Skip to content
Yellow Desk
Agustus 29, 2026
Kumparannews

Andre Rosiade: Presiden Siapkan Rp 220 M, Bangun Kembali Batu Busuk Pascabencana

Christopher Wilson - kabarnusantaraku.com 3 mins read

Pemerintah pusat mengalokasikan dana sebesar Rp220 miliar guna menangani secara permanen kawasan hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Kuranji, khususnya di wilayah

Andre Rosiade: Presiden Siapkan Rp 220 M, Bangun Kembali Batu Busuk Pascabencana

Anggaran Rp220 Miliar Ditetapkan untuk Rehabilitasi Permanen Batu Busuk

Kabarnusantaraku.com – Pemerintah pusat mengalokasikan dana sebesar Rp220 miliar guna menangani secara permanen kawasan hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Kuranji, khususnya di wilayah Batu Busuk, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Keputusan ini merupakan wujud komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam mempercepat pemulihan infrastruktur pengendali bencana di Sumatera Barat setelah peristiwa galodo besar pada November 2025.

Kepastian alokasi anggaran tersebut diumumkan langsung oleh Andre Rosiade, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, ketika melakukan peninjauan lapangan pada Jumat (21/8/2026). Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang Reski Wahyudi, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar Elsa Putra Friandi, serta Kepala Balai Cipta Karya Sumbar Maria Doeini Isa.

Jadwal Pelaksanaan: Lelang Oktober, Konstruksi November

Andre menjelaskan bahwa proses pengadaan untuk proyek Batu Busuk sedang berjalan dan pemenang lelang dijadwalkan ditetapkan pada Oktober 2026. Pekerjaan konstruksi sendiri ditargetkan dimulai pada November 2026.

“Untuk Batu Busuk Rp 220 miliar. Proses lelang sekarang berjalan. Oktober sudah ada pemenang lelang, dan November mulai kerja.”

Pernyataan itu disampaikan Andre saat berdialog dengan warga setempat, didampingi Ketua Fraksi Gerindra DPRD Padang Wahyu Hidayat dan Ketua Komisi II DPRD Padang Rachmad Wijaya. Ia menegaskan bahwa proyek ini bukan sekadar perbaikan dampak bencana, melainkan bagian dari strategi penanganan menyeluruh di kawasan hulu DAS Kuranji.

Perbandingan Kecepatan Tanggap: 11 Bulan versus Lima Tahun

Andre menyoroti perbedaan mencolok dalam kecepatan respons pemerintah antara dua peristiwa bencana besar di Sumbar. Bencana galodo tahun 2012 baru memperoleh penanganan permanen pada 2017, artinya sekitar lima tahun setelah kejadian. Sebaliknya, bencana November 2025 yang skalanya disebut sekitar lima kali lebih besar dari peristiwa 2012, telah disiapkan penanganan permanennya pada 2026 — hanya sekitar 11 bulan setelah bencana terjadi.

“Bencana November 2025 lima kali lebih besar dibandingkan 2012. Butuh penanganan permanennya Oktober 2026. Dalam 11 bulan sudah bisa dilakukan penanganan permanen.”

Ia menambahkan bahwa pekerjaan di Batu Busuk akan berjalan paralel dengan proyek di Gunung Nago, yang juga terletak dalam satu kawasan DAS Kuranji.

“Jadi bukan hanya Gunung Nago yang diselesaikan November 2026. Di Kuranji ini, di hulunya, Batu Busuk juga akan diselesaikan. Pemerintah Presiden Prabowo tidak tidur.”

Skala Anggaran Nasional: Rp19 Triliun untuk Sumbar

Dana Rp220 miliar untuk Batu Busuk dan Rp175 miliar untuk Gunung Nago merupakan sebagian dari dukungan besar pemerintah pusat. Secara keseluruhan, Presiden Prabowo menyiapkan sekitar Rp19 triliun untuk rehabilitasi dan rekonstruksi Sumatera Barat, yang akan dicairkan secara bertahap.

“Ini sengaja kita datang hari ini untuk menjelaskan, inilah komitmen Presiden Prabowo.”

Pendekatan Komprehensif: Infrastruktur dan Pemulihan Lingkungan

Dalam interaksi dengan masyarakat, sejumlah warga menyampaikan kecemasan mereka karena hujan deras selama beberapa jam saja masih menimbulkan kekhawatiran. Mereka meminta agar titik-titik paling rawan diprioritaskan dalam penanganan.

Andre merespons dengan menjelaskan bahwa cakupan pekerjaan di Batu Busuk jauh melampaui pembangunan check dam atau normalisasi sungai semata. Proyek ini mencakup pengerukan, penguatan tebing di sisi kiri dan kanan, serta penanganan sungai secara menyeluruh untuk menekan risiko banjir dan galodo susulan.

“Anggaran ini bukan hanya untuk membangun check dam, bukan hanya membangun sungai. Ada normalisasi, ada pengerukan, ada penguatan tebing kiri-kanan.”

Di samping infrastruktur, Andre menekankan pentingnya pemulihan lingkungan di kawasan hulu. Ia telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Padang untuk melaksanakan penanaman kembali pohon di area yang gundul akibat pembalangan liar. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan Kepala BP BUMN dan CEO Danantara Muliaman Hadad guna menyiapkan anggaran Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN yang akan mendukung program penghijauan tersebut.

“Saya sudah siapkan anggaran untuk menanam pohon di atas, di hulu. Yang botak-botak akibat pembalakan liar kita tanami kembali. Jadi pekerjaannya komprehensif dan menyeluruh.”

Batu Busuk Masuk 25 Titik Prioritas Nasional

Kepala BWS Sumatera V Padang, Reski Wahyudi, mengonfirmasi bahwa Batu Busuk tercatat dalam daftar 25 titik penanganan permanen pascabencana di Sumatera Barat. Seluruh titik tersebut dikerjakan secara serentak demi mempercepat pemulihan kawasan-kawasan yang mengalami kerusakan akibat bencana.

Frequently Asked Questions

What is Andre Rosiade?

Andre Rosiade is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Andre Rosiade matter?

Andre Rosiade matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *