Gadis Bandung yang Hilang Kenalan dengan Mantan Pacarnya di Tempat Terapi Bekam
Gadis Bandung yang Hilang Kenalan – Meila Nurpadilah, seorang gadis berusia 23 tahun yang berasal dari Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, dilaporkan menghilang setelah memulai kembali hubungan dengan mantan pacarnya di sebuah pusat terapi bekam. Ibu korban, Eulis Komariah (54), menjelaskan bahwa pertemuan antara putrinya dan pria itu terjadi saat mereka mengikuti proses rekrutmen pekerjaan di sebuah lembaga pengobatan tradisional yang berada di Jalan Raya Dayeuhkolot, Kota Bandung. Lokasi ini terkenal sebagai tempat pilihan bagi banyak warga Bandung untuk mengatasi stres atau masalah kesehatan melalui metode bekam. Menurut Eulis, Meila dan mantan pacarnya mulai berinteraksi saat keduanya ditempatkan di departemen berbeda dalam lembaga tersebut.
Kisah Meila dan Mantan Pacarnya di Tempat Terapi Bekam
Pertemuan yang dimulai dari lingkungan terapi bekam ini menarik perhatian keluarga Meila. Awalnya, kedua pihak hanya bertemu selama proses seleksi dan sesi wawancara, tetapi hubungan mereka mulai berkembang saat mereka menjalani tugas di tempat yang berbeda. Eulis mengungkapkan, Meila sempat tinggal di Bekasi setelah lulus seleksi, sementara mantan pacarnya bekerja di Depok. “Mereka sering berkomunikasi lewat pesan singkat dan panggilan telepon, hingga akhirnya menemukan waktu untuk bertemu kembali di luar jam kerja,” tambah Eulis. Komunikasi intensif tersebut menurut ibunya berujung pada hubungan asmara yang memanas.
“Saya tidak menyangka mereka bisa jadi dekat seperti itu. Mereka justru menghabiskan waktu bersama setelah menyelesaikan tugas masing-masing,” ujar Eulis saat ditemui di rumahnya, Senin (20/7). Selama beberapa bulan, Meila tinggal di Bekasi dan rutin mengunjungi tempat terapi bekam untuk menjalani program penurunan berat badan yang ia lakukan sejak lulus seleksi. Namun, keluarga mulai waspada setelah mendengar kabar bahwa Meila terus mengirim pesan ke mantan pacarnya meskipun jadwal kerjanya sudah dipisahkan.
Proses Rekrutmen dan Pemisahan Lokasi Kerja
Proses rekrutmen yang dimulai di pusat terapi bekam menjadi awal dari cerita ini. Meila dan mantan pacarnya bersamaan mengikuti seleksi kerja di lembaga yang menggabungkan pengobatan tradisional dan pelayanan kesehatan. Keduanya tercatat sebagai kandidat yang kompeten, namun ditugaskan ke lokasi yang berbeda. “Kami tidak tahu bahwa mereka akan jadi dekat. Karena di luar lokasi kerja, Meila dan pria itu bisa bersosialisasi bebas,” kata Eulis. Selama beberapa bulan, mereka tetap berkomunikasi secara intensif, bahkan terkadang mengirimkan pesan kecil di luar jam kerja.
“Saya mulai curiga setelah Meila menghabiskan banyak waktu di Bekasi. Kepada orang tuanya, dia hanya menyampaikan bahwa itu sebagai bagian dari pekerjaan,” lanjut Eulis. Meski telah memisahkan jadwal kerja, hubungan mereka terus berkembang. Keluarga mengungkapkan, Meila sempat mengatakan bahwa ia sedang memperbaiki diri setelah lulus seleksi, namun ibunya merasa ada kekhawatiran karena putrinya terus membangun ikatan dengan mantan pacarnya di luar lingkungan kerja.
Penyelidikan dan Upaya Mencari Meila
Kelompok keluarga Meila telah melaporkan kehilangan kenalan tersebut ke pihak kepolisian setelah putrinya menghilang secara tiba-tiba. Polisi sedang menyelidiki dugaan kehilangan kenalan ini, dengan fokus pada aktivitas Meila sebelum hilang. Eulis menyebutkan, pihak kepolisian telah mengumpulkan informasi tentang tempat terapi bekam, serta rekor komunikasi Meila dengan mantan pacarnya. “Kami menyerahkan seluruh proses penyelidikan kepada pihak berwajib, karena kami tidak tahu bagaimana cara mereka menghilang,” papar Eulis.
“Mungkin ia terlalu tertarik dengan mantan pacarnya, dan akhirnya mengambil keputusan sendiri,” tambah Eulis. Meski tidak ada bukti langsung, keluarga mempercayai bahwa hubungan Meila dan mantan pacarnya berubah menjadi lebih intens. Polisi juga menelusuri kemungkinan keduanya terlibat dalam kehilangan kenalan tersebut, terutama karena aktivitas mereka di tempat terapi bekam menjadi titik awal hubungan yang memanas.
Sejak hilangnya Meila, keluarga dan kerabat berusaha melakukan pencarian di berbagai tempat, termasuk lokasi tempat terapi bekam. Mereka juga menyebarkan informasi melalui media sosial untuk meminta bantuan masyarakat. Eulis menuturkan, setelah menyadari adanya hubungan kembali dengan mantan pacarnya, keluarga mulai merasa khawatir. “Kami ingin Meila kembali, tetapi kami tidak tahu apa yang terjadi. Selama ini ia selalu baik-baik saja, tapi tiba-tiba ia menghilang,” keluh Eulis.
