Official Announcement: Mahasiswi Tel-U Keluar dari Semua Grup WA, Akun Medsos Tidak Aktif
Official Announcement – Mahasiswi Telkom University (Tel-U) Nadira Az-Zahra (21) hilang misterius, dengan kejadian berawal dari langkah-langkah keluar dari semua grup WhatsApp dan akun media sosialnya yang secara tiba-tiba tidak aktif. Informasi ini diumumkan oleh keluarga Nadira setelah korban dinyatakan tidak ditemukan sejak hari Selasa (30/6/2026). Kebiasaan Nadira sebelum hilang adalah rutin berkomunikasi melalui media sosial, tetapi kejanggalan mulai terjadi ketika ia pamitan ke orang tua dan kemudian mengirimkan pesan terakhir yang menunjukkan keberadaannya berubah.
Proses Pamitan dan Langkah Awal Hilangnya Nadira
Pada pagi hari Selasa, Nadira mengirimkan pesan pamitan kepada keluarga sebelum berangkat ke kampus di Bandung. Dua puluh menit kemudian, ia membalas bahwa sudah sampai di tempat tujuan, menurut laporan ibunya. Namun, sekitar pukul 12.30 WIB, keluarga menerima notifikasi bahwa Nadira telah meninggalkan seluruh grup WhatsApp yang pernah diikuti, baik dari keluarga maupun lingkaran sosialnya. Hal ini menimbulkan kecurigaan akan kejadian tak terduga yang terjadi sebelum ia menghilang.
“Sebelum ia menghilang, Nadira sudah keluar dari semua grup WA, termasuk akun medsosnya yang sebelumnya aktif. Ini memicu kekhawatiran keluarga dan teman-temannya,” kata Budhi Purwa, paman Nadira, saat diwawancarai pada hari Jumat (8/7/2026).
Kondisi Akun dan Tanda-Tanda Tidak Sengaja
Keluarga menemukan bahwa akun media sosial Nadira, termasuk Instagram, Facebook, dan TikTok, tidak terdeteksi. Selain itu, nomor ponselnya juga mati, sehingga tidak ada respons saat dihubungi. Tanda centang satu pada pesan WA menjadi bukti bahwa Nadira hanya mengirimkan pesan terakhir, lalu menghilang tanpa jejak. Fenomena ini memicu keraguan apakah kejadian tersebut merupakan keputusan sengaja atau akibat intervensi pihak lain.
“Kami tidak tahu apakah Nadira memutuskan sendiri untuk keluar dari semua grup atau ada yang membuang akunnya. Ini menjadi misteri yang belum terpecahkan,” ujar ibunya, yang kini menjadi bagian dari tim pencari fakta.
Kejadian ini juga menimbulkan perhatian publik. Beberapa teman Nadira mengatakan bahwa keberadaannya tiba-tiba berubah setelah ia pamitan. Dalam Official Announcement yang diunggah oleh keluarga, mereka meminta bantuan masyarakat untuk menyebarluaskan informasi dan berpartisipasi dalam pencarian. Selain itu, keluarga juga mengungkapkan bahwa Nadira dikenal sebagai siswa yang aktif dalam berbagai kegiatan kampus dan sosial, sehingga kehilangannya terasa sangat tidak wajar.
Peran Official Announcement dalam Penyelidikan
Sebagai bagian dari Official Announcement, keluarga Nadira telah mengirimkan laporan ke penyidik. Informasi tentang kejanggalan di akun medsos dan keluar dari semua grup WA menjadi dasar untuk penyelidikan lebih lanjut. Penyidik sedang memeriksa apakah ada pelaku yang terlibat dalam kehilangan Nadira, termasuk kemungkinan kejahatan digital atau abduksi.
“Official Announcement ini memberi petunjuk awal bahwa ada aktivitas tidak biasa yang terjadi sebelum Nadira menghilang. Kami sedang memverifikasi semua data dari akun medsosnya,” jelas polisi yang menangani kasus tersebut.
Keluarga juga mengungkapkan bahwa Nadira pernah mengirimkan pesan ke teman-temannya sebelum kehilangannya, menyatakan rasa takut dan kebingungan. Dalam Official Announcement, mereka berharap informasi ini dapat membantu masyarakat mengingat apakah ada seseorang yang melihat Nadira terakhir sebelum ia menghilang. Dengan penyebaran data lebih luas, polisi mengharapkan kemajuan dalam menemukan keberadaan korban.
Official Announcement yang disampaikan keluarga Nadira telah menarik perhatian banyak pihak, termasuk media massa dan organisasi penyelidik. Dalam beberapa hari terakhir, seluruh komunitas di Bandung dan sekitarnya turut terlibat dalam upaya mencari Nadira. Fenomena keluar dari semua grup WA dan akun medsos tidak aktif menjadi bukti bahwa kejadian ini tidak hanya mengguncang keluarga, tetapi juga masyarakat luas.
Sejauh ini, belum ada bukti yang menunjukkan Nadira hilang secara mendadak. Namun, kejanggalan dalam kegiatan digitalnya memberi indikasi bahwa sesuatu terjadi secara perlahan. Dalam Official Announcement, keluarga meminta bantuan siapa pun yang mengetahui keberadaan Nadira untuk segera memberi kabar, agar investigasi dapat mempercepat penemuan.
