Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Kumparannews

Update KM Nurul Hilang di Selayar: Jumlah Penumpang 78 Orang – 27 Masih Dicari

Emily Davis - kabarnusantaraku.com 3 mins read

Update KM Nurul Hilang di Selayar: 78 Penumpang Dalam Pencarian KM Nurul Hilang di Selayar - Kapal KM Nurul Hilang di Selayar telah memicu respons cepat dari

Update KM Nurul Hilang di Selayar: Jumlah Penumpang 78 Orang – 27 Masih Dicari

Update KM Nurul Hilang di Selayar: 78 Penumpang Dalam Pencarian

KM Nurul Hilang di Selayar – Kapal KM Nurul Hilang di Selayar telah memicu respons cepat dari Basarnas Makassar. Berdasarkan laporan terbaru, jumlah korban kecelakaan laut ini diperbarui menjadi 78 penumpang, dengan 27 orang masih dalam pencarian intensif. Kepala Basarnas Makassar, Muhammad Arif, mengungkapkan bahwa data tersebut diupdate setelah verifikasi lebih lanjut bersama pihak keluarga korban dan instansi terkait. KM Nurul Hilang di Selayar menjadi perhatian utama masyarakat, terutama setelah kapal tersebut tercatat tenggelam di perairan barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Kondisi Terkini Pencarian KM Nurul

Seiring berjalannya operasi pencarian, Basarnas Makassar telah mengirimkan tim penyelamatan ke lokasi kejadian. Dalam tiga hari pertama, tim melakukan penyisiran terhadap area yang diduga menjadi titik keberadaan korban. Pada hari ketiga, operasi dibagi menjadi dua sektor, yakni Sector I dan Sector II. Sector II dioperasikan oleh KN SAR Kamajaya 104, sedangkan Sector I melibatkan KRI Marlin 877. Selain itu, tim udara Boeing B737-200 dari Lanud Sultan Hasanuddin turut mendukung upaya pencarian dengan melakukan pemantauan dan pengambilan gambar dari udara.

Arif menambahkan bahwa tiga korban yang hilang dilaporkan tidak ditemukan dalam dua hari pertama. Dengan adanya laporan baru, total korban meningkat dari 74 menjadi 78. “Data korban terus kami perbarui. Dari hasil verifikasi di lapangan, terdapat tiga orang yang dilaporkan hilang, sehingga jumlah total korban mencapai 78,” jelas Arif dalam pernyataannya, Jumat (17/7). Ia juga menekankan bahwa upaya pencarian masih terus berlanjut, dengan penambahan sumber daya dan teknologi untuk mempercepat proses.

Penyebab Kecelakaan dan Langkah Pencarian

Dalam upaya mengungkap penyebab kecelakaan KM Nurul Hilang di Selayar, tim Basarnas Makassar berkolaborasi dengan pihak kepolisian dan lembaga penyelamatan lainnya. Meski penyebab pasti belum diketahui secara pasti, ada indikasi kuat bahwa badai laut yang melanda daerah tersebut menjadi faktor utama. Kapal KM Nurul Hilang di Selayar berlayar dari Makassar ke Selayar, dengan rute yang biasanya ditempuh dalam kondisi cuaca stabil.

Tim SAR juga mengecek kondisi benda-benda yang mungkin terkait dengan kapal. Pada hari ketiga operasi, KN SAR Kamajaya sempat menemukan pelampung, tetapi tidak berhasil diangkat karena ombak yang kencang. Selain itu, tim juga menggunakan drone untuk memperluas area pencarian dan memastikan tidak ada korban yang terlewat. Arif menyebutkan bahwa proses pencarian masih terus berlangsung, dengan harapan semua korban dapat ditemukan dalam waktu dekat.

Basarnas Makassar mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan korban atau benda-benda yang mungkin terkait KM Nurul Hilang di Selayar untuk segera melaporkan ke Posko SAR terdekat. Seluruh upaya dilakukan demi memastikan keselamatan para penumpang dan mendapatkan kejelasan mengenai kecelakaan yang terjadi. Dengan dukungan dari berbagai instansi, proses pencarian diharapkan dapat menemukan semua korban dalam waktu 2-3 hari tambahan.

Kelompok korban yang masih dalam pencarian terdiri dari 27 orang. Data tersebut diperbarui setelah pihak keluarga korban melakukan verifikasi lebih lanjut. Dalam rangka mempercepat pencarian, Basarnas Makassar juga bekerja sama dengan nelayan setempat dan warga yang mengenal area sekitar. Arif menyampaikan bahwa pihaknya terus memantau kondisi cuaca dan arus laut untuk mengoptimalkan operasi pencarian.

KM Nurul Hilang di Selayar telah menjadi sorotan media dan masyarakat setempat. Sebagai salah satu kapal yang beroperasi di perairan Sulawesi Selatan, kapal ini sering digunakan untuk pengangkutan penumpang ke pulau-pulau kecil. Dengan hilangnya KM Nurul, banyak pihak memperkirakan bahwa kecelakaan tersebut berdampak besar terhadap aktivitas pelayaran lokal. Pihak berwenang sedang melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti tenggelamnya kapal tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *