8.764 Titik Panas Terdeteksi: Karhutla Kalsel Capai 6.905 Hektare
Kabarnusantaraku.com – Sejak pertengahan Juli 2026, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus meluas di berbagai wilayah Kalimantan Selatan. Total area yang telah hangus mencapai 6.905 hektare, tersebar di sejumlah daerah termasuk Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, Tanah Laut, serta kawasan-kawasan lain di provinsi tersebut.
Menurut data yang disampaikan pada Jumat (21/8), jumlah insiden kebakaran tercatat sebanyak 1.651 kasus dengan total deteksi hotspot mencapai 8.764 titik.
“Untuk saat ini tercatat ada sebanyak 1.651 kasus kebakaran dengan total 8.764 titik hotspot,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalsel, Ronny Eka Saputra.
Distribusi Luas Terbakar per Daerah
Kota Banjarbaru menempati posisi teratas sebagai wilayah paling terdampak, dengan luas lahan terbakar mencapai 969 hektare. Di urutan berikutnya, Kabupaten Banjar mencatat 403 hektare area yang terlanjur hangus.
“Saat ini masih Banjarbaru yang jumlah kejadian serta luas terdampak yang terbesar,” kata Ronny.
Status Siaga Darurat Diterapkan
Kondisi karhutla yang kian parah mendorong Kabupaten Hulu Sungai Utara untuk menetapkan status siaga darurat. Sementara itu, Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar telah lebih dulu mengumumkan status serupa sejak 15 Juli lalu.
“Daerah lainnya seperti Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar sudah menetapkan siaga darurat sejak 15 Juli kemarin,” ungkapnya.
Kendala di Lapangan dan Upaya Penanganan
Tim petugas dan relawan di lapangan menghadapi sejumlah hambatan serius, terutama keterbatasan titik air serta medan akses yang sulit dijangkau. Meski demikian, seluruh personel diinstruksikan untuk menjaga koordinasi lintas tim agar penanganan berjalan efektif.
“Petugas tetap menjalankan tugas dengan koordinasi yang baik antar relawan. Dibantu pula dari tujuh perusahaan yang menurunkan armadanya. Itu sangat membantu,” ucap Ronny.
Untuk memaksimalkan pemadaman, BPBD menggerakkan satuan petugas baik dari darat maupun udara. Langkah ini bertujuan agar api dapat dipadamkan sebelum menjalar ke area lain.
“Bantuan dari BNPB berupa water bombing juga dinilai cukup membantu proses pemadaman api di titik hotspot yang sulit dicapai oleh petugas,” ungkapnya.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Karhutla di Kalsel BPBD Catat Ada 8?
Karhutla di Kalsel BPBD Catat Ada 8 is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Karhutla di Kalsel BPBD Catat Ada 8 matter?
Karhutla di Kalsel BPBD Catat Ada 8 matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
