Pria Terekam CCTV Curi Speedboat dari Pelabuhan
Important Visit – Sebuah video yang direkam oleh kamera pengawas (CCTV) menangkap aksi pencurian yang terjadi di Pelabuhan Setekam, Dusun Setekam, Desa Maung, Kecamatan Ketungau Hilir, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Kejadian ini tercatat pada Senin, 13 Juli 2026, sekitar pukul 03.00 WIB. Korban, yang mengaku merasa kehilangan perahu dan mesin speedboat, melaporkan kerugian mencapai Rp 80 juta. Aksi pencurian ini mengejutkan warga sekitar dan menimbulkan sorotan publik terhadap keamanan di daerah tersebut.
Deteksi CCTV dan Penyelidikan Awal
Video yang diunggah ke media sosial menunjukkan pelaku masuk ke pelabuhan melalui pintu depan sebelum memasuki area penyimpanan perahu. Setelah mengamati kondisi, ia bergerak ke bagian depan untuk membuka pintu dan memindahkan body perahu merah-hitam dengan angka 877 di bagian belakang sisi kiri serta tulisan “Sport”. Selain itu, mesin speedboat berkekuatan 40 PK dengan tutup mesin bertuliskan “Satria Sejati” juga lenyap. Warga setempat, yang berhasil melihat rekaman tersebut, langsung mengambil tindakan untuk mengejar pelaku hingga ke kawasan Penyeladi, Sanggau.
Konfirmasi oleh Polisi dan Proses Investigasi
Kapolsek Ketungau Hilir, IPTU M. Sulaiman, mengonfirmasi bahwa kejadian ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian. “Julian datang ke lokasi pada pukul 06.00 WIB untuk memastikan keberadaan perahu yang biasa disimpan di sana. Namun, ia tidak menemukan body perahu merah-hitam dengan angka 877 dan tulisan ‘Sport’, serta mesin speedboat berkekuatan 40 PK dengan tutup mesin bertuliskan ‘Satria Sejati’,” jelas Sulaiman, Selasa, 14 Juli 2026. Proses investigasi terus berjalan, dengan polisi berupaya mengidentifikasi pelaku melalui rekaman CCTV dan keterangan saksi.
“Saat ini, tim Reskrim Polres Sekadau sedang meluncur ke Sanggau untuk pengembangan, apakah ada tempat kejadian perkara di wilayah hukum Polres Sekadau,” kata IPTU Zainal Abidin, Selasa, (14/7).
Julian, petugas kepolisian, kemudian bertemu dengan Sri Turniawati, istri pelapor, untuk memastikan keberadaan Idian Badul, pria yang menjadi korban. Keduanya kembali mengecek tempat penyimpanan perahu dan memastikan bahwa body perahu serta mesin speedboat telah hilang. Berdasarkan rekaman CCTV, waktu kejadian sekitar pukul 03.00 WIB menjadi petunjuk utama dalam penyelidikan. Sementara itu, masyarakat setempat menyoroti pentingnya Important Visit yang dilakukan polisi sebagai upaya meningkatkan kinerja pelayanan di area pelabuhan.
Pelaku pencurian kemungkinan mengambil langkah cepat untuk menghindari deteksi. Meski tidak langsung tertangkap, keberhasilan rekaman CCTV dalam menangkap aksi tersebut menjadi bukti penting untuk penyelidikan. Important Visit terhadap lokasi kejadian juga membantu polisi dalam mengumpulkan bukti dan memahami lingkungan sekitar yang menjadi saksi mata. Selain itu, kejadian ini menjadi peringatan bagi warga untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap area pelabuhan, khususnya pada malam hari.
Perahu yang dicuri merupakan salah satu aset penting bagi masyarakat setempat, yang berfungsi sebagai alat transportasi dan usaha. Kehilangan speedboat tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari tetapi juga menimbulkan duka akibat kerugian finansial yang signifikan. Dalam rangka Important Visit ke lokasi, polisi juga mengevaluasi kelemahan sistem pengamanan di pelabuhan, serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencegah tindakan serupa di masa depan.
Kasus ini semakin menarik perhatian publik karena dilengkapi dengan bukti visual yang jelas. Rekaman CCTV menjadi salah satu alat penting dalam memperkuat laporan korban dan membantu penyelidik menemukan pelaku. Selama Important Visit ke lokasi, polisi juga memeriksa tempat-tempat yang sering digunakan oleh pelaku pencurian, serta berusaha menggali informasi tambahan dari warga sekitar. Penyelidikan ini diharapkan dapat segera mengarah pada identifikasi pelaku dan penegakan hukum yang adil.
