Skip to content
Yellow Desk
Agustus 28, 2026
Kumparannews

Kebakaran di Gunung Bromo Semakin Meluas, 2 Helikopter Lakukan Water Bombing

Sandra Davis - kabarnusantaraku.com 3 mins read

Kebakaran di Gunung Bromo Semakin Meluas - Situasi darurat di kawasan wisata Gunung Bromo terus memanas. Dua helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan

Kebakaran di Gunung Bromo Semakin Meluas, 2 Helikopter Lakukan Water Bombing

Kebakaran di Gunung Bromo Semakin Meluas, Operasi Pemadaman Intensif

Kabarnusantaraku.com – Situasi darurat di kawasan wisata Gunung Bromo terus memanas. Dua helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) kini aktif melakukan water bombing untuk meredam kobaran api. Operasi penyiraman air ini telah berhasil menyedot total 4.800 liter air ke titik api strategis di Pusung Ledok Bedor. Upaya pemadaman dilakukan secara intensif mengingat kondisi cuaca yang mendukung penyebaran api.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, memberikan update terkini mengenai situasi di lapangan. Pada Sabtu sore, asap masih terlihat mengepul dari berbagai titik hotspot yang terdeteksi. Kondisi cuaca di sekitar Gunung Bromo saat itu terpantau cerah dengan kecepatan angin yang sedang, namun hal ini justru membantu api menyebar lebih cepat. “Titik hotspot Sabtu sore tadi masih berasap di area Pusung Ledok Bedor, sementara cuaca di wilayah Bromo terpantau cerah dengan kecepatan angin sedang,” ujarnya pada Sabtu malam.

Penutupan Akses Wisatawan Diberlakukan

Kegiatan wisata di kawasan tersebut kini ditutup sementara sebagai langkah antisipasi. Langkah ini mencakup dua pintu masuk utama, yaitu jalur Wonokitri di Kabupaten Pasuruan dan Cemorolawang di Kabupaten Probolinggo. Keputusan ini mulai berlaku sejak Sabtu, 8 Agustus 2026. Penutupan resmi telah diinformasikan melalui surat pemberitahuan dengan nomor PG.18/T.8/BIDTEK/HMS.01.07/Β/08/2026 yang diterbitkan pada malam hari.

Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS), Rudijanta Tjahja Nugraha, menjelaskan bahwa penutupan dilakukan untuk menjamin keselamatan pengunjung sekaligus mempermudah proses pemadaman. “Penutupan diberlakukan sejak Sabtu tanggal 8 Agustus 2026 mulai pukul 22.00 WIB sampai dengan batas waktu yang akan disampaikan lebih lanjut,” katanya dalam keterangan terpisah.

Luasan Area Terbakar Diprediksi Meningkat

Angin kencang yang bertiup sepanjang sore hingga malam hari menjadi salah satu penyebab api terus meluas. Berdasarkan perkiraan, luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 135 hektare dan berpotensi bertambah. Wilayah terdampak kini merambat ke arah bukit B29, tepatnya di Pusung Ledok Bedor yang berjarak kurang lebih 1,5 kilometer dari Pusung Jantur.

“Total sekitar 135 hektare, wilayah terdampak kebakaran hutan saat ini meluas ke arah bukit B29, tepatnya Pusung Ledok Bedor berjarak kurang lebih 1,5 kilometer dari Pusung Jantur,” jelas Sadono.

Selain dua pintu masuk utama, penutupan juga mencakup jalur Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang serta Senduro di Kabupaten Lumajang. Hal ini dilakukan mengingat api terlihat jelas membara di sejumlah titik, termasuk dari kawasan Lautan Pasir dan berbagai jalur masuk. Kondisi ini memaksa petugas untuk menutup semua akses guna mencegah wisatawan terjebak dalam penyebaran api.

“Dalam rangka efektivitas upaya pemadaman kebakaran, serta memperhatikan keamanan dan keselamatan pengunjung, kunjungan Wisata Bromo dari semua pintu masuk yaitu pintu masuk Cemorolawang, Kabupaten Probolinggo, Wonokitri, Kabupaten Pasuruan, Jemplang dan Coban Trisula, Kabupaten Malang, serta Senduro, Kabupaten Lumajang, ditutup untuk kunjungan wisata,” terangnya.

Bagi wisatawan yang telah memesan tiket sebelumnya, tersedia opsi untuk melakukan penjadwalan ulang atau pengembalian dana. Petugas akan menyediakan formulir yang dapat diisi melalui aplikasi reservasi yang digunakan. “Pengunjung akan diberi kesempatan untuk penjadwalan ulang (reschedule) atau pengembalian uang (refund), dengan melengkapi formulir yang kami sampaikan melalui admin aplikasi booking online TNBTS,” jelasnya.

Frequently Asked Questions

Kapan penutupan wisata Gunung Bromo berakhir? Penutupan sementara berlaku sejak Sabtu, 8 Agustus 2026 pukul 22.00 WIB. Batas waktu pembukaan kembali akan diinformasikan lebih lanjut oleh pihak BB-TNBTS setelah kondisi api terkendali.

Apakah tiket yang sudah dibeli bisa dikembalikan? Ya, wisatawan yang telah memesan tiket sebelumnya dapat melakukan penjadwalan ulang (reschedule) atau pengembalian dana (refund). Formulir dapat diisi melalui aplikasi reservasi TNBTS yang digunakan.

Seberapa luas area yang terbakar? Berdasarkan perkiraan terkini, luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 135 hektare. Wilayah terdampak merambat ke arah bukit B29 di Pusung Ledok Bedor.

Bagaimana kondisi cuaca saat ini? Cuaca di sekitar Gunung Bromo terpantau cerah dengan kecepatan angin sedang. Kondisi ini membantu proses pemadaman namun juga mempercepat penyebaran api.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *