Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Kumparannews

TPA Benowo Surabaya Terbakar – Api dan Kepulan Asap Membubung Tinggi

Susan Davis - kabarnusantaraku.com 3 mins read

API TPA Benowo Surabaya Membara, Asap Tebal Menghijaukan Langit TPA Benowo Surabaya Terbakar - Kebakaran besar terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA)

TPA Benowo Surabaya Terbakar – Api dan Kepulan Asap Membubung Tinggi

API TPA Benowo Surabaya Membara, Asap Tebal Menghijaukan Langit

TPA Benowo Surabaya Terbakar – Kebakaran besar terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Romokalisari, Kecamatan Benowo, Surabaya, pada Minggu (19/7) malam, menyebabkan api dan kepulan asap membubung tinggi hingga menghijaukan langit kota. Kebakaran ini menggemparkan warga sekitar karena lokasinya berdekatan dengan area strategis seperti Jalan Raya Jawar dan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). TPA Benowo Surabaya Terbakar adalah peristiwa yang memperhatikan karena dampaknya terhadap lingkungan dan aktivitas masyarakat sekitar. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya segera melakukan respons darurat untuk mengendalikan api sebelumnya membesar.

Penyebab Kebakaran Masih dalam Pencarian

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Surabaya, Laksita Rini, menjelaskan bahwa api pertama kali muncul sekitar pukul 19.00 WIB. Menurutnya, pemicu kebakaran belum diketahui secara pasti. “Tahu-tahu ada asap, kemudian anginnya besar, akhirnya keluar apinya. Mungkin penyebabnya karena sampah mengeluarkan gas metana, tapi kita masih menyelidiki,” katanya dalam wawancara dengan kumparan. Pihak berwenang memperkirakan bahwa kebakaran terjadi akibat kebocoran gas atau percikan api yang tak terdeteksi sejak awal.

Api dan Asap Memperbesar Risiko

Kebakaran di TPA Benowo Surabaya Terbakar berpotensi menyebarkan asap ke wilayah sekitar, termasuk kawasan industri dan permukiman. Dalam beberapa jam setelah kejadian, asap tebal yang menggumpal menyebabkan warga terpaksa menutup jendela dan menghindari area rawan. Selain itu, api juga membahayakan kesehatan masyarakat karena mengandung partikel berbahaya yang berdampak pada pernapasan. Petugas pemadam menyebutkan bahwa api mengancam tumpukan sampah yang bisa menjalar ke area lain jika tidak segera dikendalikan.

Upaya Pemadaman Membutuhkan Konsistensi

Dalam upaya mengatasi kebakaran, petugas DPKP Surabaya mengerahkan sejumlah alat berat untuk mempercepat proses pemadaman. “Kami masih menunggu alat berat selesai menurunkan sampah dari tumpukan, sambil memastikan area terbakar tidak mengembang,” tambah Laksita Rini. Proses ini membutuhkan waktu karena area TPA Benowo Surabaya Terbakar luas dan dihiasi dengan limbah organik serta plastik yang mudah terbakar. Sementara itu, masyarakat sekitar diimbau untuk tetap waspada dan mematuhi instruksi dari petugas darurat.

Dampak Lingkungan dan Kesehatan Warga

Api yang membara dan kepulan asap dari TPA Benowo Surabaya Terbakar tidak hanya mengganggu kenyamanan warga tetapi juga memperburuk kondisi lingkungan sekitar. Pencemaran udara yang terjadi selama kebakaran mengakibatkan penurunan kualitas udara di sejumlah titik strategis Surabaya. Selain itu, kepulan asap yang mengarah ke kawasan industri memicu kekhawatiran tentang risiko api merambat ke bangunan di sekitar. Pihak berwenang menyatakan bahwa langkah-langkah pencegahan seperti pengendalian gas metana dan inspeksi rutin akan ditingkatkan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Pencegahan dan Langkah Terkini

Saat ini, DPKP Surabaya sedang melakukan evaluasi menyeluruh terkait penyebab kebakaran di TPA Benowo Surabaya Terbakar. Mereka juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memperkuat sistem pengamanan di lingkungan TPA tersebut. “Kita akan meningkatkan frekuensi pemeriksaan dan memastikan tidak ada sumber api yang terlewat,” jelas Laksita Rini. Sejumlah langkah preventif, seperti penggunaan alat deteksi api dan pengendalian jumlah sampah yang ditumpuk, juga sedang dipertimbangkan untuk mengurangi risiko kebakaran di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *