Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Kumparannews

Key Strategy: Mendagri Minta Kepala Daerah Prioritaskan Penanganan Kusta untuk Perkuat SDM

Joseph Garcia - kabarnusantaraku.com 3 mins read

unci Strategi: Mendagri Dorong Penanganan Kusta untuk Perkuat SDM Key Strategy menjadi tema utama Konferensi Nasional Kusta 2026 yang digelar di Hotel Grand

Key Strategy: Mendagri Minta Kepala Daerah Prioritaskan Penanganan Kusta untuk Perkuat SDM

Kunci Strategi: Mendagri Dorong Penanganan Kusta untuk Perkuat SDM

Key Strategy menjadi tema utama Konferensi Nasional Kusta 2026 yang digelar di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, pada Jumat (10/7/2026). Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menggarisbawahi pentingnya penanganan kusta sebagai bagian dari strategi nasional dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Dalam acara tersebut, ia menekankan bahwa keberhasilan pemerintah daerah dalam mengatasi penyakit kusta akan menjadi dasar untuk membangun SDM yang lebih sehat dan produktif.

Perspektif Nasional dalam Penanganan Kusta

Kusta, yang disebut sebagai “penyakit luar biasa” dalam konteks kesehatan masyarakat, menimpa ribuan warga Indonesia setiap tahunnya. Data dari Konferensi Nasional Kusta 2026 menunjukkan bahwa Indonesia masih termasuk negara dengan jumlah kasus baru kusta yang tinggi. Tito Karnavian mengingatkan bahwa tantangan ini harus dijadikan momentum untuk mendorong penguatan kebijakan kesehatan yang berkelanjutan di tingkat daerah.

Dalam pidatonya, Mendagri meminta para kepala daerah tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus menyisihkan sumber daya dan perhatian untuk kegiatan penanganan kusta. Ia menegaskan bahwa penyakit ini bisa diatasi dengan pengobatan tepat, sehingga penegakan kebijakan harus menjadi poin kunci dalam strategi pembangunan daerah.

“Kita perlu menyadari bahwa kusta bukan lagi penyakit yang mustahil dihilangkan. Ini adalah Key Strategy dalam memperkuat SDM, karena dengan penanganan yang serius, kita bisa mencegah penyebaran penyakit ini dan mengurangi beban sosial-ekonomi masyarakat,” jelas Tito Karnavian.

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri juga mengungkapkan bahwa kinerja penanganan kusta akan menjadi salah satu indikator penting dalam evaluasi program penghargaan kepada pemerintah daerah. Hal ini diharapkan bisa mendorong kompetisi sehat antar daerah dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan secara keseluruhan.

Komitmen Daerah sebagai Pilar Utama

Kepala daerah, menurut Mendagri, memiliki peran krusial dalam mempercepat eliminasi kusta. Ia menekankan bahwa komitmen daerah harus terlihat dalam setiap tahapan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan program kesehatan. “Jika ada political will di tingkat pemerintah daerah, maka langkah-langkah ini bisa berjalan dengan efektif. Tapi jika tidak, maka semua akan kembali menjadi rutinitas,” tegas Tito Karnavian.

Ia juga menyoroti pentingnya pendekatan terpadu dalam penanganan kusta, termasuk kolaborasi antara pemerintah daerah, pusat, serta masyarakat. Dalam diskusi, beberapa gubernur menyampaikan rencana aksi konkret, seperti peningkatan jumlah tenaga kesehatan di daerah terpencil dan penguatan sistem pemantauan penyakit. Langkah-langkah ini, menurut Mendagri, akan menjadi bagian dari Key Strategy nasional untuk meningkatkan SDM.

Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno serta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga hadir untuk menegaskan bahwa penanganan kusta merupakan bagian dari visi pemerintah dalam menciptakan Indonesia yang sejahtera. “Kusta adalah cerminan dari kesehatan masyarakat, dan penanganannya harus menjadi prioritas dalam semua kebijakan pembangunan daerah,” tambah Budi Gunadi Sadikin.

Konferensi Nasional Kusta 2026 tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga memperkuat komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah. Sejumlah kepala daerah menandatangani komitmen peningkatan kinerja penanganan kusta, sebagai bentuk dukungan mereka terhadap Key Strategy yang diusung oleh Mendagri. Dengan langkah ini, harapan besar diarahkan untuk mencapai target eliminasi kusta dalam waktu dekat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *