Skip to content
Yellow Desk
Agustus 8, 2026
Kumparanbisnis

Luhut: Dulu Hilirisasi Nikel Dicibir, Sekarang Banyak yang Antre Ketemu Bahlil

Mary Davis - kabarnusantaraku.com 4 mins read

Luhut Binsar Pandjaitan, Ketua Dewan Ekonomi Nasional, kembali menyoroti transformasi luar biasa dalam kebijakan hilirisasi nikel Indonesia. Program yang

Luhut: Dulu Hilirisasi Nikel Dicibir, Sekarang Banyak yang Antre Ketemu Bahlil

Luhut Ungkap Hilirisasi Nikel: Dari Dicibir Jadi Banyak yang Antre

Kabarnusantaraku.com – Luhut Binsar Pandjaitan, Ketua Dewan Ekonomi Nasional, kembali menyoroti transformasi luar biasa dalam kebijakan hilirisasi nikel Indonesia. Program yang awalnya mendapat banyak cemoohan dan kritik keras dari berbagai pihak, kini telah berubah total. Para pengkritik yang dulunya skeptis, sekarang justru mengantre untuk berjumpa dengan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, demi peluang investasi.

Perubahan sikap ini menjadi bukti nyata bahwa kebijakan jangka panjang yang diambil pemerintah Indonesia berhasil membawa dampak positif bagi perekonomian nasional. Luhut menekankan bahwa konsistensi dalam menjalankan kebijakan adalah kunci keberhasilan hilirisasi nikel yang kini diakui dunia internasional.

Sejarah Panjang dan Tantangan Hilirisasi Nikel

Larangan ekspor nikel secara menyeluruh mulai berlaku sejak 1 Januari 2020 berdasarkan Undang-Undang Minerba. Implementasi kebijakan ini tidak berjalan mulus karena menghadapi sejumlah tantangan besar, termasuk sengketa internasional yang dibawa ke World Trade Organization (WTO).

Saya masih ingat masa-masa awal larangan ekspor bijih nikel. Kami dicibir, kami ditekan dari berbagai arah, kami digugat sampai ke WTO, dan banyak yang bilang Indonesia tidak akan sanggup. Ada yang mentertawakan,

Ungkap Luhut saat menghadiri Peluncuran dan Bedah Buku ’10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia’ di Djakarta Theatre pada Jumat (7/8). Pernyataan ini menunjukkan betapa beratnya perjuangan yang dilakukan tim ekonomi Indonesia saat itu.

Kebijakan strategis ini digulirkan saat pemerintahan Presiden ke-7, Joko Widodo. Pada periode tersebut, Luhut menduduki posisi Menko Maritim dan Investasi, sementara Bahlil menjabat sebagai Menteri Investasi sekaligus Kepala BKPM. Kolaborasi kedua tokoh ini menjadi fondasi kuat bagi keberhasilan hilirisasi nikel Indonesia.

Perubahan Sikap dan Pengakuan Global

Meskipun sempat mendapat kritik keras dari berbagai pihak, Luhut menyatakan bahwa hilirisasi nikel kini mulai diterima luas oleh investor domestik maupun asing. Banyak pihak yang sebelumnya meremehkan, sekarang ingin berinvestasi dan bertemu langsung dengan Bahlil untuk mendapatkan kesempatan terbaik.

Sekarang, saya kira Pak Bahlil tegak berdiri mengatakan ‘Kami Bisa’. Sebagian yang dulu mentertawakan itu justru sekarang antre minta bertemu dengan Pak Bahlil, mau ikut investasi. Saya tidak sebut nama, nanti acara bedah buku ini berubah jadi bedah yang lain,

Tambah Luhut dengan senyum. Pernyataan ini menunjukkan kepercayaan diri pemerintah Indonesia dalam menjalankan kebijakan ekonomi yang telah terbukti berhasil.

Pertumbuhan Ekonomi Regional yang Signifikan

Keberhasilan program hilirisasi nikel terlihat jelas dari nilai ekspor komoditas yang meningkat signifikan akibat kenaikan nilai tambah dari proses hilirisasi. Indonesia juga mulai mendapatkan pengakuan di pasar global sebagai produsen nikel yang kompetitif.

Morowali dan Halmahera Tengah, wilayah yang dulunya hampir tidak tercatat dalam peta ekonomi nasional, kini mengalami pertumbuhan dua digit dan menjadi bagian integral dari rantai pasok industri dunia, menurut Luhut. Transformasi ini tidak hanya membawa manfaat ekonomi, tetapi juga menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

Kritik Konstruktif dan Harapan ke Depan

Luhut juga menyoroti bahwa banyak pengusaha lokal yang hanya menjadi penonton di tanah sendiri. Ia memberikan apresiasi khusus kepada Bahlil atas kebijakan nikel yang diambilnya, termasuk pengakuan terbuka terhadap persoalan lingkungan dan keselamatan kerja yang sempat merenggut nyawa.

Mengkritik orang lain itu gampang, mengkritik pekerjaan sendiri di buku yang dicetak atas nama sendiri, itu yang jarang terjadi,

Jelas Luhut. Ke depan, Luhut berharap seluruh pengusaha nasional dan daerah mampu naik kelas dalam rantai nilai hilirisasi. Ia juga mendorong generasi muda Indonesia untuk menguasai teknologi, standar lingkungan, serta keselamatan yang tidak bisa ditawar karena tuntutan pasar global semakin tinggi terhadap pasokan yang bersih.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Hilirisasi Nikel

Apa itu hilirisasi nikel? Hilirisasi nikel adalah proses pengolahan bijih nikel mentah menjadi produk bernilai tambah lebih tinggi seperti nikel matte, feronikel, dan stainless steel sebelum diekspor.

Kapan larangan ekspor nikel mulai berlaku? Larangan ekspor nikel secara menyeluruh mulai berlaku sejak 1 Januari 2020 berdasarkan UU Minerba yang dikeluarkan pemerintah Indonesia.

Siapa tokoh kunci di balik kebijakan hilirisasi nikel? Tokoh kunci yang berperan adalah Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Menko Maritim dan Investasi, serta Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Investasi dan Kepala BKPM.

Bagaimana dampak hilirisasi nikel terhadap ekonomi regional? Wilayah seperti Morowali dan Halmahera Tengah mengalami pertumbuhan ekonomi dua digit dan menjadi pusat industri nikel yang terintegrasi dalam rantai pasok global.

Apakah Indonesia menghadapi tantangan internasional terkait kebijakan nikel? Ya, Indonesia menghadapi sengketa internasional yang dibawa ke World Trade Organization (WTO), namun kebijakan ini tetap dipertahankan demi kepentingan nasional jangka panjang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *