Skip to content
Yellow Desk
Agustus 29, 2026
Kumparannews

Megawati Prihatin Gempa 7,7 M di NTT, Minta Kader Gotong Royong ke Lapangan

Linda Brown - kabarnusantaraku.com 3 mins read

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menyampaikan rasa prihatin mendalam atas bencana gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang melanda wilayah

Megawati Prihatin Gempa 7,7 M di NTT, Minta Kader Gotong Royong ke Lapangan

Megawati Prihatin Gempa 7 7 M di NTT, Kader PDIP Siap Turun ke Lapangan

Kabarnusantaraku.com – Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menyampaikan rasa prihatin mendalam atas bencana gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur. Melalui Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, beliau memberikan instruksi agar seluruh kader partai segera bergerak membantu masyarakat yang terdampak. Langkah ini menunjukkan kepedulian pemimpin partai terhadap nasib rakyat di daerah bencana.

Instruksi Langsung dari Megawati untuk Aksi Gotong Royong

Hasto Kristiyanto menyampaikan pesan tersebut saat baru saja tiba di Bandara Silangit, Sumatera Utara, pada Sabtu (15/8). Kedatangan beliau di Sumut juga disambut dengan agenda penting, yakni memimpin prosesi peletakan batu pertama pembangunan Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Samosir bersama Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat. Dalam kesempatan tersebut, Hasto menceritakan momen ketika menerima telepon dari Megawati.

Begitu mendarat di Bumi Silangit, saya menerima telepon dari Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Profesor Dr Megawati Soekarnoputri. Beliau menyampaikan rasa prihatin yang sangat mendalam dan berdoa bagi seluruh warga Flores yang terkena musibah gempa. Atas instruksi langsung Ibu Ketua Umum, seluruh jajaran PDI Perjuangan segera melakukan langkah-langkah gotong royong turun ke lapangan, ujar Hasto.

Menindaklanjuti perintah tersebut, PDIP segera menggerakkan armada tanggap bencana. Operasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) PDI Perjuangan, Tri Rismaharini. Beliau didampingi oleh Ribka Tjiptaning yang bertugas mengoordinasikan tim relawan kesehatan. Seluruh jajaran DPD dan DPC PDI Perjuangan se-Nusa Tenggara Timur diinstruksikan segera mengambil langkah darurat mitigasi bencana.

Perhatian Megawati juga tertuju khusus pada ibu-ibu dan balita. Menurut Hasto, kelompok ini memerlukan penanganan lebih intensif mulai dari asupan makanan, obat-obatan, hingga kebutuhan khusus perempuan. Bahkan, Megawati telah menyiapkan daftar khusus kebutuhan tanggap darurat yang diserahkan langsung kepada Risma. Hal ini menunjukkan perhatian yang komprehensif terhadap berbagai lapisan masyarakat terdampak.

Tradisi Politik Kemanusiaan PDI Perjuangan

Di hadapan ratusan tokoh masyarakat dan agama di Samosir, Hasto mengajak seluruh peserta untuk mengheningkan cipta dan mendoakan para korban gempa NTT. Sementara itu, Djarot Saiful Hidayat menceritakan momen ketika Hasto ditelepon oleh Megawati. Beliau bahkan tidak jadi menikmati kopi, tapi langsung menelepon pengurus DPP dan daerah untuk mengecek laporan serta menggalang bantuan.

Djarot juga menyoroti tradisi politik kemanusiaan yang konsisten diajarkan oleh PDI Perjuangan. Menurutnya, politik bukan sekadar perebutan kekuasaan, melainkan kehadiran cepat untuk membantu saudara-saudara yang tertimpa musibah. Selain itu, Djarot mengingatkan kembali sejarah pemikiran Bung Karno yang selalu mengambil inspirasi dari rakyat kecil, seperti Mbok Sarinah dan Pak Marhaen.

Berdasarkan data per Sabtu malam, bencana ini telah menewaskan 47 orang. Sementara itu, ratusan bangunan mengalami kerusakan akibat guncangan gempa tersebut. PDIP melalui BAGUNA siap diterjunkan dalam setiap kondisi darurat di seluruh pelosok Tanah Air.

FAQ: Informasi Penting Gempa NTT

Berapa kekuatan gempa yang melanda NTT? Gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur memiliki kekuatan 7,7 magnitudo.

Siapa yang memimpin operasi tanggap bencana PDIP? Tri Rismaharini sebagai Kepala BAGUNA PDI Perjuangan memimpin langsung operasi di lapangan.

Berapa jumlah korban jiwa akibat gempa tersebut? Berdasarkan data per Sabtu malam, bencana ini telah menewaskan 47 orang.

Apa instruksi khusus Megawati untuk kader PDIP? Megawati meminta seluruh kader turun ke lapangan untuk melakukan gotong royong membantu masyarakat terdampak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *