PGN Pertahankan Penutupan Suplai Gas di Grand Polonia Medan
Kabarnusantaraku.com – PT Perusahaan Gas Negara (PGN) memutuskan untuk tetap menutup aliran gas kepada para penghuni di kawasan perumahan Grand Polonia, Kota Medan. Langkah ini akan berlangsung hingga hari Kamis, tanggal 23 Juli. Keputusan tersebut diambil setelah sebelumnya terjadi peristiwa ledakan yang diduga kuat disebabkan oleh kebocoran pada pipa gas yang tertanam di area tersebut.
Alasan Keselamatan Selama Proses Investigasi
Andi Sangga, yang menjabat sebagai General Manager Regional I PGN, menjelaskan bahwa penutupan sementara ini merupakan langkah preventif demi menjaga keselamatan seluruh penghuni. Selama masa investigasi berlangsung, suplai gas tidak akan dialirkan secara normal.
“Prinsipnya kita melakukan reka ulang sebagaimana dilakukan pengaliran gas gitu ya. Tapi kan ini alasan keselamatan kita masih menutup aliran untuk di perumahan Polonia ini,” kata Andi saat ditemui di lokasi.
Metode Deteksi Kebocoran dengan CNG
Tim PGN bersama aparat kepolisian kini tengah melakukan penelusuran intensif untuk menemukan titik pasti kebocoran pipa. Mereka menerapkan beberapa skema pencarian, salah satunya menggunakan gas CNG dalam bentuk tabung. Metode ini memungkinkan tim untuk langsung melakukan injeksi gas ke dalam rumah-rumah sebagai simulasi proses pengaliran.
“Jadi kita datangkan CNG gitu ya. CNG dalam bentuk tabung supaya kita bisa langsung melakukan injeksi ke rumah gitu. Jadi karena untuk tadi sesuai arahan dari kepolisian kita ingin mencari titik kebocorannya. Jadi kita mensimulasi prosesnya sebagaimana kalau ini gas itu sedang mengalir gitu,” jelas Andi.
Riwayat Kejadian Ledakan
Peristiwa ledakan pertama kali terjadi pada hari Senin, 20 Juli, sekitar pukul 15.30 WIB. Dugaan sementara menyebutkan bahwa pemicu utamanya adalah kebocoran pipa gas yang berada di bawah permukaan tanah perumahan. Tragisnya, kejadian tersebut menewaskan tiga orang dari total tujuh korban yang terlibat. Hingga saat ini, seluruh korban telah berhasil dievakuasi ke tempat yang aman.
