Skip to content
Yellow Desk
Agustus 29, 2026
Kumparannews

Gempa 7,7 Magnitudo Guncang Nagekeo NTT, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Christopher Wilson - kabarnusantaraku.com 2 mins read

Sebuah gempa bumi berkekuatan 7,7 skala Richter tercatat mengguncang kawasan Nagekeo, Nusa Tenggara Timur pada hari Sabtu tanggal 15 Agustus. Letusan tektonik

Gempa 7,7 Magnitudo Guncang Nagekeo NTT, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Gempa 7,7 Magnitudo Guncang Nagekeo NTT: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Kabarnusantaraku.com – Sebuah gempa bumi berkekuatan 7,7 skala Richter tercatat mengguncang kawasan Nagekeo, Nusa Tenggara Timur pada hari Sabtu tanggal 15 Agustus. Letusan tektonik ini memicu getaran yang dirasakan luas di wilayah sekitar, menyebabkan kekhawatiran masyarakat setempat. Gempa 7 7 Magnitudo Guncang ini merupakan salah satu gempa terbesar yang pernah terjadi di wilayah Indonesia bagian timur dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episentrum letusan tektonik ini berlokasi pada posisi 8,41 derajat lintang selatan serta 121,39 derajat bujur timur. Kedalaman hiposentrum mencapai 15 kilometer dari permukaan laut, yang menunjukkan bahwa gempa ini bersifat dangkal dan berpotensi menyebabkan kerusakan yang signifikan. Lokasi pusat gempa berada sekitar 30 kilometer arah timur laut dari wilayah Nagekeo, tepatnya di laut yang berbatasan dengan pulau Flores.

Waktu dan Dampak Gempa

Letusan tersebut terjadi tepat pada pukul 04.58 waktu Indonesia Barat. Gempa 7 7 Magnitudo Guncang ini dirasakan oleh masyarakat di berbagai wilayah sekitar, termasuk Sumba, Flores, dan beberapa bagian dari Sulawesi Selatan. Getaran yang ditimbulkan cukup kuat sehingga banyak bangunan yang bergoyang dan beberapa orang panik keluar dari rumah mereka.

BMKG menyampaikan informasi melalui laman resminya mengenai pembaruan status siaga:

Pemutakhiran peringatan dini tsunami untuk wilayah: NTB, NTT, Sulsel, Sultra

Peringatan dini tsunami ini dikeluarkan sebagai langkah preventif mengingat kedalaman hiposentrum yang dangkal dan jarak episentrum yang relatif dekat dengan garis pantai. Masyarakat di wilayah-wilayah yang disebutkan diminta untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari otoritas setempat.

Rekomendasi untuk Masyarakat

BMKG merekomendasikan agar masyarakat yang tinggal di pesisir pantai untuk segera berpindah ke tempat yang lebih tinggi jika terjadi gempa bumi. Selain itu, hindari area pantai hingga peringatan dini tsunami dicabut. Gempa 7 7 Magnitudo Guncang ini juga berpotensi menimbulkan gempa susulan, sehingga masyarakat diharapkan tetap siaga dan tidak terburu-buru kembali ke rumah sebelum dinyatakan aman.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangan situasi, masyarakat dapat mengakses laman resmi BMKG atau mengikuti akun media sosial mereka. Data real-time mengenai gempa bumi dan peringatan dini tsunami akan terus diperbarui sesuai dengan perkembangan yang terjadi.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Gempa Nagekeo

Apakah ada peringatan tsunami setelah gempa? Ya, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk wilayah NTB, NTT, Sulsel, dan Sultra sebagai langkah preventif.

Berapa kedalaman hiposentrum gempa? Kedalaman hiposentrum mencapai 15 kilometer dari permukaan laut, yang menunjukkan bahwa gempa ini bersifat dangkal.

Kapan gempa terjadi? Gempa 7 7 Magnitudo Guncang terjadi pada hari Sabtu tanggal 15 Agustus pukul 04.58 waktu Indonesia Barat.

Di mana lokasi episentrum gempa? Episentrum berada pada posisi 8,41 derajat lintang selatan dan 121,39 derajat bujur timur, sekitar 30 kilometer arah timur laut dari Nagekeo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *