Skip to content
Yellow Desk
Agustus 6, 2026
Kumparannews

Gibran Tinjau Hasil Revitalisasi SDN 7 Jangka Aceh, Tegur Kadisdik soal Buku

Susan Davis - kabarnusantaraku.com 3 mins read

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali melakukan kunjungan kerja ke wilayah Aceh untuk memastikan program pemulihan pasca-bencana berjalan optimal

Gibran Tinjau Hasil Revitalisasi SDN 7 Jangka Aceh, Tegur Kadisdik soal Buku

Gibran Tinjau Hasil Revitalisasi SDN 7 Jangka Aceh

Kabarnusantaraku.com – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali melakukan kunjungan kerja ke wilayah Aceh untuk memastikan program pemulihan pasca-bencana berjalan optimal. Dalam kunjungan ini, Gibran Tinjau Hasil Revitalisasi SDN 7 Jangka sebagai salah satu prioritas utama. Kunjungan tersebut berlangsung pada Kamis (6/8/2025) di Kabupaten Bireuen, yang merupakan salah satu wilayah terdampak bencana di Aceh. Kehadiran Gibran disambut antusias oleh warga setempat yang berharap pembangunan infrastruktur dan fasilitas pendidikan dapat segera rampung.

Kunjungan ke Lokasi Jembatan dan Sekolah

Sebelum meninjau SDN 7 Jangka, Gibran terlebih dahulu memeriksa progres pembangunan Jembatan Krueng Tingkeu yang sedang dalam tahap revitalisasi. Jembatan ini merupakan akses vital bagi masyarakat Bireuen untuk beraktivitas sehari-hari. Selama berada di lokasi, Gibran berdialog langsung dengan warga yang datang menyampaikan keluh kesah. Beberapa warga mengungkapkan bahwa barang-barang mereka tidak terselamatkan akibat bencana yang melanda wilayah tersebut. Menanggapi hal tersebut, Gibran meyakinkan seluruh warga bahwa bantuan akan segera diberikan sesuai dengan prioritas yang ada.

Setelah menyelesaikan inspeksi di lokasi jembatan, Gibran melanjutkan perjalanannya ke SDN 7 Jangka untuk memeriksa hasil revitalisasi bangunan sekolah. Dalam kunjungan ini, Gibran Tinjau Hasil Revitalisasi SDN 7 didampingi oleh Mariana sebagai Kepala Sekolah serta Muslim yang menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bireuen. Keduanya berjalan bersama Gibran saat ia memeriksa setiap ruang kelas satu per satu dengan cermat.

Teguran Soal Ketersediaan Buku Pelajaran

Saat berada di dalam salah satu kelas, Gibran menyapa seorang guru yang sedang mengajar. Ia kemudian menanyakan keberadaan buku pelajaran bagi para murid yang tampak tidak memiliki buku. “Ini bukunya mana?” tanya Gibran dengan nada penasaran. Guru tersebut menjawab bahwa satu buku digunakan bersama oleh tiga anak. “Ini satu buku untuk 3 anak Pak,” jelas sang guru dengan sedikit kecewa.

Mengetahui kondisi tersebut, Gibran langsung menegur Muslim. Ia menegaskan bahwa situasi ini tidak boleh berlangsung lama dan meminta koordinasi lebih baik dengan pemerintah pusat. “Enggak boleh ini. Koordinasi dengan pemerintah pusat ya. Barangnya ada kok,” tegas Gibran. Teguran ini menunjukkan perhatian serius Gibran terhadap kualitas pendidikan di daerah terdampak bencana.

Selesai meninjau seluruh area sekolah, Gibran terlihat menyapa warga yang hadir menyambutnya. Beberapa pemuda juga mendekat dan mengajak Gibran untuk berfoto bersama. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat memastikan pemulihan pasca-bencana di Aceh berjalan sesuai rencana. [Baca juga: Progres Revitalisasi Infrastruktur Aceh](https://kumparan.com/kumparannews)

Dampak Positif bagi Masyarakat Lokal

Kunjungan Gibran ke SDN 7 Jangka tidak hanya sekadar formalitas, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat lokal. Warga merasa lebih optimis bahwa pembangunan infrastruktur dan fasilitas pendidikan akan segera rampung. Selain itu, kehadiran Gibran juga menjadi motivasi bagi para guru dan siswa untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran. [Informasi lebih lanjut: Program Bantuan Pendidikan Aceh](https://kumparan.com/kumparannews)

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kunjungan Gibran

1. Kapan Gibran melakukan kunjungan ke SDN 7 Jangka? Gibran melakukan kunjungan ke SDN 7 Jangka pada Kamis (6/8/2025) di Kabupaten Bireuen, Aceh.

2. Apa yang menjadi fokus utama kunjungan Gibran? Fokus utama kunjungan Gibran adalah meninjau hasil revitalisasi SDN 7 Jangka dan memastikan ketersediaan buku pelajaran bagi siswa.

3. Siapa saja yang mendampingi Gibran selama kunjungan? Gibran didampingi oleh Mariana sebagai Kepala Sekolah SDN 7 Jangka serta Muslim sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bireuen.

4. Apa teguran yang diberikan Gibran kepada Kadisdik? Gibran menegur Kadisdik Muslim agar melakukan koordinasi lebih baik dengan pemerintah pusat terkait ketersediaan buku pelajaran bagi siswa.

5. Apakah kunjungan Gibran terkait dengan program pemulihan pasca-bencana? Ya, kunjungan Gibran merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat memastikan pemulihan pasca-bencana di Aceh berjalan sesuai rencana, termasuk perbaikan infrastruktur dan fasilitas pendidikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *