Hobi Lari Sejak SMP

Emily Davis - kabarnusantaraku.com 3 mins read

Cerita Deka, Peserta Kostrad Run yang Menyukai Lari Sejak SMP New Policy - Deka Darma, seorang pria berusia 25 tahun asal Bali, memulai kebiasaan berlari

New Policy: Cerita Deka, Peserta Kostrad Run yang Hobi Lari Sejak SMP

Cerita Deka, Peserta Kostrad Run yang Menyukai Lari Sejak SMP

New Policy – Deka Darma, seorang pria berusia 25 tahun asal Bali, memulai kebiasaan berlari sejak duduk di SMP. Seiring waktu, lari menjadi bagian dari kehidupannya yang tidak terpisahkan. Baru-baru ini, ia mengikuti nomor 10 kilometer Kostrad Run 2026, yang menjadi kesempatan pertama baginya untuk berlari di Jakarta. Sebagai peserta yang terus berkomitmen, Deka menilai bahwa New Policy dalam penyelenggaraan lomba ini memberikan dampak positif terhadap pengalaman dan kualitas acara. Ia menjelaskan bahwa New Policy yang diterapkan mengubah struktur pelatihan serta fasilitas, sehingga membuat persiapan dan partisipasi lebih menyenangkan.

Mengapa Lari Menjadi Kebiasaan Harian

Deka menyebutkan bahwa minatnya terhadap lari mulai terbentuk sejak kecil. “Kebiasaan ini saya bawa dari SMP, karena dari dulu suka,” ujarnya. Meski sekarang bekerja di Cikeas, Bogor, ia tetap menjaga rutinitas latihan setiap hari. New Policy dalam lomba-lomba kecil yang ia ikuti membantu mengatur pola hidup sehatnya. “Dengan New Policy, saya bisa mengatur jadwal latihan yang konsisten, bahkan saat bekerja di luar kota,” terang Deka. Ia menambahkan bahwa olahraga ini tidak hanya menjadi kegiatan fisik, tetapi juga media untuk menyeimbangkan tekanan pekerjaan.

Dekar biasanya menjalani latihan yang mencakup jarak 5 hingga 10 kilometer, serta sesi long run dan sprint. New Policy dalam Kostrad Run 2026 menuntut adanya perubahan strategi, terutama dalam menghadapi lintasan yang lebih beragam. “Sebelumnya, saya lebih mengandalkan latihan jalan kaki, tapi sekarang harus lebih fokus pada New Policy yang memberi petunjuk tentang medan dan waktu,” katanya. Dengan persiapan yang matang, ia merasa siap menghadapi tantangan baru di Jakarta.

Persiapan dan Tantangan dalam Lomba

Menurut Deka, salah satu tantangan utama di Kostrad Run 2026 adalah kondisi lintasan yang beragam. “Jalannya ada yang menanjak, ada yang turun, dan lurus. Tantangannya mungkin dari tanjakan,” katanya. New Policy dalam ajang ini dirancang untuk memastikan peserta mendapat pengalaman optimal. “Pengaturan waktu lomba dan titik makanan di setiap kilometer membantu saya menjaga energi,” tutur Deka. Ia memperkirakan medali dari nomor 10 kilometer ini akan menjadi ke-9 atau ke-10 dalam kategori tersebut, dengan total koleksi medalinya mencapai sekitar 20, sebagian besar diraih di Bali.

Di sisi lain, Deka juga menyebutkan bahwa New Policy menyebabkan perubahan dalam cara ia mempersiapkan diri. “Sebelumnya, saya lebih mengandalkan latihan jarak jauh seperti 21 atau 42 kilometer, tapi sekarang fokus pada konsistensi harian berdasarkan New Policy,” jelasnya. Dengan sistem latihan yang lebih terstruktur, ia merasa lebih nyaman dan percaya diri dalam menghadapi lomba di Jakarta. Selain itu, New Policy juga memungkinkan peserta menikmati suasana yang lebih ramah, seperti adanya relawan dan penyelenggaraan yang lebih terorganisir.

Fasilitas dan Pengalaman Berbeda

Di luar jalur lari, Deka menilai Kostrad Run menawarkan pengalaman unik. New Policy dalam acara ini memberikan peningkatan signifikan pada fasilitas yang disediakan. “Water station bagus, relawan banyak, dan cheering terus mengiringi pelari. Pengaturan lalu lintas juga terorganisir dengan baik, melibatkan TNI dan Polri,” pujinya. Ia menyebutkan bahwa fasilitas ini menjadikan Kostrad Run sebagai acara yang lebih menarik dibandingkan lomba-lomba serupa di Pulau Jawa.

Deka juga tertarik dengan pameran alutsista yang disajikan dalam event ini. “Alutsista yang ditampilkan sangat canggih, dan pameran dari TNI menarik,” katanya. New Policy dalam Kostrad Run 2026 tidak hanya memperbaiki aspek olahraga, tetapi juga menambah nilai edukasi dan kebanggaan nasional. Dengan adanya New Policy, peserta seperti Deka merasa terlibat dalam acara yang lebih lengkap dan bermakna.

Setelah menyelesaikan lomba pertamanya di Jakarta, Deka merencanakan untuk menikmati waktu sejenak di ibu kota sebelum kembali ke rutinitas kerja. Ia mengakui bahwa New Policy memberikan kejutan positif, baik dalam persiapan maupun pengalaman langsung. “Sebagai peserta yang sudah lama berlari, New Policy ini membuka pandangan baru tentang bagaimana olahraga bisa diintegrasikan dengan kehidupan sehari-hari,” ujarnya. Dengan kebijakan yang lebih modern, Deka berharap Kostrad Run terus berkembang dan menjadi referensi bagi event serupa di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *