Skip to content
Yellow Desk
Agustus 28, 2026
Kumparannews

Masih ada Kerumunan di Jalur Tanah Abang-Palmerah, KRL Belum Bisa Melintas

Robert Hernandez - kabarnusantaraku.com 2 mins read

Perjalanan Commuter Line pada rute Tanah Abang bolak-balik terpaksa ditahan sejak pukul 04:50 WIB. Penyebabnya, sekelompok orang masih berkumpul di area jalur

Masih ada Kerumunan di Jalur Tanah Abang-Palmerah, KRL Belum Bisa Melintas

KRL Terhenti di Segmen Palmerah–Tanah Abang Akibat Massa Berkerumun di Sekitar Rel

Kabarnusantaraku.com – Perjalanan Commuter Line pada rute Tanah Abang bolak-balik terpaksa ditahan sejak pukul 04:50 WIB. Penyebabnya, sekelompok orang masih berkumpul di area jalur kereta yang menghubungkan Stasiun Palmerah dengan Stasiun Tanah Abang, sehingga lintasan belum dinyatakan aman untuk dilalui.

“Demi keselamatan dan keamanan pengguna Commuter Line, pada pukul 04:50 WIB perjalanan Commuter Line tujuan Tanah Abang PP masih menunggu aman untuk dapat diberangkatkan sehubungan dengan adanya kerumunan orang di sekitar jalur Palmerah-Tanah Abang dan masih berpotensi mengalami keterlambatan serta penyesuaian pola operasi sesuai kondisi di lintas.”

Pernyataan tersebut disampaikan oleh KAI Commuter Line melalui akun resmi X mereka, @CommuterLine, pada Jumat (28/2). Sebagai langkah antisipatif, operator kereta langsung mengubah pola operasi sejumlah rangkaian yang semula dijadwalkan berangkat dari arah Parungpanjang.

Penyesuaian Rute Sementara

Berikut daftar perubahan yang diberlakukan:

KA 1613D (Parungpanjang–Tanah Abang) hanya beroperasi hingga Stasiun Palmerah, lalu kembali sebagai KA 1614D (Palmerah–Rangkasbitung). KA 1615D (Serpong–Tanah Abang) mendapat perlakuan serupa: perjalanan dipangkas sampai Palmerah dan dilanjutkan balik sebagai KA 1616D (Palmerah–Rangkasbitung).

KA 1617 (Parung Panjang–Tanah Abang) juga dihentikan sementara di Palmerah sebelum berbalik menjadi KA 1618D (Palmerah–Rangkasbitung). Sementara itu, KA 1619D (Parung Panjang–Tanah Abang) mengalami pemotongan rute yang sama dan kembali sebagai KA 1620D (Palmerah–Rangkasbitung).

Latar Belakang Kerumunan

Kehadiran massa di kawasan itu bukan tanpa insiden. Beberapa kali terjadi kericuhan antara warga dan aparat kepolisian. Titik benturan terpusat di bawah kolong flyover Slipi, tepatnya pada koridor yang menghubungkan arah Pejompongan menuju Stasiun Palmerah.

Berdasarkan kronologi yang tercatat, gelombang ricuh pertama kali muncul pada Kamis (27/8) malam, tepat setelah kegiatan penyampaian aspirasi di Gedung DPR berakhir. Sejak saat itu, situasi di sekitar jalur rel belum sepenuhnya terkendali hingga pagi harinya.

Frequently Asked Questions

What is Masih ada Kerumunan di Jalur Tanah?

Masih ada Kerumunan di Jalur Tanah is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Masih ada Kerumunan di Jalur Tanah matter?

Masih ada Kerumunan di Jalur Tanah matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *