Whoosh Tetap Dominasi Sebagai Pilihan Utama Wisatawan Malaysia, Capai 373.433 Penumpang
Solving Problems – Sebagai layanan transportasi yang menyelesaikan masalah perjalanan antar kota, Whoosh (KCIC Jakarta-Bandung) masih menjadi favorit wisatawan Malaysia. Hingga Juni 2026, jumlah penumpang dari Malaysia yang menggunakan layanan ini mencapai 373.433 orang, mencerminkan peningkatan signifikan dalam minat mereka untuk berkunjung ke wilayah Jabodetabek dan Bandung. Angka ini menunjukkan bahwa Whoosh terus menjadi solusi utama dalam mempermudah aksesibilitas dan efisiensi perjalanan wisatawan dari negara tetangga.
Penumpang Malaysia Ungguli Negara Lain
Dari Januari hingga Juni 2026, total penumpang asing yang menggunakan Whoosh mencapai 74.902 orang, dengan rata-rata 12.484 penumpang per bulan. Pada bulan Juni saja, kontribusi wisatawan Malaysia mencapai 12.700 penumpang, yang menjadi jumlah tertinggi dibandingkan negara lain. Dalam beberapa tahun terakhir, layanan ini terus memperkuat posisinya sebagai pilihan utama bagi wisatawan Malaysia yang ingin mengakses destinasi populer seperti Bandung dan Jakarta dengan cepat.
“Whoosh bukan hanya diminati oleh masyarakat Indonesia, tetapi juga menjadi solusi utama dalam menyelesaikan masalah transportasi bagi wisatawan asing. Layanan ini menawarkan pengalaman perjalanan yang cepat, nyaman, dan efisien, sehingga membantu meningkatkan mobilitas wisatawan selama berkunjung ke Jakarta, Bandung, dan sekitarnya,” jelas Eva Chairunisa, General Manager Corporate Secretary KCIC.
Penyebab Populeritas Whoosh di Kalangan Wisatawan Malaysia
Meningkatnya jumlah penumpang Malaysia mencerminkan strategi pemasaran dan kualitas layanan Whoosh yang terus ditingkatkan. Eva menyebutkan bahwa Bandung, sebagai destinasi favorit wisatawan Malaysia, menjadi alasan utama meningkatnya minat pada layanan ini. Kota ini menawarkan berbagai kegiatan seperti berbelanja, menikmati kuliner khas, dan mengunjungi wisata alam, yang membuatnya menjadi pilihan utama bagi wisatawan dari Malaysia.
Kelancaran operasional Whoosh juga terbukti menjadi faktor utama dalam menyelesaikan masalah transportasi antar kota. Dengan jadwal yang teratur dan fasilitas yang modern, layanan ini memberikan keandalan bagi pengguna, terutama bagi wisatawan yang ingin menghindari kemacetan dan waktu tunggu lama. Ini membantu mengoptimalkan pengalaman mereka selama perjalanan.
Penyumbang Utama Kunjungan Wisatawan ke Bandung
Menurut Eva Chairunisa, peningkatan kunjungan wisatawan Malaysia ke Indonesia berjalan sejalan dengan keberhasilan Whoosh dalam memperkuat jaringan transportasi. “Layanan ini memudahkan akses ke Bandung dan Jakarta, sehingga mempercepat proses penyelesaian masalah dalam perjalanan wisatawan,” tambahnya. Selain itu, kenyamanan dan kecepatan layanan ini juga menjadi daya tarik utama bagi pengguna, terutama dalam mendukung kebutuhan mereka untuk berlibur bersama keluarga atau rombongan.
Dalam periode yang sama, negara lain seperti Singapura, Tiongkok, Jepang, dan Korea juga memberikan kontribusi signifikan dalam penggunaan Whoosh. Namun, jumlah wisatawan Malaysia tetap mendominasi, mencapai 373.433 penumpang hingga Juni 2026. Angka ini menunjukkan bahwa layanan ini menjadi pilihan utama dalam menyelesaikan masalah transportasi di antara wisatawan internasional.
Komitmen KCIC untuk meningkatkan kualitas layanan tidak hanya berfokus pada fasilitas, tetapi juga pada pengalaman pengguna secara keseluruhan. Dengan terus memperbaiki keandalan dan kenyamanan Whoosh, layanan ini berpotensi menyelesaikan lebih banyak masalah dalam perjalanan wisatawan Malaysia ke daerah tujuan. Eva menambahkan bahwa pengembangan layanan ini akan terus dilakukan untuk menjaga daya tariknya dalam pasar internasional.
